Pages

Monday, November 2, 2026

Diajar Kuat

Bréh katempo aya nu nanya dina Grup WA. Nanyakeun hal anu énténg pisan, kuring bisa ngajawab. Ceg leungeun kana HP, rék ngajawab. Tapi, sot dilesotkeun deui HP teh.
Dina pikiran aya nu ngomong kieu, "Manéh teu kudu ngajawab éta pananya, najan nyaho ge. Nu nanya lain ka manéh. Duka ka saha. Tong miceunan waktu keur ngajawaban pananya batur anu lain ditujukeun ka manéh. Tong mikir éta bakal jadi hiji kahadéan, can tangtu. Panan kaalaman pisan kamari. Puguh nanya ka manéh, dijawab we lain? Terus inget kumaha balukarna? Manéh dijejeléh, ditanya ti mana meunang eta jawaban. Terus jelema éta ngahina ka manéh, nyebut misro, misjem, misjan. Ayeuna rék wawanianan ngajawab nyah? Manéh mah bodo teh dibéakkeun ku sorangan."

Kuring unggeuk, ngaenyakeun kana omongan pipikiran sorangan.
Kuring kudu sabar, mun aya nanaon ulah langsung 'bereaksi'.Antep wé, lain urusan kuring. 

Kitu jaman kiwari mah. Urang nyieun kahadéan, aya nu ngarasa curiga. Urang balabah informasi, aya nu ngarasa kapiheulaan.
Ah dunya. 

Pendamping TKA, Self Assessment Jabar Talent Connect

Mulai pagi sudah ada koordinasi dengan kepala sekolah mengenai pelaksanaan self assessment sesuai dengan acuan sekolah SMA n 1 Sukaresmi mengajukan pada tanggal 2 November 2026. Sesuai dengan pengajuan tersebut saya sebagai pengawas pembinanya menyampaikan agar sekolah melaksanakan hal itu, sesuai dengan jadwal, tapi laksanakan setelah di atas pukul 12.00 Karena sekarang aplikasi sedang down, ada masalah sehingga tidak bisa dijangkau.
Kegiatan yang kedua adalah melaksanakan pendampingan penyelia untuk TKA gelombang 2 hari ke-1 pada sesi kedua. 

Untuk laporan pelaksanaan pendampingan TKA hari kedua adalah sebagai berikut penyelia atas nama Amin Prasetyo hadir dan membuat link Google meet menggunakan universitas channel. Maka ketika dia membuka Zoom terdengar sekali banyak suara-suara yang lain, kemungkinan para dosen lain juga sedang melakukan hal yang sama sehingga suaranya saling tembus. 
Untuk peserta hadir sebanyak yang tertinggi itu 21 orang, berarti yang hari hadir tertinggi itu 19 orang 
Kemudian peserta tidak dapat mengubah nama atau rename di Google map saya sendiri pun tidak tahu kenapa seperti itu padahal kalau menggunakan Google Meet pbiasa, sepertinya bisa mengubah nama.
Saya nanya ke Gemini bagaimana cara mengubah nama katanya harus diubah pada saat pertama kali join. Saya tidak melakukannya karena terlalu ribet. 
Kegiatan TKA yang diawasi, relatif berjalan lancar dalam arti hanya beberapa orang di awal yang mengalami kendala login, kemudian seluruhnya dapat login.
Ada pengawas yang menanyakan harus masuk ke link itu sejak Pukul berapa atau harus mulai dari sesi berapa Karena untuk semua sesi ada link Zoom yang disediakan. Memang untuk gelombang 2 ada perubahan, yaitu link Zoom meeting disediakan oleh penyelia, menggunakan Link yang diajukan dari universitas, karena ada kekurangan jumlah Zoom event yang disediakan oleh pemerintah akibat penggunaan token yang berlebihan dalam arti digunakan oleh yang bukan haknya. 

