Pages

Monday, September 29, 2025

Karir Protean guru

 Bagi mereka yang merasa gaji guru tidak cukup memenuhi seluruh kebutuhan personal dan kebutuhan keluarga, salah satu solusinya adalah mencari penghasilan tambahan yang sejalan dengan tugas guru itu sendiri. Itulah isu yang dibahas pada webinar mengenai karir Protean. 

Dari webinar ini dijelaskan beberapa cara untuk mendapatkan penghasilan. Berikut karir yang dapat dijalani guru.

  1. Menulis buku. Buku yang ditulis dapat mengenai dirinya sebagai guru. Dapat pula menulis buku mengenai pelajaran. Untuk menulis buku pelajaran tentu tidak langsung dapat diandalkan menjadi penghasilan tambahan. Tulis saja dulu bukunya, tawarkan pada penerbit. Jangan menyerah jika ditolak di penerbit tertentu, tawarkan lagi. Bisa juga dijual secara indie, ke sekolah sendiri, atau sekolah lain.
  2. Membuat Media Ajar. Menekuni media ajar dapat mendatangkan penghasilan tambahan, Media ajar bersifat fisik ataupun media ajar berupa aplikasi. Keduanya membuka peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi guru.
  3. Membuat konten. Untuk menjadi konten kreator yang sekarang lagi tren, guru memiliki peluang besar. KOnten dapat berupa pengajaran, pendidikan, pendampingan, atau hal lai yang sesuai dengan passion guru itu sendiri.
  4. Menjadi pelatih sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya. 
Karir protean guru merupakan istilah baru bagi saya. Dari berbagai sumber, karir protean mengarah pada kebebasan guru membuat jenjang karir sendiri. Pengembang dan pengendalinya guru itu sendiri. Seperti misalnya menjadi konten kreator, guru itu sendiri yang menentukan mau sampai mana karir di konten kreatornya. Apakah hanya sekadar ikut-ikutan, iseng, isi waktu, atau mau menjadikannya sebagai peluang usaha, guru itu sendiri yang mengatur.

Ketika guru memulai berkarir non fungsional seperti di atas, maka yang menentukan jenjangnya karirnya, guru itu sendiri. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah waktu. Harus bisa mengatur waktu berkarir protean dengan karir fungsional sekaligus. 


Sunday, September 28, 2025

Pemakaman Ko Abong

P datang peuting rek ngahadiran pemakaman Ko Abong. Dasar gogoda, der aya tawara  muatan, pas pisan rek indit. Ceuk M teh, entong ditarima panan geus niat rek milu ngurebkeun.
Nya ahirna mah indit. Keun we masalah muatan mah, engke  oge aya deui.
Urusan ngahormat kana jasadna Ko Abong keur nu pangahirna moal bisa dipilampah sakahayang, moal aya waktu séjén deui. Ngan sakali-kalina. 
Loba pisan jasana Ko Abong ka keluarga urang.  Ti mimiti ngenalkeun gawé di pasar. Ngenalkeun ngampas. Ngenalkeun ka Ko King-King. Éta hargana gedé pisan, jauh tina beubrunangan muatan. 
Perkara béda agama, tong jadi kebingung, jol we, salila kulawarga Ko Abong teu ngarasa urang newo-newo,  milu baé ngurebkeun.
Panan béda agama kaitanna jeung kayakinan. Anu lslam yakin mun ngadahar daging babi haram, anu Hindu yakin mun dahar daging sapi haram. Konteksna lokal jeung kultural. 
Anu lslam yakin lamun kabeh kulit iwal beungeut eta orat, jadi teu meunang ditempo batur. Anu kristen, teu aya istilah orat, jadi batur rek nempo beungeur, nempo leungeun, pek bae.
Kayakinan ku sabab agama ieu nu ngajadikeun manusa jadi teu bisa sauyunan, alesanna beda. 
Padahal lamun urusan ngurebkeun, carana urusan budaya, nu datang ngajajap eta urusan sosial.
Ceuk Conny Rahakundini, agama mangrupa alesan utama pikeun jalma perang, silih paéhan, silih usir. Contona Paléstina jeung Israél,  nepi ka kiwari perang teu bérés-bérés. 
Agama oge nu nyababkeun urang lslam ngabedokeun ngajajap ka kuburan babaturanana anu Kristen. Majar murtad. Murtad beulah mana, nguburkeun mah teu aya kaitan jeung robah  iman.
Hésé lamun ngomong agama mah. Kuring lain ahlina. Kuring ngan ngomong sakanyaho kuring baé. Nu teu sapuk, teu kudu ngarasa kaleungitan hiji umat lslam jadi murtad. Pék we pikiran, lamun sadunya ieu Islam kabeh, naon untungna keur anjeun. 

Saturday, September 27, 2025

Menjadi Presenter Seminar Internasional

Seminar internasional Indonesia diselenggarakan oleh universitas di Mataram. saya menemukan informasinya sekitar seminggu yang lalu, langsung ikut. Kebetulan masih terbuka sehingga bisa bergabung titik untuk publikasi Sinta 2 dia menawarkan seharga 2 juta tetapi kalau ada satu penulis atau ke co author dari luar negeri katanya tidak usah bayar. 
Kalau di pertimbangkan ke sana ke sini 2 juta itu uang yang besar, jadi luar biasa.
 acara dimulai lebih awal, karena pukul 07.00 di waktu Indonesia bagian barat, dimulai lebih awal untuk waktu Indonesia bagian timur karena dihitungnya dari Mataram sehingga seharusnya istirahat pada pukul 11 malah sudah dimulai dari pukul 09.00 titik mungkin karena di Mataram jam 11 itu setara dengan pukul 09.00 di waktu Indonesia bagian barat.

Acara kemudian dilanjutkan pukul 13.00 dengan perhitungan anggapan orang-orang yang Jumatan sudah selesai.
Saya mendapatkan kegiatan presentasi di room D, sebanyak 4 orang ternyata tidak banyak yang bergabung di ruangan tersebut hanya para presenter saja dan tentu itu tidak menarik menurut saya sebaiknya ruangan itu dibagi-bagi tetapi para audience juga dibagi-bagi jangan hanya berada di satu ruangan tertentu titik menjadi janggal kalau seminar internasional yang hadirnya hanya presenter saja jadi yang mau bertanya ya sesama presenter kalau presenter lainnya tidak bertanya ya tidak ada pertanyaan. belum lagi yang lain sepertinya tidak mau bertanya karena hanya memikirkan apa yang mau dipresentasikan dalam bahasa Inggris mungkin karena mereka sangat kesulitan dengan penggunaan bahasa Inggris untuk mereka berbicara seperti membaca bahasa asing yang tidak dikenal dan saya sebagai pendengar pun tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan.

