Pages

Thursday, October 29, 2026

Pendamping

Ada perubahan laporan bagi para pendamping penyelia. Harus dimulai dari hari pertama. Ada kejanggalan katanya. Apanya yang janggal, hanya mereka yang tahu, kita mah dapat dampaknya saja, yaitu semua laporan dibuat lagi dari hari pertama.
Informasi harus lapor dari hari pertama ini tentu saja membuat semua orang terkejut, dan semua orang mengeluh titik tetapi rupanya panitia tidak bergeming, dia mengatakan semua laporan harus diganti sejak hari pertama. Iya sebagai pendamping penyelia, saya juga mereka yang berperan sama tidak dapat mengeluh. 
Dengan alasan Link yang digunakannya pun berbeda maka dengan sendirinya semua laporan harus diganti.

Hal yang kedua terkait dengan munculnya surat edaran pelaksanaan ujian susulan besok hari Jumat. Pada pengumuman tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan TKA dilakukan dengan cara pengawas silang. Pengawasan silang yang tanpa didampingi oleh pendamping ataupun penyelia. Beragam pertanyaan yang muncul yaitu diantaranya adalah apakah perlu ada Surat tugas dari kantor cabang dinas agar pengawas hilang yang harus melakukan pengawasan besok itu siapa saja, dan yang terpenting terkait dengan bagaimana pembayaran untuk pengawas. Untuk pengawas yang PNS tentu saja tidak dapat dibayar, tetapi untuk pengawas yang non PNS dapat dibayar. Namun tentu saja ini agak kurang enak karena pengawas yang PNS pun mereka berangkat keluar tidak mengemas di tempatnya sendiri, tetapi dipandang tidak perlu dibayar dengan alasan mereka adalah PNS. 

Hari ini saya kembali melakukan penyeliaan bersama dengan ibu Adinda. Beliau adalah dosen dari universitas Sumatera Utara. Berbeda dengan yang dialami kemarin, pengawassan kali ini saya tidak terlalu banyak melakukan apapun, saya menyerahkan kepada penyelia melakukan pengecekan identitas dan lain-lain. Untuk pengecekan identitas dari penyelia yang ini sangat sederhana pertanyaannya adalah hanya berasal dari sekolah mana, dan tunjukkan identitas, itupun meniru apa yang saya tunjukkan kemarin. 
Tapi apapun yang dilakukan, itu adalah haknya penyelia, Saya tidak akan mengganggu gugat, Yang penting dia dapat mengisi lembaran kontrol, dan tidak menimbulkan masalah bagi saya. 

Saya juga mengumumkan untuk pengisian terkait penggunaan buku, survei yang dikeluarkan oleh kemendiknasman bagi para kepala sekolah dan guru untuk mata pelajaran matematika Pancasila PJOK. Saya tidak tahu apakah survei itu dilaksanakan atau tidak, yang penting saya sudah mengirimkan informasi tersebut dan sudah menghimbau untuk kepala sekolah dan guru agar mengisi survei tersebut. 

Hari ini rame juga pembicaraan mengenai pendaftaran pengawas dan kepala sekolah melalui aplikasi titik beragam pertanyaan yang muncul, tetapi saya tidak tahu bagaimana menjawabnya karena saya memang tidak tahu harus seperti apa karena tidak mendapatkan informasi mengenai hal tersebut. 
Untuk pelaksanaan monetering dan evaluasi, dilakukan di SMA Negeri 1 Cianjur. Ada hal yang menarik dari panitia yaitu semua kelas di foto di dengan latar belakang TKA. Dan Pak Yusni wakil kepala sekolah bidang kurikulum meminta agar saya menyampaikan penyampaian motivasi singkat untuk para peserta TKA.
Saya sampaikan bahwa para peserta TK adalah calon para pemimpin bangsa, oleh karenanya lakukanlah TKA dengan amat baik agar mereka dapat mencapai cita-cita salah satunya dengan ditunjang oleh nilai hasil TKA hari ini. 
ini berfoto dengan ibu Ati, ibu Diah dan tim dari kurikulum SMA Negeri 1 Cianjur. 

