Pages

Monday, August 31, 2026

Pendampingan Malam+malam

Saya memiliki standar dan standar itu menjadi gambaran cara pikir, cara kerja, dan cara merespons terhadap tugas yang harus saya tanggung jawabi.

Selama kurang lebih enam bulan saya mendapatkan tugas mendampingi sekolah SPMI. Untuk sekolah yang didampingi, saya berbagi kepada pengawas lain. Ini penerapan standar keberadilan dan peluang untuk belajar bagi pengawas baru. Di KCD lain, hanya satu pengawas mengajukan tiga sekolah binaannya. Saya mengajukan 3 sekolah dengan tiga pengawas. 
Ada keuntungan tersendiri jika saya tidak berbagi sekolah kepada pengawas lain, yakni kemudahan koordinasi dengan sekolah larena sekolahnya semua binaan saya sendiri. Kedua, tidak repot harus ngajak, ngabarin, ngingetin Pengawas lain, toh semua aktivitas hanya dilakukan saya saja. 
Tapi saya tidak memilih itu. Saya akan segera pensiun, harus ada pengawas lain yang menguasai SPMI.

Besok, Selasa, ada pendampingan dari BBPMP untuk memonitor keterlaksanaan pembimbingan dari pengawas ke sekolah. Informasi ini saya sebarkan ke dua pengawas lain yang saya ajak sebagai pembimbing SPMI. 
Pada surat disebutkeun bahwa Kepala Sekolah harus melaporkan implementasi SPMI. So, saya meminta KS untuk membuat PPT. Beruntung seklai, sekolah yang saya pilih, KSnya relatif nurut. Dia membuat PPT.
Standar saya muncul untuk urusan PPT. Bukan PPTnya tapi kemampuan PPT untuk menjelaskan implementasi. 
Saya berikan masukan bahwa di PPT tidak hanya menyampaikan kegiatan yang sudah dilakukan, tapi juga hasil dari pelaksanaan kegiatan. Hal akhir ini yang tidak muncul di PPT. 
Saya mengundang KS dan guru untuk memperlengkap PPT dan jadilah Google Meet setelah isya waktu untuk upgrade isi PPT.
Standar saya diterapkan bagi KS. Menurut saya, cara ini meningkatkan kualitas konten PPT dan mengajarkan pada KS mengenai kemudahan memahamkan orang lain dengan menggunakan PPT.

Sunday, August 30, 2026

Mendadak Rapat

Kemarin mendapat informasi bahwa untuk sekolah yang akan akreditasinya habis di tahun 2026, maka harus melakukan kegiatan reakreditasi. Untuk reaksi ini sekolah harus mengajukan bukti bahwa sekolah tersebut layak mendapatkan akreditasi secara otomatis. Oleh karenanya, perlu mengunggah bukti yang mendukung bahwa sekolah tersebut layak mendapatkan akreditasi otomatis yaitu terdiri dari surat pengajuan reakreditasi otomatis, evaluasi diri yang mencakup kompetensi 1 terkait dengan penilaian kinerja dan pembelajaran kompetensi 2 perihal kinerja kepala sekolah dan pengelolaan satuan pendidikan, dan yang ketiga terkait dengan iklim keamanan sekolah, iklim inklusivitas, dan budaya aman nyaman sekolah. 

Terdapat dua sekolah binaan yang memerlukan reakreditasi ulang di tahun ini, karena keduanya sama-sama akreditasinya berakhir di tahun 2026. Sekolah tersebut adalah SMA Negeri 1 Cianjur dan SMA Negeri 1 Cibeber. Sebetulnya untuk SMA Negeri 1 Cibeber sudah berulang-ulang melakukan koordinasi. Tetapi jawaban sebelumnya adalah kalau mau mendapatkan akreditasi otomatis maka sekolah harus mengabaikan informasi yang ada di akun BAN SM. Tapi ternyata pada hari Jumat kemarin ada informasi bahwa harus mengunggah dokumen. Akibatnya kedua sekolah tersebut secara terburu-buru harus mengunggah dokumen untuk menyelesaikan akreditasi secara otomatis. 

Memenuhi kebutuhan persamaan persepsi dari buku panduan akreditasi, maka saya mengundang kepala sekolah dan tim akreditasi untuk sama-sama menyiapkan dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk nanti akreditasi. 