Thursday, September 25, 2025

Cara Cerdik Menulis Jurnal

Tempat: SMKN 1 Campaka 
Peserta: 45 orang guru 
Pemateri: Badriah

Cara cepat menulis jurnal diawali dengan harus bisa membuat judul.
Judul supaya menarik dapat menggunakan beragam cara misalnya dalam bentuk kalimat berita, kalimat yang punya topik subtopik, bahkan bisa juga menggunakan kalimat seru atau kalimat tanya.
Selanjutnya pada bagian abstrak harus ditulis setelah penelitiannya selesai, dan bagian abstrak harus memuat pengantar, tujuan penelitian, metode penelitian hasil penelitian dan diskusi serta implikasi dari penelitian.
Menulis jurnal, berbeda dengan menulis karya berbentuk skripsi, tesis, ataupun disertasi. Pembedanya adalah dalam kepadatan makna yang diusungnya titik sebagai contoh, sebuah disertasi terdiri dari 300 halaman, bisa isinya disampaikan dalam bentuk jurnal yang hanya terdiri dari delapan halaman, tanpa mengurangi esensi makna yang disajikan pada 300 halaman.
Oleh karenanya menulis pada jurnal memerlukan keterampilan tertentu diantaranya adalah penggunaan kalimat-kalimat yang efektif.


Membuat PPT untuk Seminar Internasional 
Pada sesi 2, mengenai pembelajaran mendalam, Disampaikan oleh Bapak Ali, saya menyusun KTP untuk seminar internasional mengenai pelatihan induksi kolonial. Ada satu hal yang menarik yang perlu saya Tuliskan, yaitu perasaan enggan yang luar biasa yang memenuhi pikiran saya. Sehingga untuk menuliskan 10 slide saja begitu sulit untuk dipenuhi titik padahal karya tulisnya sudah lengkap dan hanya tinggal memindah-mindahkannya saja.
Pada akhirnya di tengah keengganan Akhirnya selesai juga PPT yang akan dibuat titik ketika saya melihat ke pengumuman ternyata para presenter harus mengumpulkan PPT tidak melebihi tanggal 25, atau paling lambat tanggal 25 Saya juga tidak tahu tapi mudah-mudahan tidak terlalu terlambat karena presentasinya besok.

Wednesday, September 24, 2025

SMPN 3 Cimahi

Recomemded by Cece Sutia.
KS Sri Gumanti.

Permintaan:
Sateuacana parantos aya kegiatan diseminasi PM janten rencana IHT dinten Rebo teh aya
Presentasi RPP PM perkombel (4 kombel) hoyong dikritisi 
Penguatan Kokurikuler
Penguatan guru wali 
Kitu panginten.

Sekolah  berada di KPAD. Dari gerbang tol Padalarang ke kiri. Bisa naik angkot warna oren. Bayar 15K. 
Sekolah mengalami banjir kalau ada hujan. Dan itu tidak menjad8 kasus klasik karena lubang pembuangan air tertutup rumah warga, begitu menurut lbu KS, Sri Gumanti.  Air bisa sampai se-dada kalau hujannya besar. Hujan kemarin saja, sebentar, air sudah se-mata kaki, imbuh Ibu KS.

MC Pa Ari
Kegiatan pertama presentasi rencana pembelajaran Matematika,  BK, dan olahraga.
Selanjutnya Kokurikuler. 
Terakhir Guru wali.
Wilayah kerja 
Akademik (diambil dari hasil pembelajaran guru mapel)
Kompetensi (diambil dari hasil Kokurikuler)
Keterampila(Diambil dari ekstrakurikuler dan aspek Keterampilan dalam mapel)
Karakter
Buat grafik bulanannya.
Tugas guru wali melakukan pendataan (dari TU, guru,  BK) data analisis. Buat tindak lanjutnya. Buat jadi rencana program, pelaksanaan program,  hasil program, evaluasi dan refleksi. 
Rencana buat grup WA ortu dan siswa

Berita duka
Nining Yustiana: Keracunan MBG di SMK Cihampelas KBB
Cipongkor juga
Kemaren Cililin

Tuesday, September 23, 2025

InspiraTEACH

Peserta: BPK Penabur se-Indonesia dari 15 kota.
Materi yang disampaikan terkait dengan kurikuler titik yaitu Bagaimana kurikuler dilaksanakan melalui tiga bentuk yaitu kolaborasi lintas disiplin ilmu, gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, dan cara lainnya.
Paparan disajikan pertama-tama dengan mengajak para peserta untuk melihat perubahan permendi k yang nomor 12 tahun 2024 menjadi permen nomor 13 tahun 2025 yang mengubah bahwa penguatan profil pelajar Pancasila diubah menjadi kegiatan kokurikuler dan muncul istilah 8 dimensi profil lulusan sebagai kompetensi yang menjadi tujuan akhir atau gambaran akhir lulusan dari jenjang sekolah.
Setelah itu disampaikan bahwa Perubahan tersebut mengubah pula terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, dan assessment untuk kegiatan pengembangan karakter.
Yang pertama pengembangan karakter melalui kokurikuler kolaborasi lintas disiplin ilmu yaitu dengan cara mengaitkannya dengan mata pelajaran minimal 2 mata pelajaran, kemudian ditentukan dimensi profil lulusannya apa setelah itu dipastikan tujuan pembelajaran yang akan dicapainya. Selanjutnya ditetapkan langkah-langkah kegiatan yang aktivitasnya bisa berupa kegiatan praktikal, riset, advokasi, diseminasi, atau yang lainnya supaya murid mengalami berkompetensi secara karakter.
Yang kedua melalui gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang memiliki ciri yaitu harus ada yang pertama-tama itu adalah kesepakatan antara guru dengan siswa mau memilih kebiasaan mana yang akan dikembangkan titik Setelah itu harus ada bukti keterlaksanaan pembiasaan dalam bentuk catatan ataupun dalam bentuk jurnal. Sama setelah itu kalau mau dilaksanakan sebagai kokurikuler gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat harus memiliki kurun waktu yang disepakati untuk Bagaimana pembenihan karakter itu diberikan.
Yang ketiga Cara lainnya yaitu yang mengangkat nilai-nilai yang sudah ada pada satuan pendidikan atau pada muatan lokal. Kegiatan-kegiatannya bisa dilakukan dengan berbagai cara dengan cara menentukan nilai-nilai apa yang mau dikembangkan.
Hal yang dapat saya sampaikan adalah saya merasa bahwa kegiatan penyajian materi ini sebetulnya yang diuntungkan adalah diri saya sendiri.
Saya lebih memahami Bagaimana cara penerapan kokurikuler tersebut dengan saya menjelaskan kepada teman-teman guru titik dengan begitu saya juga bisa mengecek apa yang saya pahami itu selaras Atau tidak dengan panduan yang memang ditetapkan oleh pemerintah.
Saya juga bisa memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan pelaksanaan kokurikuler yang sudah dilaksanakan di sekolah, contohnya Ibu meriyanti menyampaikan bahwa sudah melakukan kegiatan selama 5 hari dengan kolaborasi lintas mata pelajaran, yang dilakukan lintas mata pelajarannya itu seluruh mata pelajaran yang ada di kelas 10 SMA Semuanya ikut di kegiatan kurikuler tersebut. Nah dari kegiatan ini saya bisa memberikan umpan balik bahwa yang sudah dilaksanakan kalau 5 hari itu setara dengan 50 jam pelajaran. berarti masih kurang sekitar 246 jam pelajaran lagi karena untuk SMA kelas 10 itu dibutuhkannya 396 jam pelajaran dalam setahun.
Saya merasa sangat senang karena bisa memberikan umpan balik yang sebetulnya saya sendiri pun tidak tahu bisa dan mampu untuk melakukan hal itu, karena saya sebelumnya tidak menemukan kasus atau hal-hal yang perlu dianalisis sedetail itu sehingga keberadaan saya sebagai pembicara itu memberikan manfaat untuk perbaikan penerapan kurikuler yang dilakukan oleh sekolah.
Kentang
Perkembangan kentang yang ditanam di luar screen house ternyata menggembirakan titik penanaman dicampur dengan kacang merah. Dan pertumbuhannya sangat luar biasa. Karena berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa ketika kentang dicampur ditanam bersamaan dengan kacang merah ada bagi ada sejenis hama yang bisa saling tereduksi oleh karena keberadaan Kedua jenis tanaman ini ditanam secara bersamaan.
 gambar yang dilingkari itu adalah tanaman kentang yang g0 nya itu besar-besar sekali, tetapi yang tidak dilingkari itu berasal dari g0 yang residu dan kecil-kecil, keduanya dijajarkan untuk mengetahui bagaimana dampaknya terhadap produksi stolon berikutnya ketika bersumber dari dua jenis g0 yang ukurannya berbeda.
 Kamojang sangat dingin, dengan tanpa diundang tumbuh bunga edelweis di sekitar tanaman kentang.