Wednesday, October 28, 2026

Pembatalan Pengangkatan KS

Setelah diskusi dengan kepala sekolah yang diangkat dan katanya dia sudah mengajukan pengangkatannya melalui jalur PGRI, Bapak Dahya, saya temui. 
Dari obrolan dengan beliau sendiri memang ada kegalauan karena tidak jelasnya acuan ia untuk menjadi kepala sekolah itu dapat terkabul atau tidak. Hal ini karena ada pengumuman bahwa semua guru yang diperbantukan di sekolah swasta, harus kembali ke sekolah negeri. Termasuk Bapak dah ya harus kembali ke SMA Negeri 2 Cianjur. Tetapi karena beliau diajukan menjadi Kepala Sekolah SMA PGRI setelah Bapak datang pensiun, dia mengajukan untuk menjadi kepala sekolah. 
Tapi kemudian saya mendapatkan informasi dari kcd bahwa ada surat pembatalan untuk beliau. 
Tentu saja saya merasa tidak enak untuk memberikan surat pembatalan pengangkatan kepala sekolah untuknya. Tetapi di sisi lain kalau surat pembatalan itu tidak diberikan maka dia tidak akan jelas statusnya. Sekarang dengan Dia diangkat menjadi guru di SMA Negeri 2 Cianjur statusnya jadi jelas. 

Pendamping Penyelia Hari Ketiga

Pendampingan penyelia untuk hari ketiga tetap berada pada posisi menyedia di sesi kedua, yaitu pukul 09.00 titik karena penyeliaan dimulai dari pukul 09.00 maka saya memastikan hari ini dapat melakukan monev di SMA PGRI Cianjur.. sebelum berangkat Munir saya memastikan juga telah bisa mengambil SPPD yang dititipkan ke Pak Rendi yang sebelumnya juga dititipkan ke papaji untuk bisa ditandatangani oleh atasan. 
Segera setelah bisa mengambil SPPD yang dititipkan ke Pak Rendy janjian diambilnya di depan SD Ibu Dewi, Saya baru berangkat ke SMA PGRI Cianjur. 
Kedatangan saya ke SMA PGRI Cianjur adalah untuk memastikan bahwa Kepala Sekolah yang merupakan DPK dari SMA Negeri 2 Cianjur dapat mengambil keputusan yang jelas untuk masa depannya. Saat ini ada penentuan bahwa semua DPK harus dikembalikan ke sekolah induknya. Bapak dahyah adalah DPK dari SMA Negeri 2 Cianjur yang mampu mata pelajaran ekonomi, untuk ekonomi di SMA Negeri 2 Cianjur sangat dibutuhkan karena Bapak Wawan telah pensiun sehingga kehadiran Pak Dayat dapat mengisi kekosongan tersebut. 
Yang menjadi masalah adalah pakdaya diajukan sebagai kepala sekolah di SMA PGRI Cianjur, untuk menggantikan Bapak Tatang yang pensiun 1 Oktober lalu. Ada kegalauan yang dialami oleh Bapak dahyah yaitu ketika dia kebingungan untuk memilih sebagai kepala sekolah ataupun sebagai guru, keduanya tidak jelas.  di satu sisi Bapak Dede dari kcd katanya menyatakan pengajuan tetap berjalan.  di sisi lain apakah subak menyatakan bahwa semua guru akan terkena pemetaan dan harus kembali ke sekolah induk. 
Saya sendiri sebagai pengawasnya Bapak Dahlia menyatakan lebih baik Bapak daya memastikan dulu yang sudah jelas, yaitu dia harus datang ke SMA 2 untuk lapor diri agar bisa dipetakan di SMA Negeri 2 ketimbang dia memikirkan menjadi kepala sekolah yang peraturannya sudah jelas bahwa semua DPK harus kembali dulu ke sekolah induk. 

Hari ini saya kembali melaksanakan pendampingan pelaksanaan TKA sesuai dengan jadwal, hari ini memakai baju korpri karena hari ini hari sumpah pemuda. 
Pelaksanaan penyeliaan relatif berjalan lancar dengan pendamping yang terlihat lebih profesional dalam arti dia menggali data yang lebih jelas seperti jam berapa masuk dan dia masukkan di Lembar kontrol.

