Pages

Sunday, November 30, 2025

Sehari 3 Kematian

Kematian 1 

Entah bagaimana, padahal biasanya baik-baik saja. HP yang disimpan ke dapur, mungkin terciprat air, tidak bisa nyala. 

Wafat per 29 NOvember 2025, Samsung


Kematian 2

Berita Bapaknya ibu Agusriati meninggal. Bu Agusriati dan suami berangkat ke Sulawesi.


Kematian 3

Berita dari Bu Dwi, ayahnya Puput koma. Berita itu diterima pagi pukul 7.00. Pukul 10an, menyusul kabar ayahnya Puput telah meninggal dunia. 


Kematian bertubi-tubi.

Setelah si ini mati, selanjutnya si itu, dan kemudian secara perlahan kematian itu mendekatiku juga. 




Friday, November 28, 2025

IHT Pancawaluya Day 2 SMAN 1 Cilaku

IHT hari kedua jatuh pada hari Jumat oleh karenanya disepakati bahwa kegiatan dimulai pada pukul 07.00 dan nanti bisa beristirahat pada pukul 11.00 untuk persiapan salat Jumat 
Dengan diantar anak sekalian mengantarkan daftar riwayat hidup untuk mendapatkan Satya Lencana 30 tahun saya tiba di sekolah sekitar pukul 06.00 lebih 30 menit saya langsung pergi ke ruangan karena saya melihat tidak banyak guru yang ada di dalam ruangan guru jadi saya langsung ke ruangan tempat pelatihan.
Niat saya jika belum banyak lho yang datang saya akan melanjutkan memeriksa Anugerah Panca Waluya yang katanya harus selesai hari ini pada pukul 14 
Tapi sepertinya tidak mungkin selesai pukul 14.00 Apa masih ada seribuan sekolah yang belum diperiksa.

Thursday, November 27, 2025

IHT Pancawaluya SMAN 1 Cilaku

Tiba di sekolah pukul 07.04 pagi. Sementara Pak Abdillah sudah datang sejak pukul 06.30. Kami berjanji untuk tiba di sekolah pada pukul 10.00 untuk memulai kegiatan iht Panca waruya di hari pertama di SMAN 1 Cilaku Cianjur. Yang menjadi kepala sekolah bapak Haruman dan yang menjadi penghubung Kami adalah Ibu Mila wakil kepala sekolah di bidang kurikulum

Memulai iht hari ini terasa berbeda, saya harus bertarung dengan rasa percaya diri saya sendiri karena pada pagi hari saya dikirimi wa oleh Bapak Musa salah satu guru di SMA Negeri 1 Cilaku Cianjur. Pada wa-nya Pak Musa menyampaikan bahwa kegiatan iht tersebut akan hanya merugikan guru-guru saja karena guru diberikan materi harus seperti ini dan harus seperti itu, seolah-olah tidak tidak diajak berpikir kritis. Sehingga dia mempertanyakan aspek epistemologis dari kegiatan iht Panca Waluya yang akan saya berikan nanti.

Pertanyaan tersebut membuat saya yang tubuh sudah lelah karena datang dari SMA N 1 Sindangbarang pada malam hari dan tidak bisa tidur dengan nyenyak Karena kelelahan, ketika disambut oleh wa yang mempertanyakan pelatihan ini akan tidak berguna membuat saya merasa gamang. Seharusnya saya tidak memikirkan hal tersebut dan tidak terpengaruh, tetapi tetap saja itu membuat semangat saya yang semula berkobar menjadi turun.

Acara dimulai pada pukul 07.38 menit karena perhitungan untuk sekarang istirahat itu pada pukul 11.45 disebabkan duhur itu bergeser pada pukul 11.45 Kemudian istirahat sampai dengan 12.45 selanjutnya nanti akan dilanjutkan kegiatannya sampai pukul 15.30.