Monday, September 22, 2025

Sosialisasi Anugerah Pancawaluya

Bertempat di Kantor Cabang Dinas Pendidikan wilayah 6, dilakukan sosialisasi Anugerah Panca waruya untuk para pengawas SMA SMK dan SLB yang bertugas di Kabupaten Cianjur dan kabupaten Bandung Barat. 
Acara dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 10.05.
Acara dibuka oleh bapak kepala kasubag yang menyampaikan bahwa akan ada kegiatan sosialisasi Anugerah Panca Waluya dan TKA yang akan disampaikan oleh Badriah.
Segera setelah dibuka selanjutnya acara diisi oleh ibu kepala cabang dinas mengenai Pembinaan untuk para pengawas terkait dengan sptjm perilaku-perilaku murid yang menyimpang permasalahan-permasalahan yang sekarang mencuat dari sekolah-sekolah sehingga mengakibatkan kerepotan bagi pihak dinas untuk melakukan sebuah laporan yang bersih dari perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan dimensi profil lulusan. Masih terdapat siswa yang melakukan tawuran masih terdapat sekolah yang melakukan manipulasi data masih terdapat sekolah yang tidak bisa menerima kritik dari pimpinan Padahal sudah jelas sekolah tersebut melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan perilaku yang diharapkan oleh karenanya diharapkan para pengawas melakukan pendampingan yang lebih intensif sehingga hal-hal yang tidak diharapkan tidak muncul.  Pengangkatan kepala sekolah dari PLT yang tentu saja berbeda karena nanti perlu pendamping pendampingan khusus terkait penggunaan anggaran
Ibu Kepala berbicara kurang lebih 1 jam sampai pukul 09.00 selanjutnya Pak Kasubag mempersilahkan ketua mkps untuk memberikan sambutan dan ketua mkps dari SMK yang maju beliau menyampaikan hal terkait penguatan tentang perilaku untuk para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang perlu perhatian serta hal-hal terkait sptjm yaitu jika selisihnya hanya 10 maka dianggap data tersebut normal. Yang ternyata kemudian setelah dilaksanakan apa yang disampaikan oleh ketua mkpps SMK tersebut sama sekali tidak sinkron dengan apa yang ditetapkan oleh para penerima data sptjm dari kcd. Mereka tetap menerima data yang sama dengan cut off 31 Agustus bukan yang cut off sesuai dengan September.
Ketidak sinkronan data ini mengakibatkan beberapa sekolah harus mengubah kembali data sptjm-nya sesuai dengan data yang sudah dikumpulkan sebelumnya.
Termasuk termasuk SMA c yang terdapat selisih dua orang yaitu ada siswa yang masuk di bulan September sebanyak 2 orang.

Selanjutnya waktu sudah hampir pukul.09.00 lebih Saya punya waktu hanya beberapa menit saja untuk menyampaikan paparan sosialisasi Anugerah Panca waluya; materi saya sampaikan dalam waktu yang sesuai dengan yang disediakan yaitu sampai dengan pukul 09.50
Pak ecep Jaja memberikan kesempatan kepada audiens untuk bertanya
Tanggapan yang pertama dari bapak Agus Hamdan yang menyampaikan bahwa untuk pendaftaran kemungkinan sekolah akan tidak mau mengikutinya yang menjadi ganjalan adalah dokumen yang harus diunggah itu terlalu berat. Contohnya harus mengunggah rkjm, rkt, dan arkas. Untuk merespon hal tersebut saya sampaikan bahwa Unggah saja dokumen yang ada. Tidak harus memaksakan diri mengada-ada membuat data yang mengait-ngaitkan rkjm dengan program Panca Waluya, toh Dalam program rencana jangka sudah pasti ada penganggaran untuk peningkatan karakter baik guru ataupun siswa. Memang namanya tidak disebutkan Panca Waluya tetapi tentu tujuannya untuk pengembangan sumber daya manusia.
Terus yang dipandang Berat adalah bagaimana membuktikan portofolio itulah. Dan program Panca waliya. Respon yang saya berikan adalah Bukankah SK Satgas rancabaluya dan program Panca Waluya sudah dikumpulkan di kcd, tinggal mengumpulkan saja dimasukkan ke dalam link, tidak harus membuat yang baru. Kemudian ibu tinja membayangkan betapa sekolah akan menolak terhadap kegiatan ini dengan anggapan sekolah kecil, sedang mengurus kegiatan-kegiatan lain Senada Disampaikan oleh Bapak Identity Saya tidak menyangka bisa serumit itu titik dalam pikiran saya tidak pernah muncul pikiran yang rumit seperti yang disampaikan oleh para pengawas yang lain. Dalam pikiran saya hanya tinggal mengunggah atau kalau belum tinggal mau video kan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekolah kemudian tinggal dikirimkan
Saya pun belum menemukan kesulitan, karena memang belum mensosialisasikannya kepada sekolah titik jadi tidak tahu serumit apa atau sesulit apa.
 hari ini hari Santri jadi saya menggunakan baju santri. baju santri definisi saya ya seperti itu.  mungkin bagi yang lain baju santri ya baju pengajian atau apa Saya juga tidak paham.
Saya berfoto bersama Pak Eko dan Bapak rustan titik keduanya adalah pengawas SMK.


Sunday, September 21, 2025

Minggu yang sibuk

 9/21/2025


6.00

Teleponan dengan P menyoal tubuhnya yang demam karena diserang tawon. Serangan ke kepala ada 5, ke kening ada 2. ke lengan dan ketek. Perjuangan yang berat untuk mendapatkan madu asli. Hari ini P berencana menggiling kopi untuk dikirim ke I di Moscow

8.00 

Membuat nasi dan goreng ayam ala TIktok. Masalah yang muncul adalah, magiccomnya tidak berfungsi. Pas mau makan,  E kaget, dan bilang, "M, nasinya kok gini, masih ada airnya." M mengira magic com-nya lupa diklik, tapi ternyata klik-nya sudah tidak berfungsi. Rencana makan enak, tertunda 15 menit. Magic comnya agar berfungsi diganjal dengan kabel.


11.06

E makan nasi ala tiktok yang dipaksa masak karena tombol magic com sudah tidak berfungsi. M mengamati E makan. He looks fatter than before. He refuses to take medicine, he said that he was afraid that he would be sleepy.