Untuk memudahkan menjelaskan ke kedua sekolah sekaligus, maka diadakan rapat koordinasi untuk pengisian aplikasi sispena BAN SM. 
Acara dimulai pukul 10.00 dan selesai pukul 11.05.
Acara mencakup pembukaan kemudian sambutan dan pengantar dari kepala sekolah dilanjutkan dengan pembahasan pengisian setiap dokumen. 
Untuk dokumen diberikan contoh untuk memudahkan pengerjaan. 

Friday, August 28, 2026

IHT SMA Pasundan 2 Bandung Day 2


Pada hari kedua iht di SMA Pasundan 2 Bandung mengenai Panca Waluyo untuk implementasi, kegiatannya dihadiri oleh fasilitator kedua yaitu bapak doktor idi.
Beliau adalah dosen di Bina Nusantara yang istrinya adalah pegawai di BBPMP, lbu Neni.

Kegiatan yang pertama adalah refleksi terlebih dahulu untuk melihat kembali apa yang para peserta masih ingat mengenai kegiatan yang hari kemarin. 
Selanjutnya di berikan paparan terkait implementasi di lingkup satuan pendidikan lingkup kelas, masyarakat. 

Hal yang menjadi kendala adalah aplikasi SiPalawa tidak dapat diakses oleh sekolah. 

Acara hari kedua menurut saya berjalan sesuai dengan rencana. Hal yang harus menjadi perhatian saya adalah ketika menjadi pemateri sebaiknya jangan memaksakan diri untuk terus-terusan berdiri. Akibatnya badan terasa sangat lelah, kaki terasa nyeri, dan sebaiknya serahkan kepada fasilitator lain jika memang dia siap untuk melakukan pematerian, jangan membiarkan diri sendiri lelah dengan alasan khawatir bagian ini penting untuk disampaikan. 

Acara selesai pada pukul 04.00 ternyata lebih molor dari yang direncanakan karena ada sepatah dua patah kata dari kepala sekolah untuk penutup. 
Segera setelah acara selesai saya berangkat ke Baltos ke transiliwangi diantar oleh ibu Puji Astuti. 
Ibu Puji Astuti adalah guru biologi yang menawarkan tentang penggunaan pencangkokan pohon takokak yang disambungkan dengan terung Ungu, terung hijau, terung putih atau jenis-jenis burung lainnya sehingga satu pohon buahnya bisa bermacam-macam, sistem penyambungannya dengan menggunakan v. 
Suami Ibu Pudjiastuti adalah pegawai dinas pertanian di balisa, yaitu orang yang melakukan penelitian di bidang sayuran. 
---_--------
Di sisi lain anak saya di Moskow mengatakan bahwa dia mau mengikuti kegiatan sehingga kegiatan perayaan Indonesia festival dan menanyakan apakah memakai pakaian tradisional itu bisa dipandang sesuai atau tidak, Saya jawab sesuai. 
Menanyakan kondisi kakak, jawaban istrinya adalah baik-baik saja, baru pulang dari hajatan. 

Monday, August 24, 2026

Gabungan

In house training gabungan dilaksanakan di SMA aliana Cianjur. Peserta berasal dari SMA Al qodiriyah SMA al-ianah dan SMA attaqwa Cilaku. 
Sebuah kepala sekolah dari sekolah yang disebut di atas seluruhnya hadir. Ada insiden menarik sebelum kegiatan iht yaitu ada kesalahan foto dan tertukar nama untuk di backdrop. 
Pak Dadan wajahnya jadi seperti itu mungkin karena diperbaiki menggunakan Ai. 
Kegiatan berjalan sesuai dengan rencana, hanya materi belum sampai ke mana-mana karena Guru tidak sanggup mengikuti lagi kegiatan. 
Materi yang tersampaikan adalah bagaimana para guru harus belajar mandiri dengan memanfaatkan platform rumah pendidikan. 
Dilanjutkan dengan mengenal materi ajar apa yang harus diberikan berbasis kompetensi konten yang diambil dari capaian pembelajaran. Kedua diambil dari buku panduan mata pelajaran berupa muatan esensial. Ketiga diambil dari muatan yang ada pada tes kompetensi akademik. Untuk ketiganya para guru diarahkan ke daya serap TKA. Para guru diminta untuk memulai memberikan soal TKA sejak kelas 10. 
Pada saat masuk ke materi rencana pembelajaran baru sampai ke menghubungkan 8 dimensi profil perusahaan dengan Panca Waluya, waktu yang tersedia tidak cukup. 
kemudian acara dilanjutkan dengan Casio yang disampaikan oleh Pak Angga. 
Selain itu dilakukan juga verifikasi terhadap data Dapodik dengan cara mengecek setiap murid yang real diambil dari foto dan absen.