Menerima surat perintah untuk melakukan monitoring self assessment ke sekolah dengan rentang waktu tanggal 2 sampai dengan 6 November.
Karena self assessment ini dilakukannya dalam waktu singkat, Saya rasa tidak perlu diadakan monitoring dan evaluasi secara langsung ke sekolah, cukup dengan melakukan telepon atau video call. 

Sunday, November 1, 2026

Rapat Koordinasi Pra TKA Gelombang 2

Bapak Hadi Darianto

Permasalahan yang dihadapi:
1. Berkurangnya Zoom event yang dapat diakses oleh para pengawas akibat dari ada penyelia dan pendamping yang menyebarkan link Zoom event. 
2. Penyelia menyediakan link Zoom penyelia milik dari penyelia dari institusinya, atau bisa juga menggunakan Google Meet pribadi. Akan ada beberapa kendala, hanya melakukan pendampingan satu sesi, sehingga link zoomnya sama. 
3. Penyelia membuat link dan pendamping hanya menerima

4. Grup WA, link unggah ke aplikasi. Lakukan pengiriman WA yang ada di daftar agar bergabung ke grup, dari pada invite memasukkan satu-satu ke grup yang berakibat diblok WAnya.

5. Pengawas yang tidak hadir di WA karena WA tidak aktif, nomor tersebut diambil dari Dapodik. Jika tidak dapat dihubungi bisa minta bantuan tim teknis yang ada di Excel. Ada nomor proktor dan teknis KCD. Atau hubungi proktor sekolah

6. Penyelia yang tidak muncul fi aplikasi, maknanya pendamping tidak melakukan pendampingan

7. Jika ada link, pendampingan dilakukan.

8. Jika ada sekolah yang mati lampu pada jadwal, kemudian melanjutkan TKA. Masalah yang akan muncul waktu ujian habis. 
Kalau lampu mati lebih dari 20 menit, tanyakan siswa sanggup.melakukan dalam waktu terbatas. 

9. Tidak menggunakan dua link bersamaan. Jika tidak ada zoom event tidak ada, maka gunakan zoom buatan penyelia. 

10. BOR diatur oleh penyelia. Semuanya diatur dan sepenuhnya kewenangan penyelia.

11. Jika ada kendala teknis, minta pengawas untuk lapor ke proktor, proktor wilayah. Pendamping tidak perlu memberikan solusi apapun. 

12. Di aplikasi ada dua link, dobel link. Untuk kondisi ini, koordinasi dengan penyelia saja. 

13. Di aplikasi bukti meeting diisi dengan rekaman yang direkam penyelia. Jika zoom event, ga usah ada bukti. Screenshot 2 MB.

14. Jika dua-duanya muncul, zoom event dahulukan.

Kalender

+: Kunaon ningalian waé kalender?
-: Inget can mayar koperasi 
+: Atuh nya bayar wé, da moal lunas ku nempoan kalénder.
-: Kode ieu téh, maksudna manéh sing inget can méré duit ka urang, jadi we urang teu bisa mayar koperasi.
+: Asa ku riweuh nya ari awéwé. Ménta duit ku kode. Lain ngomong. 