E langsung gogoleran

11.10

Mengisi aplikasi TRK, sejak Senin 15/9/2025 sampai Jumat 19/9/2025 kosong. Sudah mulai merasa malas untuk mengisi TRK yang rasanya merepotkan karena harus lapor dengan hitungan menit tertentu. Karena malas, jadi milih satu kegiatan yang disampaikan berkali-kali sehingga memenuhi kebutuhan minimum kerja per hari. 

11.33

Mengecek SIMTENDIK

Teu bisa masuk. Menta bantuan ke Pa Dede, Senin paling dicoba lagi sambil kegiatan di KCD; SOsialisasi Panca waluya.


12.00

Menyelesaikan membuat PPT untuk BPK Penabur. 

Laptop jadi lemot. Garis pada layar, ada dua.  Pertanda layar makin rusak; tapi tidak ada niat untuk memperbaiki.  Data disimpan di Canva dan di Google drive. Sementara,  jika laptop mati, bisa ngakses dari laptop lain.

17.20

Siap-siap masak untuk buka puasa.

Puasa yang berat rasanya. Pukul 17.00 merasa lapar. Bisanya tidak begitu.

Tenggorokan masih terasa sakit.

Harus beli obat radang tenggorokan 


20.30 

Merapikan laptop  ppt besok dilanjutkan.

Malam ini, M memindahkan kodok ke luar. Berisik sekali mereka.


21.10

M baru sadar kegelian pada uang makin parah.

Dulu hanya geli pada uang koin

Sekarang uang kertas 

M merasa uang-uang itu kotor. Bekas dipegang puluhan tangan, berpindah dari satu orang ke orang lainnya

M membersihkan kotornya dengan cara uangnya disetrika. Semoga dengan cara itu,  bakteri, germ, virus, mati kepanasan. So, l had just ironed some small money, 2K, 5K, 10K, 20K.


Friday, September 19, 2025

MIN 1 Cianjur

Merambah ke Madrasah Ibtidaiyah, bukan dunia yang saya kenal, di dalam pikiran banyak bertanya-tanya, seperti apa Madrasah Ibtidaiyah. Pengetahuan saya mengenai Madrasah Ibtidaiyah sangatlah sedikit bahkan cenderung lebih tepat jika digolongkan tidak tahu. Nama Madrasah Ibtidaiyah itu sendiri bisa ada di dalam kepala saya karena dulu waktu ketika masih saya kecil ada sekolah Madrasah Ibtidaiyah yang letaknya di daerah arah ke Sukasari dan yang Saya dengar mereka mempelajari agama lebih banyak ketimbang pelajaran umum. Dan untuk di daerah tersebut sekolah tersebut sangat sesuai karena berdekatan dengan pesantren sehingga selaras dengan kebutuhan pembelajaran di pesantren, mungkin.
Untuk mata pelajaran yang dipelajari selain dari mata pelajaran umum dan dominan mata pelajaran keagamaan, hal ini benar, tadi ada guru yang menyampaikan bahwa memang terdapat pelajaran-pelajaran yang khusus mempelajari keagamaan seperti akhlak hadis dan yang lainnya.
Kehadiran saya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Cianjur karena memenuhi undangan dari Ibu Kepala Sekolahnya untuk menyampaikan sosialisasi Anugerah Panca waruya. Saya sendiri heran kenapa saya bisa diketahui, ternyata katanya mereka mendapatkan surat dari Kanwil Kemenag dan menemukan bahwa pic untuk sosialisasi Anugerah Panca waruya di Kabupaten Cianjur atas nama saya. 
Bagi saya, sangat senang bisa datang ke Madrasah Ibtidaiyah, sebuah sekolah yang ingin saya ketahui dan ingin saya kenali. Madrasah itu sendiri merupakan sekolah yang besar berada di tanah wakaf yang juga satu lahan dengan lapang olahraga dan juga SMP. Kata Kepala Sekolah tanah wakaf itu sudah hampir tidak ada keluarga yang mewakafkannya hanya tinggal pengurusnya saja.
Sekolah tersebut memiliki 49 orang guru dengan jumlah murid 800 orang, terkejutkan tanda tanya Karena untuk tingkat SD jumlah muridnya sebanyak 800 orang. Dengan gurunya ada 49 orang, kalau satu guru setara dengan satu kelas berarti kelas tersebut ada 49 kelas. Hampir sama dengan jumlah kelas-kelas yang ada di SMP, atau bahkan lebih banyak karena untuk SMP saja jika perjanjiannya hanya 10 kelas maka keseluruhannya hanya ada 30 kelas.
Sekolah ini masuk 6 hari kerja, tetapi dengan acuan pengaturan kerjanya ke Kemenag dan menggunakan aplikasi pusaka. Nama aplikasi untuk ke merekam kehadiran tersebut tentu tidak saya kenal, karena untuk di pendidikan dasar dan menengah tidak menggunakan aplikasi pusaka.

Untuk kegiatan sosialisasi,
 kegiatan berjalan relatif lancar. Saya mulai dengan mengajak para guru untuk membuat menara setinggi-tingginya dari kertas. Tujuannya untuk memberitahukan kepada para guru bahwa kegiatan Anugerah Panca Waru yaitu harus dilaksanakan oleh semua guru sehingga tujuan tersebut tercapai.
Kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai Apa itu anugerah Panca Waluya, dan bagaimana cara mendaftarkannya.
Kegiatan berakhir pada pukul 10.37, lebih lambat 37 menit, karena rencana Saya hanya sampai pukul 10.00 saja, tapi karena ada tanya jawab jadi bertambah.

Sungguh ini hari yang menyenangkan.

Di tengah kegiatan, teu tiba ada seorang guru mendekati terus dia berkata Ibu Ingat nggak kepada saya, Saya langsung teringat dengan wajah tersebut. Ibu saya itu pernah belajar sama ibu waktu saya kuliah di UT tetapi saya keluar karena saya melanjutkan jadi guru. Saya kemudian baru teringat ke pada saat saya menjadi dosen di UT di kelas yang ada di Pasir Hayam sekelas dengan Emi kata saya ya, jawabnya iya.

Virtual Meeting AGPW
Selanjutnya pada pukul 02.00 saya mengikuti pertemuan virtual dengan kasubag, Pak Jaja Ibu agusriati terkait dengan sosialisasi Anugerah Panca waruya di tingkat cabang dinas pada kegiatan ini saya menyampaikan mengenai adanya paparan yang terbaru dan juga dukungan-dukungan lain berupa dokumen sosialisasi serta lembaran rekomendasi dan surat pernyataan untuk kelengkapan pendaftaran.
Xl
Hari ini XL berangkat ke gereja GDPl dan pulang sekitar pukul 08.00
Ketika ditanya Apakah mau makan obat, jawabnya mau dicoba ditukar makan obatnya pagi hari, supaya tidur malam harinya tidak terganggu. Saya sendiri pun tidak paham maksudnya karena sebelumnya makan obatnya selalu pukul 08.00 malam.
XL sudah sekitar 3 hari terus-terusan bermain game pesawat, dia merancang gambar pesawatnya terlebih dahulu, mungkin, dan digunakan bagi dia untuk bertempur