Pertama-tama saya sampaikan kepada para peserta mengenai pentingnya mengenali masalah sekolah melalui penulisan masalah-masalah yang mereka hadapi di sekolahnya. Selanjutnya mereka diminta untuk merinci Masalah apa saja yang mereka hadapi di sekolahnya kemudian setelah itu mereka diajak untuk melihat nilai-nilai inti apa yang ada pada Panca Waluya sehingga bisa menjadi alternatif penyelesaian masalah-masalah yang ada di sekolah tersebut.
 kemudian dilanjutkan dengan internalisasi dan landasan terkait dengan filosofis, teologis sosiologis, antropologis dan psikologis yang menjadi cikal bakal pancawawiyah titik untuk memahami lebih dalam mengenai landasan ini saya meminta peserta untuk membuat simbol pada gambar.
 setelah istirahat acara dilanjutkan dengan membahas terkait dengan konsep Panca Waluya yang menggabungkan antara empat pilar UNESCO kemudian 8 dimensi profil lulusan dan inner Development Goals.
Acara saya tutup pada pukul 15.00 Kemudian saya memberikan kesempatan kepada Pak Musa untuk bertanya Yang sepertinya sejak tadi pagi dia ingin sekali bertanya.
Kemudian terlihat sikap antipati dari para rekan-rekan gurunya ketika Pak Musa memegang mik untuk menyampaikan kritisi terhadap kegiatan iht Pancawaluya. 

Selesai Kegiatan saya pulang dan naik grab dan Sebelumnya saya ngobrol dengan pak kepala sekolah yang mendorong agar saya menyelesaikan Doktor kata beliau ternyata gampang saja kalau sudah dijalani mah tidak apa-apa, Dan untuk menjadi seorang dokter itu ya enteng saja begitu kata beliau.
---
P menggambarkan membeli pindang
2 ekor,  20 ribu.
-----
Excel berangkat ke Jakarta Katanya sih untuk mencari kerja yang terkait dengan sound atau bisa juga dia Mencari jejaring supaya bisa mendapatkan kerja.
-----
Tiba di rumah saya merasakan kaki yang sangat sakit berdenyut-denyut telapak kaki sampai dengan bagian betis sakitnya luar biasa. Saya menduga mungkin karena saya berdiri sepanjang hari dari pagi sampai dengan pukul 03.00 untuk memberikan materi. karena pemateri yang satunya lagi belum bisa menjadi penyaji dengan alasan belum siap.
----
Wa E mengabarkan bahwa Kang Ai berangkat ke Jawa dengan membawa kotak serta berangkat di bawah hujan untuk menyelesaikan kepanasannya mengenai upaya membayar hutang piutang ke bank.

Wednesday, November 26, 2025

IHT Pancawaluya Day 2 SMAN 1 Sindangbarang

Hari kedua disambut dengan mati listrik lagi, kali ini dari pagi sampai dengan Dhuhur. Sudah bisa dibayangkan betapa lelahnya mulut harus berbicara berteriak-teriak untuk melayani 43 orang guru yang duduk di tiga kelompok meja.
Saya tidak Menyampaikan keluhan apapun, terkait dengan kondisi listrik yang mati. Acara saya laksanakan sebaik mungkin.

Hari kedua membahas implementasi Panca waruya dengan melalui tiga cara yaitu lingkup satuan pendidikan, lingkup kelas, dan lingkup keluarga dan masyarakat.
Untuk lingkup satuan pendidikan yang menyangkut kebijakan saya mengajak para guru agar dapat menemukan solusi untuk permasalahan yang mereka hadapi di sekolah melalui apa yang dapat diselesaikan dalam kebijakan sekolah.  misalnya kebijakan bahwa ring membawa mangkok dan ringkok tujuannya untuk mengurangi plastik, tapi dilanjutkan dengan ada conditioning yaitu bahwa setiap sekolah harus menyimpan piring dan mangkoknya di sekolah dan pada saat belanja ke warung untuk jajan mereka membawa gelas dan mangkok tersebut. Sehingga tidak ada lagi yang jajan es cekek, yang sampahnya selalu menjadi gangguan.