Sunday, August 23, 2026

Pemantauan, Penilaian, Pembinaan

Penilaian: Kinerja KS Perdirjen 7607

Pendampingan: ada buku panduan Implementasi KKA dan Deep Learning, ada pendampingan sesuai Perdirjen 4831, 4 tahap pendampingan 
Ada tugas JF Pengawas 

Pemantauan


Wednesday, August 19, 2026

Empat agenda

Agenda Pratama berdiskusi dengan kepala cabang dinas 
agenda kedua menandatangani kurikulum satuan pendidikan SMA Pasundan Cikalong kulon yang diserahkan oleh Bapak himni 
agenda ketiga menandatangani KSP SMAN 1 Ciranjang yang diserahkan oleh Bapak maki dan Bapak Encep 
agenda keempat menandatangani KSP SMA PGRI Cianjur yang didatangi langsung ke sekolahnya sepulang dari kcd

Wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab untuk ksp-nya bapak Dahlia.
agenda keempat adalah mengikuti petunjuk pengimbasan Gemini 
agenda yang ke-4 tidak dimasukkan sebagai bagian dari agenda kerja hal ini merupakan upaya saya pribadi untuk meningkatkan kemampuan diri saya dalam menggunakan Ai.

Monday, August 17, 2026

Ramalan Dune

Keluarga Valya diasingkan setelah kalah dalam perang yang mengandalkan teknologi. Teknologi kini dilarang. Valya di pengasingan memilih keluarga baru yang terdiri dari para perempuan. Di sanalah Valya bertemu Bunda Suci. Bersama para perempuan ini Valya membangun dunia baru, yaitu menciptakan calon pemimpin dunia yang handal. Tindakan ini dipandang sesat. Di hari terakhirnya Bunda Suci memanggil Valya. 
Debu merah, dia datang, Tiran Arafel

Boa Urang Can Éling

Pas hudang, karasa teu asa lain kieu nu dipikahayang. Ieu mah lain imah urang, teu betah, hayang indit nyusud tempat nu karasa jadi tempat pangbalikan. Kaayaan nu karasa nyedek dina dada padahal urang can bener-bener hudang.
Tempat anu ayeuna dicicingan, wawuh. Ngan dina waktu nu sarua, asana teh teu kenal. Diri urang, pagawéan, imah, malah mah, agama nu ku urang diagem, kabéhanana wawuh. Hanjakalna kabéhanana siga baju, baju anu ku urang dipake pikeun nutupan saha nu sabenerna ari urang. 
Rarasaan anu karasa saperti anu dijelaskeun di luhur, boa-boa éta jadi ciri évolusi manusa. Manusa anu boga kasadaran, saha urang, keur naon urang, jeung rék ka mana ari urang.
Sagala rupa anu ayeuna ku urang disebut "teu sampurna" boa ciri yén mun urang salaku manusa "boga akal". Akal anu terus-terusan ngajadikeun manusa terus mikir, sok sanajan terus-terusan ogé manusa mah teu ngarti sapinuhna kana sagala nu kajadian di ieu dunya.
Rarasaan anu tadi karasa pas hudang, éta lain panyakit nu kudu diubaran. Tapi nandakeun yén kasadaran urang ngalegaan ngaliwatan wates-wates anu salila ieu disodorkeun ku masarakat. Salila rébuan taun manusa mah ditangtukeun kudu kitu, kudu kieu, ceuk masarakat. 
Manusa kudu ngahiji diwatesanan ku tempat, nya aya wilayah ka-RT-an, RW, nepika nagara. Wates agama, jadi aya umat lslam, umat Hindu jeung sajabana. 
Beda pisan jeung kokolot urang baheula. Maranéhna teu mikiran "ciri, turunan, agama, pagawéan, jabatan, status". Maranéhanana cukup hirup nyaluyukeun diri jeung kabutuhan dirina. Teu paduli gelar, sesebutan, jabatan.