Thursday, September 18, 2025

Rapat Koordinasi dan Pembinaan

Lokasi: SMA Mardi Yuana 
Peserta:  seluruh pengawas dan KS SMA, SMK, SLB swasta seCianjur

Wednesday, September 17, 2025

SMK PK Ashabulyamin

Undangan ke SMK Ashabul Yamin direferensikan dari bapak Suryana, pengawas Bina SMK itu sendiri.
saya diundang untuk memberikan materi kurikuler.
Untuk paparan mengenai kokurikuler, saya sampaikan bahwa kokurikuler untuk SMK harus dimulai dengan melihat dulu Bagaimana aturan dasar untuk pelaksanaannya. Kokurikuler mengacu pada Permendiknas Nomor 13 tahun 2023 dilaksanakan dalam tiga bentuk yaitu lintas disiplin ilmu gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, dan atau Cara lainnya. Materi ada pada link Canva berikut ini
https://www.canva.com/design/DAGzIwHDpEw/tvuSm_L52KzMeMLqi-xHpg/edit?utm_content=DAGzIwHDpEw&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton

Saya menjelaskan satu persatu Bagaimana cara pelaksanaan kokurikuler mulai dari lintas disiplin ilmu dengan langkah yang pertama adalah para guru yang sudah diatur memiliki jam kurikuler harus melakukan diskusi titik dari diskusi ini mereka saling melihat TP atau tujuan pembelajaran mana Yang nanti bisa menghubungkan untuk melakukan sebuah kegiatan Project Based Learning atau mau inquiry Based Learning. Setelah itu mereka menentukan tema, kemudian karakter mana yang akan dikembangkan, setelah itu barulah membuat langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang berbasis projec pada kegiatan ini jangan lupa favorikuler minimal dilakukan oleh dua mata pelajaran. Dan untuk penilaian hanya difokuskan pada karakter yang sedang menjadi sasaran. Kemudian untuk Dilaporkan pada buku raport nanti Untuk penulisan penilaian ini cukup dengan dua kalimat saja. Misalnya Siswa A sudah sangat baik dalam berkomunikasi, dan masih perlu ditingkatkan dalam kolaborasi bla bla bla bla pada tema .....
Kemudian untuk gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat diminta agar mereka memahami dulu pelaksanaan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat, kemudian membuat buku catatan pelaksanaan gerakan 7 ini 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Dan yang terakhir ditutup dengan bagaimana cara melakukan Cara lainnya yang dikaitkan dengan program mulia. Pada bagian akhir saya melakukan sosialisasi kegiatan Anugerah Panca waliya yang dibuatkan juga absennya

Kemudian menyelip juga kegiatan sarasehan. yaitu di dalamnya berisi tanya jawab mengenai Apa hal yang belum mereka kuasai

Di sekolah ini kembali saya bertemu dengan Ibu Desi, putranya Bapak Ridwan, pendiri Yayasan merah putih. kedua Ibu Titin, operator dan juga bagian dari pemegang keuangan sekolah. Ketiga para guru yang saya ingat bernama Agung, Mahbub, Dadang, Deni, tetapi untuk ibu-ibu  saya tidak ingat namanya.


KS menanyakan apakah sptjm ada pada saya, dan kwsp Apakah juga ada pada saya titik Saya yakin bahwa sptjm sudah diberikan ke kcd, namun untuk KSP karena masih ada bagian yang harus diperbaiki Saya minta di penulang, dan besok bisa ditandatangani saat bertemu di sekolah Mardi Yuana.


Minta ini itu
Salah satu dari anggota grup Jambore 2024 atas nama dever dia mengirim Japri meminta di berikan contoh aplikasi penilaian kinerja kepala sekolah. Saya sampaikan nanti dikirim kalau saya sudah sampai di rumah.
Dan kemudian saya harus mengirimkan itu.
Selanjutnya juga ada pengawas lain yang dari luar Jawa ibuen Dia meminta mengenai teknik pembagian Minggu efektif, kegiatan kokurikuler dan yang lainnya. Dia berkata bahwa materi-materi tersebut sebetulnya sudah dikirimkan oleh saya, tapi katanya hilang karena hp-nya di reset. Bagi saya Ini janggal, karena hp-nya yang di reset, saya harus mencari-cari materi yang beberapa bulan lalu sudah dikirim kepadanya dan kalau mencari-cari juga saya sudah lupa nama filenya apa disimpannya di mana. Sungguh permintaan ini kadang-kadang merepotkan dan menyita waktu saya yang sebetulnya sudah harus lepas dari layar laptop, tapi karena ada ini itu dan permintaannya secara Japri, saya merasa tidak enak kalau tidak mengirim, ini menjadi masalah tersendiri.


Tuesday, September 16, 2025

SMA Global Solusi Indonesia

Acara dibuka oleh MC
Sambutan dari KS tuan rumah 

Sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI 
- Kebijakan bisa saja mereduksi input

Speech to text
- SMA,  SMK SLB satu contoh jalan sendiri tidak perlu kawan tidak perlu legal Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat diantaranya permasalahan-permasalahan itu bisa menyambut aplikasi bisa mengambil administrasi misalnya Oleh karena itu barangkali Kami pikir kepada kawan-kawan apalagi yang baru ya baru yang daratan atau baru mengelola satuan pendidikan kan baru ada yang baru ada yang baru 1 tahun ada pula yang sudah 10 tahun ada yang sudah 15 tahun tapi bangunannya masih kontrak di tempat lain. 
- ini harus menjadi bahan evaluasi kita semua Bapak Ibu barang kami karena Bagaimana Bapak Ibu ini adalah kelompok masyarakat ini Saya menulis kepada yang sendiri Bapak Ibu ya Bapak Ibu ini adalah kelompok masyarakat yang diberi kewenangan legalitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan boleh menyelenggarakan pendidikan swasta di bawah Yayasan boleh SMP atau SMA SMK 
- kelompok PGRI karena Yayasan PGRI berarti itu yayasan profesi kelompok-kelompok B sekolah B di bawah yayasan etnis
- kelompok berikutnya kelompok dari organisasi keagamaan Muhammadiyah Ada Nu kemudian latar belakangnya organisasi lain atau profesi lainnya atau bisa jadi latar belakang ini
Tetapi ketika yayasan yang megang mendirikan sekolah kemudian setelah itu pemerintah melalui berita provinsi Jawa Barat hari ini kemudian berapa tahun lalu ya 8 tahun lalu 7 tahun lalu itu masih ijinnya pendidikan Kabupaten Bandung Barat atau bisa jadi izinnya ini masih ada yang dari dinas pendidikan Kabupaten Bandung betul
Perkembangan semacam apa bernostalgia PGRI dulu SMA PGRI ini di Kabupaten Bandung Barat Kabupaten Bandung
Dulu ribuan itu evaluasi itu ya ketika kita berkonsentrasi ini disesuaikan dengan tuntutan perubahan bisa kita hanya bernostalgia terus mengungkit masalah zaman dulu sekolah saya Siswa
Kalau hari ini Tentu saja Kita juga harus rasional

Friday, September 12, 2025

Penguatan TKA dan Telaah KSP

 Sejak pagi sudah bergumul dengan harus mengerjakan apa dulu. Rasanya terlalu banyak yang harus diselesaikan, dan pekerjaan tersebut terlihat banyak tetapi tidak terlihat. Seperti ibu-ibu yang bekerja di rumah, pekerjaannya banyak, waktu dari pagi sampai petang tidak cukup, tapi hasil pekerjaannya tidak terlihat bahkan mungkin bagi yang tidak tahu bisa menyangka 'tidak ngapa-ngapain'. 
Itulah yang saya alami sebagai pengawas sekolah, banyak pisan pekerjaan tapi tidak terlihat kerjanya, seperti memeriksa sekolah mana saja yang belum selesai daftar TKA, menghubungi sekolah dan diskusi memastikan bahwa sekolah mau mendaftar TKA, menghubungi operator sekolah,  bahkan yang mendaftarkan langsung oleh kepala sekolah, ya kepala sekolahnya yang harus riweuh menjawab pertanyaan saya. Kenapa saya dianggap riweuh tapi tidak terlihat kerja? Karena semuanya saya kerjakan dari rumah. Tidak ke mana-mana, tapi buk bek, telepon sana, telepon sini, Gmeet sana Gmeet dengan si ini. Sampai sehari teh beberapa kali sesi. 