Saya juga meminta kepada sekolah untuk meninjau ulang perihal kegiatan literasi yang dilakukan setiap hari Senin selama 45 menit yang dilakukan secara serempak sebanyak ribuan anak duduk di lapangan tanpa ada kontrol dari siapapun. guru tidak mengontrol Karena Guru sedang melakukan kegiatan belajar juga jadi masing-masing belajar tetapi Tentu saja Ini ketika ditanyakan efektif atau tidak jawabannya tidak efektif. selanjutnya saya harapkan ada perubahan dalam hal pengelolaan kegiatan literasi tersebut.
Masalah yang masih menjadi tantangan adalah siswa yang belanja COD dan alamatnya dikirimkan ke sekolah, yang datangnya itu bisa Kapan saja sehingga mengganggu jam pelajaran.

Untuk mencoba merancang penerapan di satuan pendidikan para guru diajak untuk membuat rancangan rencana tindak lanjut di lingkup satuan pendidikan.
Saya sampaikan bahwa kegiatan ini akan dimonitoring dan dievaluasi secara berkelanjutan titik penilaian yang dilakukan oleh pihak eksternal adalah melalui isi Pallawa Di mana para guru mengunggah data tapi kemudian yang menentukan penilaian pihak sistem.
Yang kedua menggunakan monitoring r output harvesting atau panen hasil.
Panen hasil ini dilakukan melalui 6 tahapan, tahapan yang pertama itu merancang proses yang kedua dan Seterusnya saya lupa.
Kemudian ada guru yang menyampaikan bahwa Oh sebelum apa-apa sebaiknya kita harus membuat dulu visi sekolah yang selaras dengan Panca Waluya. Akhirnya saya sampaikan Silakan ditulis di situ sesuai dengan kebutuhan sekolah muncullah visi rancangan yaitu hebat yang merupakan singkatan dari Humanis b nya saya sarankan berprestasi.

Tuesday, November 25, 2025

IHT Pancawaluya SMAN 1 Sindangbarang Day 1

Pelaksanaan iht Panca Waluya bersama ibu Fitria yang dari non ASN. 
Pertama kedatangan disambut oleh Bapak Agung dan bapak kepala sekolah bapak Dr Deri Kemudian bertemu dengan pengawas sekolahnya Bapak Irfan.
Untuk materi pertama-tama disajikan mengenai keterhubungan oleh ibu Fitria.  Peserta diminta untuk menyebutkan nama dan satu kata yang menggambarkan perasaannya. Kemudian peserta diminta menghitung nomor 1 sampai dengan nomor 5. kemudian Berdasarkan gambar tersebut dibuatlah 5 kelompok. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat yel-yel kelompoknya.
Acara berjalan lancar listrik mendukung. tapi kemudian setelah itu mau masuk ke pretest. Tetapi tidak dapat dilaksanakan karena kalau lampu mati, maka wi-fi pun mati. sehingga pretest ditangguhkan. Alih-alih menunggu lampu kembali menyala, yang kata para peserta lampu mati bisa dua hari sehingga bukan hal yang tepat jika ditunggu. Maka selanjutnya masuk ke dalam materi yang pertama yaitu mengenai nilai inti Panca Waluya yang seharusnya dipicu oleh slide yang berisi gambar-gambar; tetapi gambar-gambar tidak bisa ditayangkan.

