Sunday, August 24, 2025

Peer Teaching UPI

 Peer teaching untuk pembelajaran bahasa Inggris yang mengintegtrasikan AI dimulai oleh Pa Ganjar. Materi membaca teks deskripsi dengan menggunakan aplikasi Diffit.ai.
Pada bagian awal murid diminta merespon jawaban, jawaban murid menjadi alat utnuk mengelompokkan murid ke dalam kelompok low achiever, average, dan high achiever. 

Masukkan dari Prof Emi Emilia. Hati-hati dengan pengelompokkan murid kedalam tiga kelompok. Jangan sampai siswa yang berada di kelompok low achiever melabeli dirinya sendiri sebagai low achiever dan dia merasa tidak apa-apa hasil  kerjanya tidak bagus karena low achiever. Lebih berbahaya lagi  jika kelak sampai ke kehidupan di dunia luar kelas, saat dia menjadi anggota masyarakat misalnya, dia tidak bisa bekerja, dan dia merasa tidak menjadi beban karena dia low achiever. 
Mengenal kesiapan belajar murid, pada akhir pembelajaran tidak ada low-mid-high, semuanya memiliki keterampilan yang relatif sama.
Murid kelompok low harus dibantu sehingga bisa mencapai keterampilan yang diharapkan. Itulah gunanya dari eksplisit teaching. Tentu saja untuk siswa low perlu extra effort. Misalnya untuk siswa mid, agar bisa menguasai menulis dia memerlukan 3 kali revisi, tapi untuk low, perlu 7 kali revisi.

Bu Neni penggunaan Gemini untuk memberikan Join Construction of text terlaksana. Dengan cara Gemini menjadi teman yang memberikan masukkan untuk menulis. 



No comments:

Post a Comment