These are things what I do today. 

GMeet TKA



Pak PUrba




Telaah KSP



Diskusi dengan sekolah pra akreditasi, KSP

Pakai reviu



Kentang

Eta nya lamun di SHu aya daftar harian penyiraman, pengobatan, pemupukan dan pengukuran, edun nya, BPSB oge eleh sigana...



Thursday, September 11, 2025

Akreditasi Perpustakaan

 

Waktu: 08.00-12.00, Kamis, 11 September 2025

Tempat: Kantor KCD 6, Jalan Haurwangi Cianjur

Peserta: 6 orang pengawas dan sekolah-sekolah yang belum akreditasi (SMA Kadupandak, Pasundan 1, Al Mamoen, Mande, Pacet, Cilaku, Warkon, Kanaan, Al mashum, SMK Pasirkuda, Pacet, Haurwangi, Cipanas, Leles, Cipatat, Cugenang, Bojongpicung, Cidaun, PP Cianjur, Cilaku, 2 Leles,)

Materi kegiatan:

1.      Sambutan Pa Iim

Perpustakaan sebagai sarana pendukung peningkatan literasi, mulai dari perpustakaan fisik sampai perpustakaan digital sehingga akses lebih luas. Namun, keberadaan perpustakaan baik fisik ataupun digital belum mengubah kebiasaan berjam-jam menikmati Tiktiok menjadi membaca. Minat baca guru dan siswa masih perlu ditingkatkan. Kebiasaan membaca itu menular, jika gurunya kurang minat membaca, muridnya pun akan meniru hal yang sama. Pengawas sekolah diharapkan menjadi penggerak literasi di sekolah dampingannya. Harapan ke depan ada penambahan referensi berupa buku ataupun ebook. 

2.      Sambutan dari Pustakawan, Bapak Dr Hadadi

Yang memiliki kewenangan melakukan akreditasi adalah perpusnas, kami hanya melakukan asistensi.

Kami meminta para pengawas untuk memberikan pembinaan dan bimbingan dan cek perpustakaannya. Cek ada atau tidak perpuistakaanya jangan sampai dijadikan gudang yang berisi buku-buku paket pembelajaran. 

Berdasarkan sejarah perpustakaan pertama ada di Bagdad. Para khalifah mengumpulkan semua buku dari seluruh dunia, cinderamata berupa buku. Sekarang buku tidak djadikan sesuatu yang istimewa, ini menjadi distorsi perpustkaan, dianggap cukup dengan membaca tik tok, facebook, dan WA. Baca artikel, cape. HP tidak dijadikan alat untuk mengakses ke bacaan, ebook tidak diakses. Seluruh pelaku pendidikan harus melakukan pembenahan, mulai dari perpustakaan. Kami ingin menghidupkan  kembali perpustakaan sekolah, perpustakaan harus menjadi sumber inspirasi.

SMAN 2 Banten menjuarai tingkat provinsi perpustakannya. Upaya yang dilakukannya berupa inovasi dan memasukkan kreativitas, sehingga bisa menjadi pusat pembelajaran selain kelas. perpustakaan menjadi ruang belajar, siswa senang belajar di sana, guru juga antri masuk ke perpustakaan,  perpus lebih dari sekadar menyimpan buku, tetapi tempat diskusi. Siswa datang ke sekolah dengan mengagendakan berkunjung ke perpustakaan untuk bertemu inspirator dan guru dari buku. Gunakan sebgaian anggaran sekolah untuk perpustakaan, paling tidak 5% dari seluruh anggaran. Lihat di RKAS adakah anggaran untuk perpustakaan.

(The rest of the talk is about politics which not in my interest)

3.      Paparan Materi, oleh Ibu Ika, Tim Akreditasi

Semoga sekolah-sekolah ini bisa terakreditasi di tahun 2026, 30 September 2025 sudah tutup. Ada instrumen baru yang ditandatangani bulan Juli 2025, dan ini menjadi pengenalan instrumen dengan komponen ada 6.

Standarisasi akrediatsi perpustakaan berdasarkan pasal 9 UU nomor 43 tahun 2007 tantang  perpistakaan.

Keuntungan akreditasi adalah:

-        Akreditasi perpustakaan ke depannya menjadi syarat akreditasi sekolah

-        Akreditasi perpustakaan menjadi tolak ukur kinerja lembaga

-        Persyaratan lomba pustakawan dan lomba pustakawan

-        Persyaratan diklat P, khususnya diklat KPS dan Diklat manajemen

-        Prioritas pemberian bantuan perpusnas

-        Kepala Perpustakaan wajib mengikuti diklat manajemen Perpustakaan

Akreditasi Perpustakaan merupakan proses pengakuan formal oleh Perpusnas yang menyatakan lembaga P telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pengelolaan P. Jika terakreditasi memiliki sertifikat A, B, C. Masa berlaku sertifikat akreditasi A-91-100-5 tahun, B76-90- 4 tahun C6—75- 3 tahun, BT belum akred. Permintaan reakreditasi lebih dari masa berlaku sertifikat. Akreditasi P sekolah tidak berbayar, siapkan saja eviden dari setiap eviden.

Perpustakaan ditempatkan di tengah sehingga mudah diakses dari manapun. Atau bisa juga jadi ruang pertama yang dilihat adalah ruang perpustakaan. Pembelajaran sesekali pindah ke perpustakaan dijadwal dari senin sampai Jumat. Hindari menyimpan perpustakaan di tempat yang menjolok jauh, lembab, di lantai atas, sehingga tidak strategis.

Langkah menuju akreditasi: pembinaan oleh dinas perpustakan provinsi, persiapan secara lengkap bukti fisik sesuai instrumen 6 komponen-42 indikator, penilaian borang oleh LAP-N, nominati untuk visitasi dan pengaturan jadwal visitasi, visitasi offline/online paling lambat 2 bulan setelah pendaftaran, rapat pleno penilaian hasil visitasi, pemberian sertifikat akre paling lambat satu bulan setelah visitasi.

Buku paket di kelas, di perpus hanya buku pengayaan. Akred hanya 1 hari sekitar 5 jam.

Sejak tahun 2011 jumlah yang terakreditasi di jawa barat baru 1.080 dari 5 ribu sekian.