Tindak Lanjut Pendampingan TKA untuk Gelombang 2

Pagi buta sudah dikejutkan oleh isi wa yang mengatakan bahwa wa-nya tidak bisa lagi mengirimkan informasi karena terkena ultimatum dari wa. Dianggap dia telah melakukan kegiatan spamming. 
Padahal orang ini ingin mengundang orang-orang atau pengawas dari sekolah-sekolah ke dalam grupnya untuk kegiatan pendampingan penyelia pada hari Senin tanggal 2 November nanti. 
Memang beberapa kali muncul informasi di grup penyelia terjadinya pembatasan penggunaan WhatsApp yang di ultimatumkan kepada para pendamping penyelia karena membuat grup WhatsApp, serta menambahkan anggota-anggota WhatsApp mungkin lebih dari yang biasanya dilakukan. 
Saya sendiri pun tidak paham mengenai hal ini kecuali setelah melihat ada informasi teman-teman yang terkena spam. 
Menariknya lagi kenapa pembuatan WhatsApp ini harus diserahkan kepada para pendamping, padahal sebaiknya langsung saja di serahkan ke sistem nanti secara otomatis kita akan bergabung di sistem tersebut. 
Bisa dibayangkan pengawas sekolah yang sudah aki-aki dan nini-nini harus membuat grup WhatsApp sebanyak 8 grup sehingga tentu saja dianggap spam per grup berisi 20 orang. 
dari kondisi tersebut berseliweran pula informasi bagaimana cara membuat agar tidak kena spam dan mereka yang terkena spam harus menunggu antara 4 sampai dengan 5 jam. 
Sungguh suatu konsekuensi yang harus ditanggung oleh pengawas sekolah yang sebetulnya sangat baik hati. Saya katakan sangat baik hati karena mereka siang malam mencoba mengundang para pengawas untuk bisa datang dan bergabung ke dalam grup yang dibuatnya. Selain itu juga secara telaten mencatat dan melaporkan nama-nama yang tidak memiliki link Zoom sehingga tidak bisa bergabung di zoom yang ditentukan. Namun sejauh ini, tidak ada respon ataupun perubahan terkait link ataupun hal-hal lain Yang dilaporkan di grup provinsi. Isinya hanya selimuran kebingungan laporan, dan tidak ada hal-hal yang menyelesaikan masalah tersebut. 
Kemarin memang ada perubahan tetapi perubahan yang membuat kami para pengawas itu merasa terkejut karena harus mengubah semua laporan dengan format baru sejak hari pertama. 
Hari ini ada Zoom katanya untuk refleksi terkait kegiatan gelombang 1 dan menyebut kegiatan di gelombang 2 nanti. 
semoga saja di gelombang yang kedua secara aplikasi sudah lebih baik, dan secara respons yang diberikan oleh panitia juga lebih baik. 

Kabar dari kebun hari ini masih diteruskan pembersihan lahan di tanjakan untuk dijadikan kebun bawang merah. Masalah yang timbul adalah banyaknya ayam yang masuk ke dalam lahan sehingga mengacak-ngacak lahan yang sudah ditaburi pupuk, juga pada bagian sudut perbatasan karena tanahnya tinggi, tanahnya longsor dan sudah ada pergeseran batas tanah. 
Al petani yang lain Kang NU menawarkan hasil panennya yang sekarang itu dari penggunaan 5.000 stek mendapatkan 3500 knol.
Ada kabar juga katanya sambil menunggu matahari terbit ngambil kentang kemudian dibakar dan dinikmati sebagai camilan pagi. 