Tuesday, August 11, 2026

Dipariksa Deui

 Sapeupeuting teu pati bisa sare, lain ku teu boga duit. Teu boga duit mah geus jadi bagian tina kahirupan sapopoe. Pasti maneh teu percaya mun urang teu boga duit. Asli, urang teu boga. duit. Bayangkeun, urang rek indit ka rumah sakit ka Bogor. Ngahuleng lila atuh. Kunaon? Euwuh duit keur meuli bengsin. Heg bengsin jaman kiwari mah tambah mahal we. Untungna aya duit sesa mayar hutang, mahi keur meuli bengsin. Alhamdulillah, bisa indit ka Bogor. Ari ka rumah sakit mah, teu mayar, da geus dipangmayarkeun ku BPJS. Ngan kalan-kalan BPJS oge sok ngariwuehkeun. Pas ka apotek, si istri nu tukang mikeun obat teh ngomong kieu, "Punten ibu, landongna teu aya, janten kedah meser." Euh, ceuk hate, puguh teu boga duit matak make BPJS oge. 

Tah kitu, urusan duit mah, tong dicatur, keur teu pati boga. Tapi, keun we, teu boga duit mah teu nanaon da teu katingali ku batur. Nu bahaya mah, gering, eta pan katingali ku batur. Jadi kudu sehat. Sehat bari teu boga duit, alus. Nu kurang ngeunah mah, nya gering, nya teu boga duit. 

Balik deui kana urusan teu bisa sare. Kunaon teu bisa sare? Hareudang!
Gusti, ceuk nu bohong mah, eta tonggong asa digarang, puanas kacida. Kesang ngoprot kaluar tina panon, ceuk no bohong mah, bakat ku hareudang. Kasur busa nu biasana karasa ngeunah teh, na atuh da asa ngagoler dina ruhak, panas teu aya babandinganna.

Tungtungna teu bisa sare. Ngipasan maneh, cangkeul. Make kipas, asup angin. Kudu make AC. Ngan panan,balik deui kana urusan di luhur mun hayang make AC mah, euwuh duit keur meuli AC jeung amayar listrikna. 
Tabuh 12 teh masih keneh guling gasahan, ngelapan kesang. Heuay mah ngeletek, ngan eleh ku hareudang mah. Tungtungna ngadengekeun podcast. Tapi kalahka matak leneng kana sirah. 

Sigana tabuh 1 sare, tabuh 4 geus hudang deui. Panon nyeri, asa aya nu nyugak dina bola matana. Awak asa rariged. Nyeri dada asa ditojos, datang deui. Beuheung nyeri. Kolesterol kitu? 
Ah ari geus kolot mah, loba kemungkinan mun aya nu karasa teh.

Tabuh 5 miang ka rumah sakit. Mengkol heula, sasarap nagarah beuteung teu ngerebek. Ti tatadi hayoh wae teurab. Geus dieusian mah, jempling beuteung teh. 

Di rumah sakit, dina tabuh 7l teu pati loba jelema. Rada teu biasa. Biasana mah, tabuh 7 teh  geus heurin usik. Geus calageur meureun, matak teu loba pasen. Tabuh 9 geus dipariksa, antrian ka 12. 

Terus nyokot obat. Biasa we ari BPJS mah, aya obat nu kudu dibeuli

Monday, August 10, 2026

Pendampingan Bulanan

Pendampingan untuk bulan Agustus tahun 2026 ini membahas mengenai 7 hal yang betul-betul penting untuk disampaikan kepada sekolah binaan. 