Peserta yang hadir sebanyak 43 orang, terdiri dari guru, Caraka, orang tua murid diminta menuliskan permasalahan-permasalahan karakter yang muncul di sekolahnya. Yang tertangkap Dari saya itu dari Caraka, dia menceritakan bahwa para murid tidak hormat kepada cara Kak. Permasalahan lain yang disampaikan Hampir ada di semua kelompok yaitu perihal sampah plastik, kesopanan murid, kehadiran murid, kehadiran guru, juga kesadaran murid terhadap sarana dan prasarana yang ada di sekolah, seperti penggunaan kran air yang tidak dimatikan. 
Setelah melakukan pemetaan masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah, selanjutnya setiap kelompok diminta presentasi, pada saat kelompok presentasi, kelompok yang tidak presentasi harus mengelompokkan masalah-masalah yang muncul dari para presenter. Untuk para presenter diminta untuk tidak menyebutkan kembali masalah yang ditemukan tetapi Bentuknya sama.
Sampai titik ini dipandang para peserta sudah mengenali masalah-masalah karakter yang ada di sekolah dan mengelompokkannya ada kelompok yang berkaitan dengan karakter pada peserta Didi, pada pendidik, pada tingkat sekolah dan ada juga yang karakter yang muncul di lingkungan masyarakat.

Selanjutnya paparan diarahkan pada mengenali bagaimana menyelesaikan masalah karakter tersebut dengan mengenalkan karakter dan nilai-nilai inti Panca waruya. Pada peserta diminta untuk mengenali nilai inti dan Sub inti dari Panca Waluya. Sebagai contoh nilai-nilai inti cager, sub nilai intinya adalah sehat jasmani, sehat rohani, dan mampu mengelola emosi. Nilai inti bageur, sub intinya adalah berakhlak mulia, peduli sesama, dan peduli terhadap lingkungan. Peserta diminta untuk mencatat nilai-nilai inti dan nilai-nilai Sub inti tersebut untuk memudahkan nanti mengenali karakter dari Panca Waluya.

Kemudian peserta diajak untuk melihat bahwa nilai inti dan Sub inti dari karakter Pancawati itu bukan merupakan hal yang baru, melainkan hal-hal yang sudah ada di lingkungan kehidupan sehari-hari. Ada yang nilai itu sudah terbentuk karena alasan filosofis, teologis, sosiologis, psikologis atau antropologis. Berdasarkan terbentuknya sumber-sumber nilai karakter Panca Mulia tersebut para peserta diminta untuk menemukan nilai-nilai apa saja yang sudah ada di masyarakat dan menjadi karakter masyarakat tersebut. 
Para peserta mempresentasikan temuan dari karakter-karakter yang mereka temukan dari 5 landasan landasan karakter Panca Waluya. Selanjutnya peserta dikenalkan pada Bagaimana cara menginternalisasikan Pancasila ke dalam diri sendiri atau kepada pasar pada peserta didik, Terdapat 6 langkah untuk melakukan internalisasi karakter Panca Waluya.
Yang pertama dimulai dengan disampaikan dulu secara lisan atau dijelaskan, kemudian diberikan latihan untuk mengenali karakter tersebut dan dicontohkan selanjutnya dilakukan pengkondisian sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan akhirnya membudaya. Atau dalam bahasa asingnya transfering, training modeling, controlling, habituation, culturalization.
Setelah mengenal cara bagaimana menerapkan karakter di dalam diri murid yang merupakan enam fase, para peserta diminta untuk memilih satu masalah dan dibuatkan langkah-langkah pembentukan karakter tersebut melalui 6 langkah.

Pada bagian akhir dikenalkan mengenai konsep Panca Waluya yang di dalamnya melingkupi tiga bagian inti yaitu learning to do learning to be dan learning to live together atau belajar untuk tahu, belajar untuk mempraktikkan apa yang dipelajari, belajar untuk menginternasikan apa yang dipelajari dan selanjutnya belajar untuk memanfaatkan apa yang dipelajari itu di kehidupan bermasyarakat. Cara tersebut disebut empat pilar UNESCO. Selanjutnya juga pancawaria itu di dalamnya terdiri dari 8 dimensi profil lulusan dan satu lagi bagian dari inner Development Goals.