Masalah: petugas p merangkap mulai dari sasapu sampai laporan, buku tidak bervariasi, rendah pemahaman arti dan manfaat penerapan SNP P, laju perkembangan teknologi dan produknya, minimnya SDM tenaga Perpustakaan, pengetatan anggaran yang belum 5%, minimnya koleksi,

Aspek yang diakreditasi: koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana Perpustakaan, pelayanan perpustakaan, tenaga Perpustakaan, Penyelenggaraan, pengelolaan Perpustakaan.

Otomasi perpustakaan nasional.

SMAN 1 Warungkondang: sarana dan prasarana, jumlah ruang kelas sedikit, peserta didik  bertambah, P digunakna jadi ruang kelas, lab juga jadi kelas. SDM kurang. Saran: sosialisasi juga kepada KS karena jadi motornya.

Menyiasati ruang P yang kurang: minimum 72 M persegi, teras baca aya bukuan, ruang BK aya bukuan, mesjid aya bukuan, (ruang bisa diklaim sebagai perpustakaan), lobi simpan buku. Perluasan ruang perpus.

Menyiasati kurang SDM, tempatkan guru, atau TU di perpus

Kep .159.no

1.      Isi identitas P (perpustakaan harus punya nama Perpustakaan Titian Ilmu SMA X)

2.      NPP, nomor pokok perpustakaan jika pernah akreditasi

3.      C 1.000 judul, A, 1.500 judul

4.      Persentase penyediaan koleksi fisik dan elektronik 25%

5.      Cakupan koleksi:kelas  00 umum, 100 200 300 pendidikan 400 bahasa 500 ilmu murni, 600 ilmu terapan, 700 seni, 800 sastra, 900 geografi

6.      Ada kegaitan wakaf buku, buku silang, pembelian

7.      Cacah ulang: dihitung ualng stok opnam.

8.      Penyiangan; diambil buku yang rusak.

9.      Survei kebutuhan setiap semester, triwulan, kuesioner (ggogle form)

10.   Buku yang rusak diperbaiki. Jangan pakai solatif karena menambah keasaman kelembaban

11.   Mneyimpan buku mepet ke tembok tidak bagus karena tembok bisa lembab atau panas.

12.   Kalau memiih A skor 5, B 4, C 3, d 2

Wednesday, September 10, 2025

Partisipasi Warga Sekolah dalam Program Sekolah

Tempat: SMAN 1 Cipeundeuy 
Waktu: 08.00-11.00

Judul pada tulisan di atas merupakan judul yang diminta oleh pihak sekolah sebagai topik pada IHT sebagai respon terhadap kondisi sekolah yang sebagian warga sekolahnya tidak aktif pada program-program sekolah atau berkomentar bahwa tugas guru mengajar, bukan ditambah ini dan itu.
Judul tersebut merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi saya karena selama ini belum pernah ada sekolah yang meminta in house training dengan topik yang betul-betul spesifik seperti di atas.
Semula yang saya pikirkan adalah memberikan materi pola pemikiran bertumbuh seperti yang sedang trend saat ini dikaitkan dengan pembelajaran mendalam titik Tetapi kalau memang itu yang diberikan, Saya khawatir istilah tersebut sudah kehilangan kesaktiannya, karena terlalu sering dipakai, sehingga menjadi sebuah slogan, untuk Diingat dan dipakai untuk membela diri, tetapi tidak dilaksanakan. Sama halnya dengan slogan Kebersihan sebagian daripada iman, sangat lancar diucapkan, tetapi sampah di depan mata dibiarkan.
Untuk membangun kesadaran guru dalam melaksanakan program-program yang memang luar biasa banyaknya, saya akan mengenalkan dulu tugas utama dan tugas pokok guru. Tugas utama guru adalah mengajar yang pada umumnya terdiri dari 24 jam pelajaran kali 45 menit. Sedangkan tugas pokok dilaksanakan sisanya dari tugas utama. Beban kerja guru per minggu sebanyak 37,5 jam. Jika digunakan untuk mengajar sebanyak 24 JP, setara dengan 18,5 jam titik sehingga guru masih memiliki waktu sebanyak 19 jam untuk melaksanakan tugas pokok atau tugas-tugas tambahan yang diberikan di luar mengajar.
Gagasan di atas memicu untuk mengingatkan kepada guru bahwa ada tanggung jawab pemenuhan waktu yang harus dipenuhi dengan beragam tugas yang sesuai dengan SK yang diterima oleh masing-masing guru. Setelah itu saya akan meminta para guru untuk mengenal tugas-tugasnya sendiri dengan membuat tabel t yang berisi apa perannya dan Apa uraian tugasnya.

Sebagai penghidup suasana di awal saya akan memberikan ice breaking yaitu membuat Menara dengan setiap orang memiliki modal berupa kertas HVS sebanyak 5 lembar titik ke 5 lembar HVS itulah yang harus dijadikan menara dengan cara diskusikan sehingga menara tersebut dapat dibuat setinggi-tingginya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kepada para guru bahwa walaupun banyak orang jika terlibat pada sebuah kegiatan atau sebuah tanggung jawab atau hanya menonton saja maka menara itu tidak akan pernah terbentuk.

Kegiatan lainnya adalah mengajak para guru untuk melihat bahwa cara pikir kita itu berpengaruh terhadap cara kita menerima dan melaksanakan tugas.

Pada bagian akhir saya mengajak para guru untuk membuat rencana perubahan kinerja dengan menuliskan Apa tujuan yang ingin mereka ubah kemudian Bagaimana cara mereka mengubahnya Apakah perlu bantuan untuk melakukan perubahan tersebut. Kemudian setelah itu saya meminta para guru untuk menentukan perubahan itu selama triwulan terlebih dahulu, sambil meminta bantuan kepala sekolah untuk memberikan poin apresiasi dan sanksi sehingga nanti bisa mengukur perubahannya itu tercapai dengan baik, atau malah perlu bantuan.

Kegiatan hari ini berjalan dengan sangat lancar, Saya merasa senang karena bisa memberikan bimbingan kepada para guru untuk menyadari tugas-tugasnya, dan merancang perubahan kinerja yang harus mereka lakukan dengan kesadaran mereka sendiri. Sebagai bahan tindak lanjut ke depan: Saya harus mempertahankan memberikan materi pelatihan yang banyak melibatkan guru, seperti permainan, menulis, berbicara, kerja kelompok, dan presentasi. 

Tuesday, September 9, 2025

Melanjutkan Persiapan Akreditasi SMA IT Baitul Ilmi

Sesuai kesepakatan dengan kepala sekolah dan para guru, hari ini saya akan membimbing pengisian Sispena untuk akreditasi. Alasan didampingi untuk pengunggahan ke sispena karena sekolah ini merupakan sekolah bukaan baru, yang belum pernah mendapatkan akreditasi sebelumnya.

Pada hari ini yang akan diunggah adalah dokumen-dokumen utama yaitu rkt, rkas, rkjm, KSP, kalender akademik dan video atau profil sekolah.