Yang pertama terkait dengan berubahnya pelaksanaan suling Jar untuk kepala sekolah dan guru karena berubah waktu maka berubah pula kegiatan yang harus dirancang oleh sekolah sehingga pengisian silinder tersebut lebih cepat dari yang direncanakan. Sedangkan untuk para murid suling jarinya nanti bergabung dengan kegiatan TKA yang akan dilaksanakan bulan Oktober November. 
Terkait dengan persiapan TKA, kcd 6 memberikan petunjuk yaitu harus mengisi instrumen kesiapan sekolah untuk melaksanakan TKA dari instrumen ini nanti akan diketahui Sekolah mana yang kegiatan tka-nya Mandiri, menginduk, atau malah belum memiliki kelas 12.

Pembahasan kedua terkait dengan evaluasi hasil mpls. Untuk mpls saya mengambil data dari cerdas berkarakter.go.id dari kemendikdasmin yang mereka hasil mpls yang diinputkan oleh pihak sekolah dalam hal ini diisi oleh para murid. Sekolah yang tidak mengisi mpls adalah SMA Aditama, SMA IT alhani, dan SMA Cokroaminoto Sukaresmi. Untuk sekolah-sekolah tersebut saya tidak memberikan pendampingan apapun, mengingat kalaupun diberikan pendampingan, kondisinya sudah terlambat, kegiatan pengisian mpls sudah ditutup pada tanggal 7 Agustus kemarin. Padahal tanggal 7 tersebut merupakan perpanjangan setelah terakhir pengisian tanggal 30 Juli.

Pembahasan yang ketiga terkait dengan hari belajar guru. Untuk hari belajar guru memang sangat penting untuk dilakukan, mengingat dengan cepatnya dinamika informasi mengenai mengajar, dan perlunya bagi para guru untuk secara terus-menerus ke meningkatkan kemampuan dan pemahaman tentang mengajar dengan pendekatan mendalam. Dengan tanpa memiliki hari belajar guru, diasumsikan bahwa guru hanya akan fokus pada kebiasaan mengajar yang lama, dalam arti tidak membedah-bedah lagi apa yang harus diajarkan, pendekatan baru apa yang tepat digunakan, penggunaan media apa yang interaktif sehingga relatif keberhasilan mengajar bukan yang makin meningkat melainkan makin menurun. Ada pertanyaan dari kepala SMA 1 Sukaresmi, Bapak Agam mengenai bagaimana pelaksanaan hari belajar guru ini, ketika sekolah begitu padat jadwalnya, kemudian ada kondisi kekurangan guru, sehingga menjadi komplikasi jika hal ini memang dilaksanakan, dalam arti dalam satu minggu Guru belajar selama satu hari. Untuk merespon ini saya sampaikan bahwa untuk hari belajar guru yang dilaksanakan di luar sekolah hanya satu kali dalam satu semester. Sesisanya guru silakan melakukan hari belajar di sekolahnya itu sendiri tanpa harus keluar. Kalaupun mau ada kegiatan bergabung dengan sekolah-sekolah lain dari kabupaten yang sama, silahkan lakukan secara daring. 

Pembahasan yang selanjutnya terkait dengan kegiatan program parewongan Sapoey seribu atau disingkat menjadi Poe ibu. Bagi sekolah yang ingin membuat anak-anaknya mengelola keuangan dengan baik dapat bekerja sama dengan pihak BJB untuk membuka rekening yang tanpa administrasi. Tetapi kalau sekolah memandang bahwa hal itu malah merepotkan, karena misalnya bahwa ibunya pun tidak seberapa, karena kondisi ekonomi sekarang sedang sangat sulit maka untuk sekolah tersebut tidak harus memaksakan diri kepada para muridnya untuk menabung di Bank Jabar. 