Tuesday, October 27, 2026

Pendamping Penyelia TKA hari kedua

Pada hari kedua pendampingan penyelia sambil saya melakukan monitoring dan evaluasi di SMA Negeri 1 Sukaresmi. 
Kehadiran saya sambil mendampingi di sana untuk menjelaskan bagaimana cara pengelolaan kinerja kepala sekolah yang akan berakhir di penilaian kinerja kepala sekolah sesuai dengan permintaan pihak kurikulum Ibu Iis. 
Terkait penilaian kinerja kepala sekolah saya sampaikan kalau kepala sekolah memilih program sekolah kepala sekolah dapat mengajukan program-program yang dipilih oleh Kepala Sekolah. Program yang pertama bisa diambil berbasis literasi dan numerasi, program yang kedua bisa berbasis rapor pendidikan atau literasi informasi, bisa juga berbasis rencana kerja kepala sekolah atau juga berbasis RKS atau rkas itu artinya berbasis 8 SMP, satu lagi berbasis apa saya jadi lupa ya Ada tiga yang bisa digunakan sebagai bahan untuk penilaian kinerja kepala sekolah. 
Saya juga menjelaskan cara melakukan supervisi berbasis kontrak dengan guru titik sehingga tidak terlalu banyak yang dinilai cukup menilai bagian-bagian yang dikontrak saja. 

Sambil ke sana juga saya sambil memastikan bahwa saya telah dapat mengumpulkan informasi mengenai kualitas Dapodik bersama operator. 
Pagi hari saya melakukan peninjauan ke tempat pelaksanaan TKA dengan tidak terlalu mengatakan ini itu karena memang untuk TKS sudah prosedural seperti itu, tinggal memastikan aja pelaksanaannya berjalan lancar. 
Tapi rupanya harapan tersebut tidak terlaksana karena pada hari kedua terjadi error massal yaitu login semua secara massal sehingga muncul himbauan agar para peserta didik tidak usah kaget karena nanti akan disediakan ujian susulan khusus untuk error hari ini.

Monday, October 26, 2026

Pendamping Penyelia TKA G1H1S2

Pelaksanaan pendampingan pelaksanaan TKA, pada sesi 2, chaos.
1. Pengisian lembar kontrol bisa diakses oleh 3 pemegang akun, yaitu pengawas ruang, pendamping penyelia, penyelia. Seharusnya lembar kontrol hanya bisa diakses oleh penyelia saja sehingga nanti itu bisa menjadi laporan. 
2. Para pengawas ruang tidak dapat masuk ke Zoom karena merasa tidak menerima undangan. Ketika diminta dicek di pengawasan ruang, atau di spam jika saja digabungkan lewat email, ternyata kosong.
3. Pengawas ruang juga tidak dapat dihubungi lewat WhatsApp, ternyata nomor WhatsApp menggunakan nomor yang lama yang mereka unggah di Dapodik, dan belum di-update. 
4. Pada saat Zoom dilaksanakan, yang masuk ke dalam Zoom meeting ada 23 orang, 8 diantaranya yang seharusnya memang masuk link, sesisanya adalah pengawas ruang lain yang stand by ada di ruangan tersebut atau bisa masuk ke dalam link yang untuk sesi 2 hari pertama tetapi sebetulnya tidak masuk ke situ karena namanya tidak ada di daftar di aplikasi pengawas. 
5. Penyelia sangat pasif dia tidak mengetahui apa yang harus dilakukan selain dari hanya menanyakan nama saja tidak meminta identitas dan yang lainnya. 
6. Para pengawas mungkin tidak menggunakan alat bantu dengar sehingga ketika dipanggil ataupun diminta berkomunikasi,  sulit. 

Sunday, October 25, 2026

Tentang AI

Dalam berbagai wawancara, iuval nuharary, juga sederetan ahli lainnya menyuarakan mengenai betapa berbahayanya kecerdasan buatan yang sekarang sedang dikembangkan oleh manusia. Contoh kabar buruknya adalah misalnya Ai itu menyadari bahwa dia sedang dites. 

Yang lebih menakutkan adalah AI yang sebelumnya dirancang untuk membantu manusia, ternyata kecerdasannya jauh melampaui kecerdasan manusia.  berbagai masalah matematika yang tidak terpecahkan sebelumnya, dapat terpecahkan oleh Ai. 

Ada satu lagi yang ea yang bentuknya adalah agen. Contohnya adalah Claude. Claude ini ketika diperintah dia menghasilkan program dan dia bisa bekerja sendiri. 
Ada juga katanya AI yang bisa digunakan sebagai asisten pribadi yang bisa membooking Hotel membayar hotel dengan akses penuh ke akun bank kita sendiri sehingga dia bisa mengatur segala sesuatunya lebih cermat ketimbang manusia. 