Saturday, October 31, 2026

Membuat IKI: Tertolong Blog untuk Laporan IKI

Untuk setiap bulan diperlukan adanya laporan IKI. Indikator kinerja individu yang melaporkan paling tidak dua hal, yaitu melaporkan ketelaksanaan 8 SNP di sekolah dan meningkatnya kompetensi guru pada aspek pedagogis akademik atau yang lainnya sesuai dengan kontrak IKI yang sudah dibuat. 
Pada bulan ini kembali saya tertolong oleh blog yang saya isi kegiatan sehari-hari. 
Namun sayang pada minggu tanggal 19 sampai dengan tanggal 23, mungkin karena pekerjaannya begitu padat, sehingga tidak sempat mengisi blog. 
Untuk itu maka mendadak saya mengisi blog dengan cara menggunakan voice note dan melihat foto yang ada di unduhan yang ada di Google picture yang ada di HP. 
untuk pengisian laporan indikator kinerja individu saya mencoba menggunakan template otomatis yang dibawakan oleh Microsoft word. 
Kesulitan yang saya hadapi adalah bagaimana ketika mau membuat tabel di sebelah kanan itu tidak bisa, selalu hilang. Ketika dibuatkan insert dengan tabel di sebelah kanan, semua posisi yang di atasnya juga ikut berubah jadi ada tabel 1 kolom dan tulisan bergeser ke kanan semuanya. Kondisi ini membuat Saya gugup karena waktu yang saya miliki sedikit saya harus segera menyelesaikan laporan tetapi saya menghadapi kesulitan dalam pembuatan laporan dengan menggunakan template yang dibawakan oleh Google bukan oleh Google oleh Microsoft word. 
Semula saya coba dengan membuat tabel, itu gagal.  kemudian saya coba menggunakan insert tabel juga tidak bisa. Yang ternyata berhasil adalah menggunakan salin rekat jadi saya salin dulu semua yang ada isi di atas, kemudian direkatkan di bawah ke bagian kosong di mana Saya akan menulis. 
KEMBALI SEBAGAI PENGINGAT BAGI SAYA SENDIRI, SANGAT PENTING UNTUK TERUS MENGISI BLOG YANG TERKAIT DENGAN APA YANG DIKERJAKAN SESUAI DENGAN PEKERJAAN. BUKAN MENULISKAN APA YANG DIRASAKAN TITIK KARENA MENERUSKAN APA YANG DIRASAKAN TIDAK MEMBANTU KETIKA MEMBUAT LAPORAN INDIVIDU BULANAN.
SAYA BARU SADAR KETIKA MEMENCET huruf kapital pada HP saya yang digunakan untuk menulis di blog ini. 
Pada blog ini saya melakukan menulis dengan menggunakan voice note titik Saya tidak melakukan pengetikan sendiri karena kebetulan tempat saya duduk hari ini sunyi sehingga voice note dapat dilakukan dan Google tidak salah ketik sehingga saya tidak perlu banyak melakukan edit kecuali untuk titik. Titik kadang ditulis titik padahal maksud saya tanda .
Tapi lumayan lah daripada mengetik, voice note sangat membantu saya maaf bukan voice note speech to text sangat membantu saya sekali dalam menyelesaikan tugas-tugas 
Jika saya diminta menjadi testimoni, bagaimana speech to text ini sangat membantu maka saya akan jadi orang pertama yang mempromosikan bahwa speech to text is number one. 

Persiapan Penanaman Bawang Merah

Untuk pengelolaan tanah yang ada di tanjakan yang akan ditanami bawang merah dengan luas 100 tumbak untuk pekerja menggunakan pegawai lepasan. Pegawai lepasan yang borongan artinya mereka bekerja dengan kecepatan yang mereka siap dan biasanya bekerja dengan lebih baik dengan tidak perlu ada diberi makanan dan yang lain-lain, biayanya sebanyak 4 juta. 
Para pegawai sebanyak 4 orang, ditambah dengan Mbah Andi jadi 5 orang, mudah-mudahan selesai dalam waktu 4 hari. 
sampai siang ini para pekerja bekerja dengan sangat cepat dan tidak banyak ngobrol sehingga kelihatan perubahan untuk penanaman.
untuk pembayaran pegawai sudah dikurangi rp500.000 dari Mbak Andi karena sebelumnya dia meminjam uang sebanyak 1 juta. 
Kemudian untuk kebutuhan yang mengikuti yaitu perlu membeli mulsa 1,5 rol dengan harga sekitar rp900.000 ditambah pupuk Phonska 3 karung kurang lebih 600.000.
Untuk itu dikirim uang sebanyak satu juta 500 untuk memenuhi kebutuhan ini. 
Tetapi ada perubahan uang diarahkan ke membayar pegawai Wandi sebanyak 700.000 sehingga untuk membeli pulsa dan pupuk dipindahkan ke hari Senin. 
Setelah datang ke pabrik tempat penjualan pupuk ternyata pupuk Phonska kosong jadinya diganti dengan NPK, untuk NPK harganya rp870.000 per karung sehingga kekurangan uang untuk nanti dibayar Senin sebanyak 250.000.