Acara hari ini ditutup dengan para peserta diminta menemukan peta jalan kalau mau menuju manusia Panca bahagia apa yang harus mereka lalui atau apa syarat yang harus dipenuhi kemudian ditulis pada satu lembar kertas panu dengan cara membuat titik berangkat sampai titik akhirnya ada di mana.
Dari penulisan tersebut disampaikan bahwa itulah atau Begitu sulitnya untuk membentuk karakter pada manusia langkah-langkah yang dituliskan mereka dari titik berangkat sampai titik akhir itulah yang harus mereka tempuh sehingga bisa membentuk manusia yang Pancawaluya.
Acara ditutup dengan kegiatan keterhubungan oleh ibu Fitria kemudian ditutup dengan sebuah PR untuk membuat peta jalan yang besok akan dipresentasikan sesuai dengan nama yang dipanggil.



Monday, November 24, 2025

Ngadeluk neruskeun nganilai AGPW

Sigana bakating ku stress nganilai AGPW anu make target per juri 160 sakola. Na atuh tadi peuting kabawa ngimpi. Dina impian asa disodoran kalender. Nunjukkeun tanggal.  Tanggal 24 perjanjian mariksa kudu beres. Acan deui meureun kapangaruhan ku maca tina grup. Aya nu geus nulis "Tos 161, cag!" 
Kalimahna mah pondok  ngan matak ngagebeg. Panan kuring mah karak 90. Aya oge juri lainna, "abdi 100"; nyebut 100 teh tanggal 19an. Ari urang mah karak 30an dina tanggal 19an teh. Rumasa bae salila 3 poe teu mariksa. Lain kedul,  ulah waka nuduh. Panon nyeri-peurih, sirah beurat, suku jeung awak asa jejedudan, paranas tiris. Boro-boro bisa mariksa. Ngararasakeun awak oge, luar biasa ripuhna. 
Katambah kaimpleng, cape gawe beurang peuting teh bari teu dibayar. Euweuh pangganti keur pulsa-pulsa acan, panan mariksaan video, tik tok, IG mah make pulsa lain make angin. 
Ras kana duit pengganti jadi inget kana TKA. Sugan teh heueuh rek dibéré pengganti pulsa keur jadi pendamping penyelia universitas.  Ari pek nepika kiwari, lebeng bae. Meureun dosen mah dibayar, pan status dosen leuwih punjul batan guru, jadi nya dosen nu dibayar. Guru mah cukup ku nuhun. Wkwkwkkkk 

Saturday, November 22, 2025

Melanjutkan menilai AGPW

1. Ada yang bagus implementasi,  kelengkapan dokumen tidak memadai, misalnya hanya
- ngunggah SE Gubernur saja
- ngunggah Rekomendasi saja
- ngunggah Surat kesiapan saja
- Ngunggah 300 halaman tapi tidak ada Rekomendasi 
Atau malah:
- tidak ngunggah apapun
- unggahan error

2. Ada dokumen bagus, Tapi
- link bukti tidak bisa diakses karena private 
-link bukti balik lagi ke aplikasi Sipalawa
- link bukti mengarh pada 'posting sudah dihapus'
- link Google Drive dikunci
parahnya dokumen ga bisa dibuka, jadi tidak tahu ini sekolah mana.
3. Rasanya sama: 
○ lingkungan bersih, 
◇ jol video barudak keur ngariung, ngabring, tapi teu nyokotan runtah. 
◇ Jol video, koloyor aktris geulis,   bus ka kelas, terus nulis dina meja. Aipek katempo mejana loba tulisan warna bodas natrat, paburisat tapak tip ex. Tadina rek ngacungkeun jempol, bedo ah, lingkungan teu beresih, meja wae pinuh ku tulisan. 
◇ Jol deui video: barudak ngabring sisi jalan bari mawa wadah runtah. Aya budak nu nyokot runtah, jejereged, bangun paur kotor, curuk jeung indung leungeun dipake nyapit runtah,  kérésék geus teu siga kérésék, lung diasupkeun kana wadah plastik hideung anu dicekel ku dua babaturanna. Heueuh, naha nya teu dibekelan heula budak teh, upamana bae, make sarung tangan plastik, pan loba nu kitu mah, bari murah ongkoh. Jadi lamun budak rek nyokot runtah teu langsung antel kana barang nu gular goler geus puluhan poe matak sieun mun dicabak,  boa aya germ, racun, atawa naon we nu matak bahaya. 
◇ Jol video alus. Némbongkeun Barudak anu diajak ngaberesihan jalan. Alus ceuk hate. Eh can ge  beres, teu jadi mujina. Budak ngosrek ku sapu nyere, runtahna diasupkeun kana kotak pamiceunan cai. 
◇ jol video barudak keur beberesih di bagian tukang sakola. Alus ceuk hate. Ah teu jadi. Breh aya budak nu  keur ngaduruk runtah. 