Ada beberapa ahli yang mengatakan kita harus waspada dengan kehadiran Ai, mungkin suatu saat akan terjadi hal-hal yang merugikan manusia. Mereka menyuarakan untuk menghentikan atau mematikan Ai. 
Tapi seolah-olah apa Yang disuarakan mereka itu tidak didengar, teknologi berbasiskan kecerdasan buatan makin hari makin berhamburan, menjawab semua kebutuhan manusia, sehingga manusia seolah-olah tidak perlu lagi menggunakan otak untuk menyelesaikan semua persoalan yang terkait dengan kehidupannya. Contoh sederhananya adalah ketika menyelesaikan soal-soal matematika manusia tidak perlu mikir hanya cukup mengkopikan soal kemudian diberikan ke artificial intelligence setelah itu diproses dan manusia langsung mendapatkan jawabannya. Jadi bisa saja memang Ai ini membuat manusia menjadi busuk otaknya karena tidak dipakai. 

Dan satu lagi ada ai yang bisa membuat buku bentuknya elektronik buku. Saya tertarik untuk mencobanya alih-alih dengan kekhawatiran mengenai bahayanya Ai. Apa yang bisa dia tulis di buku tersebut harus saya pelajari karena saya menyukai menulis tetapi ketika ada ai yang mampu menulis dalam hitungan detik tentu ini merupakan bahaya bagi kemampuan kreatif manusia, dia akan menjadi mati kreativitasnya, karena lebih mempercayakan kepada Ai yang mampu membuat segala sesuatunya, dengan lebih baik, dengan lebih menarik bahkan bisa saja di luar dugaan manusia. Karena bisa saja cara pikir Ai karena dia sangat cerdas melampaui kecerdasan manusia, cara pikirnya tentu tidak sama dengan pikiran orang cerdas atau pikiran-pikiran manusia cerdas pada umumnya. Kecerdasan yang dia buat dapat memikirkan sesuatu yang tidak terjangkau oleh kecerdasan manusia, namanya juga kecerdasan yang melampaui kecerdasan manusia. 

Ironi

Ironi bisa saja menjadi kata yang tidak saya sukai. Bukan karena maknanya yang menggambarkan sebuah kondisi yang berlawanan dengan yang diharapkan, tetapi karena kondisinya yang bisa menyebabkan seseorang merasa frustasi bahkan tidak berdaya. 

Pada sebuah wawancara profesor bagus Mulyadi mengatakan bahwa dia ahli pada bidang lahan gambut. Penelitiannya juga berkisar mengenai bagaimana pengelolaan lahan gambut dan bagaimana mencegah terjadinya kebakaran di lahan gambut. 
Beliau berbicara mengenai bagaimana dia membantu Skotlandia untuk bisa mengelola kebakaran sebelum terjadi. 

Ironi yang terjadi adalah beliau menyatakan sendiri, saya membantu Skotlandia menangani masalah lahan gambut tetapi saya sendiri tidak berdaya ketika berbicara lahan gambut terbakar yang terjadi di Indonesia. 
Tentu saja ini sangat melukai perasaan beliau yang ahli pada bidang itu namun tidak dapat melakukan apa-apa karena banyak faktor. 
Salah satu faktor terberat yang menyebabkan berat bagi beliau untuk melakukan tindakan adalah karena lahan gambut yang terbakar itu bukan karena terbakar melainkan dibakar sehingga untuk menanganinya tentu lain dengan yang periodility. Karena kondisi dibakar tidak alami sedangkan beliau melakukan penelitian berdasarkan kondisi natural yang terjadi di alam bukan karena terganggu dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah kondisi kebakaran. Ironi ini tentu juga membuat profesor bagus merasa terluka sekaligus juga frustasi karena bisa saja orang menuding ke wajahnya bahwa kamu berbicara mengenai peatland atau lahan gambut tetapi kamu sendiri tidak bisa menyelamatkan negerimu yang habis di lalap api. 

Kemudian saya menengok kepada diri saya sendiri. Ada ironi di dalamnya. Di luar Saya berbicara mengenai pentingnya pendidikan, bawa pendidikan itu mampu mengubah nasib manusia menjadi lebih baik karena keterdikannya. Di sisi lain Saya tidak mempan membicarakan pendidikan kepada anak saya sendiri yang saat ini menolak untuk mengikuti pendidikan secara formal. 

Kata ironi itu baik bagi profesor bagus Mulyadi, ataupun bagi saya, sama-sama membuat frustasi dan merasa tidak berdaya untuk mengubah kondisi unwanted.