Saya mulai dengan membuka rkjm terlebih dahulu yang disandingkan dengan rkt dan RKAS.
Masih ada beberapa bagian yang belum sinkron, teknik penyusunan rkt-nya masih menggunakan 8 SNP. Itu tidak jadi masalah selama program-program yang ditujukan terkait dengan peningkatan kualitas pembelajaran sesuai dengan kondisi rapor pendidikan yang sudah diterima di tahun 2025.
Pengajuan dokumen menjadi sulit karena ada bagian-bagian yang harus ditandatangani oleh pihak yayasan atau pihak lain. Kemudian kepala sekolah tidak turut serta dalam anggaran, karena seluruh anggaran dikelola dan disediakan oleh Yayasan. Jadi garis besarnya kepala sekolah mengajukan segala kebutuhan dan anggaran nanti pihak yayasan yang akan memenuhi seluruh kebutuhan. Walaupun tahun ini sudah merupakan tahun ke-3 dan akan mengeluarkan angkatan yang pertama, tetapi baru semester ini sekolah ini menerima Bantuan Operasional Sekolah. Sehingga pada rkt dan RKS perlu disesuaikan ada kegiatan-kegiatan yang harus memenuhi kebutuhan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah. 

Saya menyarankan agar semua dokumen yang sudah selesai, langsung di print out, yang membutuhkan tanda tangan langsung ditandatangan, dan langsung diberikan pengkodean untuk memudahkan mengingat dokumen mana saja yang sudah selesai dan dokumen mana saja yang belum selesai. Saya juga meminta kepada kepala sekolah untuk membuat tabel kontrol. Misalnya mana yang dikerjakan oleh guru di bagian apa dan untuk indikator yang mana.

Refleksi:
Masih belum optimal di bagian guru titik para guru masih banyak yang bingung harus melakukan apa, sedangkan waktu terus berjalan titik ke depan saya harus mengatur kegiatan yang membuat para guru juga aktif, kepala sekolah juga tidak menjadi orang yang terus-terusan secara langsung menerima instruksi dari saya dan mengerjakan segala sesuatunya bersama saya.

Monday, September 8, 2025

Pak Zen, mantan KS SMAN 1 Cianjur, wafat

Masih belum percaya akan berita bahwa Pak Zen telah berpulang untuk selamanya.

DDalam beberapa hari terakhir ini aku memikirkan kain penutup mayat, seolah aku harus memastikan ada kain penutup untuk mayat.
Ternyata, Pak Zen, ayahnya Dewi, temen waktu ngajar di SMAN 2 Cianjur, meninggal tadi pagi.
Penguburan baru bubar barusan.
Innalillahi.

Semoga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Samar masih kudengar suara lbu Zen di sela tangisnya, "Kami susah senang bersama selama 50 tahun."


Pembinaan Bulan Séptémber 2025

Senin ini seharusnya saya datang ke kantor cabang dinas untuk mengikuti kegiatan pembinaan dari kepala cabang dinas dan juga menerima informasi-informasi lainnya. Namun saya tidak dapat hadir karena Ketika saya bangun terasa Kepala saya sangat berat, tenggorokan juga terasa sangat sakit, dan pusing luar biasa. Sehingga setelah memakai baju seragam untuk siap berangkat, saya kembali ke sofa dan terlentang untuk melihat perkembangan apa yang selanjutnya terkait dengan kondisi kesehatan tubuh saya. Tidak dipungkiri akhir-akhir ini saya sering sakit, mungkin karena pengaruh kegiatan yang berlebihan, atau mungkin kondisi kesehatan memang sedang menurun karena imun tubuh sedang tidak bekerja dengan baik.
Masalahnya adalah saya lupa tidak memberitahu Ibu Kepala Cabang dinas bahwa saya tidak dapat hadir, saya malah dia menikmati sakit kepala yang berat bukannya mengirim WhatsApp ke ibu kepala cabang dinas. Akhirnya pada pukul 08.00 saya ditelepon oleh ketua MKPS yang menanyakan Saya sedang ada di ada di mana, Saya jawab saya kurang sehat. Setelah itu saya berusaha tidur dan menenangkan diri.  Hari Senin ini saya ingat Saya punya janji dengan sekolah akan memberikan pembinaan terkait dengan persiapan Anugerah Panca Waluya, pengecekan penilaian kinerja kepala sekolah dan TKA.
Sekitar pukul 10.00 kurang dengan sangat memaksakan diri saya mengundang para guru, kepala sekolah, operator dan koordinator Satgas Pancawaluya untuk dapat hadir di ruang virtual. Saya menggunakan Google Map yang memakai akun belajar.id yang diberikan oleh kemendikdasmen.
Terdapat sekitar 40 peserta yang hadir dan itu sesuai dengan ekspektasi saya. Materi pembinaan yang diberikan pertama-tama dikaitkan dengan peningkatan kualitas hasil belajar melalui praktik kinerja kepala sekolah yang telah dirancang sejak bulan Juli lalu.  Saya mengingatkan kepada para kepala sekolah untuk segera melanjutkan melengkapi bukti-bukti keterlaksanaan program, dan Jika memungkinkan mungkin pada bulan September ini saya akan mengunjungi sekolah, mungkin kunjungannya secara daring ataupun secara luring, melihat kondisi kesehatan. 

Untuk materi yang kedua terkait dengan program Panca Waluya, Saya menyarankan agar program inovasi yang dilakukan oleh sekolah Segera dilaksanakan, dan segera mendaftar sesuai dengan rancangan yang sudah diatur oleh pihak penyelenggara titik untuk sekolah-sekolah swasta diharapkan mendaftar dengan menggunakan NIK username yang menggunakan NPSN.

Terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para peserta terkait dengan pelaksanaan program Panca Waluya. Kekhawatiran muncul karena membayangkan pendaftaran ke program Panca Wali yaitu merupakan sebuah lomba. Saya sampaikan bahwa pancawalaya itu merupakan anugerah artinya penghargaan kepada sekolah-sekolah yang melaksanakan program. Tetapi saja pemberian penghargaan kepada sekolah itu karena jumlahnya banyak mulai dari SD SMP sampai dengan SMA SMK dan SLB tentu tidak semuanya mendapatkan penghargaan dalam bentuk mungkin materi titik kalau sekedar berbentuk sertifikat semuanya akan mendapatkan.

Selanjutnya untuk materi TKA saya sampaikan bahwa semua sekolah harus segera mendaftar, karena berdasarkan laporan dari Pak purba terdapat beberapa sekolah yang belum mendaftar. Kepala SMA Darul Ulum menyampaikan bahwa belum mendaftar karena bingung terkait dengan sarana dan prasarana serta Bagaimana cara memasukkan sesi. Saya sampaikan lebih baik daftar saja dulu kemudian nanti untuk sesi dilihat setelah keluar DNT-nya.

Saya sampaikan agar para guru kelas 12 segera mengenalkan soal-soal berbentuk TKA. Tapi kalau dipandang perlu, saya sampaikan saya akan memberikan pendampingan secara daring mengenai bentuk-bentuk soal TK A yang memang sudah diedarkan oleh pihak pemerintah.

Kegiatan ditutup dengan meminta para peserta untuk mengisi absen menggunakan aplikasi zoho form.

Refleksi:
Dari beberapa kali Kegiatan saya belum pernah dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Cipatat. untuk kegiatan secara daring selalu saja ada alasan yang mengakibatkan tidak dapat hadir. Yang harus saya lakukan adalah memastikan bahwa semua informasi yang saya sampaikan itu sampai pula kepada kepala sekolah. 

Dari grup WA saya mendapatkan bocoran, bahwa ada berbagai materi yang dilakukan oleh para pengawas yang telah mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam.