Pages

Monday, August 24, 2026

Gabungan

In house training gabungan dilaksanakan di SMA aliana Cianjur. Peserta berasal dari SMA Al qodiriyah SMA al-ianah dan SMA attaqwa Cilaku. 
Sebuah kepala sekolah dari sekolah yang disebut di atas seluruhnya hadir. Ada insiden menarik sebelum kegiatan iht yaitu ada kesalahan foto dan tertukar nama untuk di backdrop. 
Pak Dadan wajahnya jadi seperti itu mungkin karena diperbaiki menggunakan Ai. 
Kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, hanya materi belum sampai ke mana-mana karena Guru tidak sanggup mengikuti lagi kegiatan. 
Materi yang tersampaikan adalah bagaimana para guru harus belajar mandiri dengan memanfaatkan platform rumah pendidikan. 
Dilanjutkan dengan mengenal materi ajar apa yang harus diberikan berbasis kompetensi konten yang diambil dari capaian pembelajaran. Kedua diambil dari buku panduan mata pelajaran berupa muatan esensial. Ketiga diambil dari muatan yang ada pada tes kompetensi akademik. Untuk ketiganya para guru diarahkan ke daya serap TKA. Para guru diminta untuk memulai memberikan soal TKA sejak kelas 10. 
Pada saat masuk ke materi rencana pembelajaran baru sampai ke menghubungkan 8 dimensi profil perusahaan dengan Panca Waluya, waktu yang tersedia tidak cukup. 
kemudian acara dilanjutkan dengan Casio yang disampaikan oleh Pak Angga. 
Selain itu dilakukan juga verifikasi terhadap data Dapodik dengan cara mengecek setiap murid yang real diambil dari foto dan absen.

Sunday, August 23, 2026

Pemantauan, Penilaian, Pembinaan

Penilaian: Kinerja KS Perdirjen 7607

Pendampingan: ada buku panduan Implementasi KKA dan Deep Learning, ada pendampingan sesuai Perdirjen 4831, 4 tahap pendampingan 
Ada tugas JF Pengawas 

Pemantauan


Wednesday, August 19, 2026

Empat agenda

Agenda Pratama berdiskusi dengan kepala cabang dinas 
agenda kedua menandatangani kurikulum satuan pendidikan SMA Pasundan Cikalong kulon yang diserahkan oleh Bapak himni 
agenda ketiga menandatangani KSP SMAN 1 Ciranjang yang diserahkan oleh Bapak maki dan Bapak Encep 
agenda keempat menandatangani KSP SMA PGRI Cianjur yang didatangi langsung ke sekolahnya sepulang dari kcd

Wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab untuk ksp-nya bapak Dahlia.
agenda keempat adalah mengikuti petunjuk pengimbasan Gemini 
agenda yang ke-4 tidak dimasukkan sebagai bagian dari agenda kerja hal ini merupakan upaya saya pribadi untuk meningkatkan kemampuan diri saya dalam menggunakan Ai.

Monday, August 17, 2026

Ramalan Dune

Keluarga Valya diasingkan setelah kalah dalam perang yang mengandalkan teknologi. Teknologi kini dilarang. Valya di pengasingan memilih keluarga baru yang terdiri dari para perempuan. Di sanalah Valya bertemu Bunda Suci. Bersama para perempuan ini Valya membangun dunia baru, yaitu menciptakan calon pemimpin dunia yang handal. Tindakan ini dipandang sesat. Di hari terakhirnya Bunda Suci memanggil Valya. 
Debu merah, dia datang, Tiran Arafel

Boa Urang Can Éling

Pas hudang, karasa teu asa lain kieu nu dipikahayang. Ieu mah lain imah urang, teu betah, hayang indit nyusud tempat nu karasa jadi tempat pangbalikan. Kaayaan nu karasa nyedek dina dada padahal urang can bener-bener hudang.
Tempat anu ayeuna dicicingan, wawuh. Ngan dina waktu nu sarua, asana teh teu kenal. Diri urang, pagawéan, imah, malah mah, agama nu ku urang diagem, kabéhanana wawuh. Hanjakalna kabéhanana siga baju, baju anu ku urang dipake pikeun nutupan saha nu sabenerna ari urang. 
Rarasaan anu karasa saperti anu dijelaskeun di luhur, boa-boa éta jadi ciri évolusi manusa. Manusa anu boga kasadaran, saha urang, keur naon urang, jeung rék ka mana ari urang.
Sagala rupa anu ayeuna ku urang disebut "teu sampurna" boa ciri yén mun urang salaku manusa "boga akal". Akal anu terus-terusan ngajadikeun manusa terus mikir, sok sanajan terus-terusan ogé manusa mah teu ngarti sapinuhna kana sagala nu kajadian di ieu dunya.
Rarasaan anu tadi karasa pas hudang, éta lain panyakit nu kudu diubaran. Tapi nandakeun yén kasadaran urang ngalegaan ngaliwatan wates-wates anu salila ieu disodorkeun ku masarakat. Salila rébuan taun manusa mah ditangtukeun kudu kitu, kudu kieu, ceuk masarakat. 
Manusa kudu ngahiji diwatesanan ku tempat, nya aya wilayah ka-RT-an, RW, nepika nagara. Wates agama, jadi aya umat lslam, umat Hindu jeung sajabana. 
Beda pisan jeung kokolot urang baheula. Maranéhna teu mikiran "ciri, turunan, agama, pagawéan, jabatan, status". Maranéhanana cukup hirup nyaluyukeun diri jeung kabutuhan dirina. Teu paduli gelar, sesebutan, jabatan.




Monday, August 10, 2026

Pendampingan Bulanan

Pendampingan untuk bulan Agustus tahun 2026 ini membahas mengenai 7 hal yang betul-betul penting untuk disampaikan kepada sekolah binaan. 

Yang pertama terkait dengan berubahnya pelaksanaan suling Jar untuk kepala sekolah dan guru karena berubah waktu maka berubah pula kegiatan yang harus dirancang oleh sekolah sehingga pengisian silinder tersebut lebih cepat dari yang direncanakan. Sedangkan untuk para murid suling jarinya nanti bergabung dengan kegiatan TKA yang akan dilaksanakan bulan Oktober November. 
Terkait dengan persiapan TKA, kcd 6 memberikan petunjuk yaitu harus mengisi instrumen kesiapan sekolah untuk melaksanakan TKA dari instrumen ini nanti akan diketahui Sekolah mana yang kegiatan tka-nya Mandiri, menginduk, atau malah belum memiliki kelas 12.

Pembahasan kedua terkait dengan evaluasi hasil mpls. Untuk mpls saya mengambil data dari cerdas berkarakter.go.id dari kemendikdasmin yang mereka hasil mpls yang diinputkan oleh pihak sekolah dalam hal ini diisi oleh para murid. Sekolah yang tidak mengisi mpls adalah SMA Aditama, SMA IT alhani, dan SMA Cokroaminoto Sukaresmi. Untuk sekolah-sekolah tersebut saya tidak memberikan pendampingan apapun, mengingat kalaupun diberikan pendampingan, kondisinya sudah terlambat, kegiatan pengisian mpls sudah ditutup pada tanggal 7 Agustus kemarin. Padahal tanggal 7 tersebut merupakan perpanjangan setelah terakhir pengisian tanggal 30 Juli.

Pembahasan yang ketiga terkait dengan hari belajar guru. Untuk hari belajar guru memang sangat penting untuk dilakukan, mengingat dengan cepatnya dinamika informasi mengenai mengajar, dan perlunya bagi para guru untuk secara terus-menerus ke meningkatkan kemampuan dan pemahaman tentang mengajar dengan pendekatan mendalam. Dengan tanpa memiliki hari belajar guru, diasumsikan bahwa guru hanya akan fokus pada kebiasaan mengajar yang lama, dalam arti tidak membedah-bedah lagi apa yang harus diajarkan, pendekatan baru apa yang tepat digunakan, penggunaan media apa yang interaktif sehingga relatif keberhasilan mengajar bukan yang makin meningkat melainkan makin menurun. Ada pertanyaan dari kepala SMA 1 Sukaresmi, Bapak Agam mengenai bagaimana pelaksanaan hari belajar guru ini, ketika sekolah begitu padat jadwalnya, kemudian ada kondisi kekurangan guru, sehingga menjadi komplikasi jika hal ini memang dilaksanakan, dalam arti dalam satu minggu Guru belajar selama satu hari. Untuk merespon ini saya sampaikan bahwa untuk hari belajar guru yang dilaksanakan di luar sekolah hanya satu kali dalam satu semester. Sesisanya guru silakan melakukan hari belajar di sekolahnya itu sendiri tanpa harus keluar. Kalaupun mau ada kegiatan bergabung dengan sekolah-sekolah lain dari kabupaten yang sama, silahkan lakukan secara daring. 

Pembahasan yang selanjutnya terkait dengan kegiatan program parewongan Sapoey seribu atau disingkat menjadi Poe ibu. Bagi sekolah yang ingin membuat anak-anaknya mengelola keuangan dengan baik dapat bekerja sama dengan pihak BJB untuk membuka rekening yang tanpa administrasi. Tetapi kalau sekolah memandang bahwa hal itu malah merepotkan, karena misalnya bahwa ibunya pun tidak seberapa, karena kondisi ekonomi sekarang sedang sangat sulit maka untuk sekolah tersebut tidak harus memaksakan diri kepada para muridnya untuk menabung di Bank Jabar. 

Selanjutnya pembahasan mengenai kurikulum satuan pendidikan berdasarkan hasil diskusi dengan para pengawas, saya menemukan bahwa untuk lembar pengesahan yang ditandatangani oleh Kepala Cabang dinas hanya ditandatangani sendiri tanpa ada tanda tangan kepala sekolah dan komite sekolah untuk kepentingan ini Saya menyarankan kepada sekolah untuk membuat dua versi lembaran pengesahan. 
Masih banyak sekolah yang belum menyelesaikan ksp-nya, misalnya SMA Sukaresmi menjadi kelimpungan untuk menyelesaikan KSP karena yang bekerja hanya ketua wakil kepala sekolah bidang kurikulum hanya dibantu oleh satu orang kemudian banyak kegiatan lain seperti menjadi tuan rumah OSN belum lagi guru tersebut harus mengajar, jadi bisa dibayangkan betapa repotnya dia untuk dapat melaksanakan seluruh tugas tersebut dalam waktu bersamaan. 
Khusus untuk SMA 1 Sukaresmi pada hari tadi juga pada waktu yang sama, pukul 13.00 ada kegiatan Zoom dengan kantor cabang dinas. Zoom dengan kantor cabang dinas ini membahas mengenai dibukanya sematar untuk SMA 1 Sukaresmi, memiliki TKB SMA Sukaresmi 1.
Pada kegiatan Zoom meeting ini saya memberikan link link untuk pengumpulan instrumen TK, untuk review KSP, dan Untuk pengumpulan data-data lain yang tadi dibutuhkan pada saat disajikan di PowerPoint. 

Thursday, August 6, 2026

beurang jeung peuting

Tangkal kentang, peuting mah kincup daunna 
Tangkal kentang mun beurang