Selanjutnya pembahasan mengenai kurikulum satuan pendidikan berdasarkan hasil diskusi dengan para pengawas, saya menemukan bahwa untuk lembar pengesahan yang ditandatangani oleh Kepala Cabang dinas hanya ditandatangani sendiri tanpa ada tanda tangan kepala sekolah dan komite sekolah untuk kepentingan ini Saya menyarankan kepada sekolah untuk membuat dua versi lembaran pengesahan. 
Masih banyak sekolah yang belum menyelesaikan ksp-nya, misalnya SMA Sukaresmi menjadi kelimpungan untuk menyelesaikan KSP karena yang bekerja hanya ketua wakil kepala sekolah bidang kurikulum hanya dibantu oleh satu orang kemudian banyak kegiatan lain seperti menjadi tuan rumah OSN belum lagi guru tersebut harus mengajar, jadi bisa dibayangkan betapa repotnya dia untuk dapat melaksanakan seluruh tugas tersebut dalam waktu bersamaan. 
Khusus untuk SMA 1 Sukaresmi pada hari tadi juga pada waktu yang sama, pukul 13.00 ada kegiatan Zoom dengan kantor cabang dinas. Zoom dengan kantor cabang dinas ini membahas mengenai dibukanya sematar untuk SMA 1 Sukaresmi, memiliki TKB SMA Sukaresmi 1.
Pada kegiatan Zoom meeting ini saya memberikan link link untuk pengumpulan instrumen TK, untuk review KSP, dan Untuk pengumpulan data-data lain yang tadi dibutuhkan pada saat disajikan di PowerPoint. 

Thursday, August 6, 2026

beurang jeung peuting

Tangkal kentang, peuting mah kincup daunna 
Tangkal kentang mun beurang

Wednesday, August 5, 2026

Rapat Koordinasi

1. Penjelasan Keuangan BJB
Kredit PNS Aktif, sertifikasi,Tukin. 
Mirip arisan, tabungan rencana my gold, bayar bulanan, dalam waktu tertentu.
T Samsat, bayaran pajak dicicil.
Kejar, satu rekening satu siswa, untuk melatih kemandirian. 
2. Sapa dari pengawas pennsiun, Pa Adé Sofyan
3. Serah terima tugas dari Bu Siti Maspupah ke pa Budi PLT SMKN 1 Pacet 
4. Paparan rapat, lbu kepala KCD VI 

A. Dapodik baru lounching, pahami aplikasi. Hindari siswa tidak masuk rombel, lintas dapodik-emis, pengawas mendampingi pengisian, Cut off akan diverifikasi PS sebelum cut off untuk membandingkan siswa real dengan Dapodik. Verifikasi pasca cut off akan dilakukan verifikasi lagi, sebelum dan setelah ditutup Dapodik.
Dapodik erat  kaitannya dengan e-ijazah. Jangan sampai ada murid yang tidak masuk dapodik sehingga ijazah tidak keluar.
Swasta boleh menerima siswa baru setelah Agustus. Negri, no 

B. Rancang kegiatan dan Anggaran sekolah perubahan, karena jumlah siswa berubah. Arkas, Dana bantuan pusat, APBN pisat, apbn daerah. DAK non fisik yaitu BOS, masukkan ke ARKAS. Yang DAK fisik yaitu revitalisasi. APBD, POSP 

C. Kurikulum satuan pendidikan tidak boleh ditandatangani Januari. 

D. Kenali guru yang DPK. Absen, disiplin, kehadiran, 

É. Etika profesi buat guru, sing daék miceun runtah, sing daék campur gaul, 

F. Kebijakan pemerintah propinsi Jawa barat, IHT Pancawaluya laksanakan
BLUD
Cek kantin barangkali menjual barang haram

G. Kebersihan jaga secara konsisten 
Hindari gerakan, biasanya sesaat. Tapi inovasi kebersihan 
Paksa oleh mata pelajaran konversikan jadi nilai, contoh SMAN 1 Depok, SMAN 1 Cibinong Bogor 
Kaca, 1 kaca oleh beberapa murid, kanebo 


Monday, August 3, 2026

Boa luluhur urang mah memang urang kulon

Di ditu teh, di hiji tempat. Sigana mah tempat wisata.
Ngan kuring aya di antara para tamu awewe. Lima awewe, sadulur. Buukna pirang jagong, kulitna barodas ngeplak. Urang Rusia!
Maranéhna méré tempat ka kuring, ngariung kuring bangun ngajagaan supaya ulah aya hal nu teu dipiharep tumiba ka kuring 
Salah sahiji awéwé éta malah ngabeulitkeun lawon kana awak kuring. 
"Oh makéna kieu geuning," kitu ceuk haté.
Terus ngobrol uplek. Tungtungna kuring ngajak maranéhna cicing di kuring. Dibéjakeun aya tanah kana sahektar waé mah warisan ti Bapa keur tempat maranéhna cicing.
Duka sapuk duka henteu. Kaburu hudang.