Peningkatan kompetensi guru
♡ videona nempokeun ice breaking,  jadi naon kompetensi guruna? Teu katempo. Naha teu nayangkeun pas guruna sumanget nerangkeun inovasi ngajar, atawa guru nu ngabejaan teknik ngajar nu jetu pamanggih manehna. Ieu mah karah heureuy pacekel-cekel leungeun. Tobat aingah. 

♡Aya nu bangunna alus, hanjakal teu bisa dibuka

Friday, November 21, 2025

IHT Perubahan Kinerja Guru SLB Al Azami

Perilaku kerja berakhlak yang merupakan singkatan dari berorientasi pada layanan, akuntabel, kompetens, loyal, dan seterusnya 
Berdasarkan penjelasan dari kepala SLB Al Azmi, bahwa tidak pernah ketika kuliah dijelaskan mengenai perilaku Guru apa yang harus ditunjukkan.  jadi pada pertemuan ini merupakan kali pertama mengetahui ada perilaku-perilaku guru yang harus dipenuhi oleh seorang guru pada saat dia bekerja sebagai guru.
Berdasarkan penjelasan ini, Saya menyarankan agar kepala sekolah merancang kontrak perilaku kerja mana yang akan dicoba dikembangkan di tahun ini, cukup satu perwujudan saja dari setiap poin yang akan dipilih.
Saya sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Allah yang telah memberikan saya kemampuan menjelaskan dengan cara membumi apa itu pembelajaran mendalam.
Sebagai contoh, tanpa saya rencanakan ketika menjelaskan berkesadaran seperti ada suara Tuhan yang menuntunnya 
Berkesadaran diartikan bahwa paling tidak kita sadar bahwa sedang belajar. Kemudian sunnatullahnya orang belajar pasti mengalami lelah menghadapi tantangan harus mengerjakan berulang-ulang menemukan apa yang diyakini dengan yang dijelaskan oleh guru itu tidak sesuai. Menghadirkan bahwa sadar kita sedang belajar akan mengubah Bagaimana cara kita melihat sebuah pelajaran, atau berkesadaran bahwa kita sedang mengajar akan mempengaruhi bagaimana cara kita melihat kepada murid yang memang sedang posisi orang sedang belajar.

Thursday, November 20, 2025

IHT Kokurikuler SLB Al Azami

Materi Kokurikuler 
Hutang materi: perilaku kinerja,  dikaitkan dengan kontrak kerja, hasil penilaian kerja per Désémber,  kontrak Januari. 

Pengumuman lolos Anugerah Guru tingkat KCD 6 yang akan dilombakan di tingkat provinsi. 


Wednesday, November 19, 2025

Monev Kualitas Dapodik SMAN 1 Cipatat

Pada hari ini, SMAN 1 Cipatat berada pada hari kedua pelaksanaan IHT Pancawaluya. Sebagai pengawas sekolahnya saya hadir pada hari kedua,  hari pertama tidak dapat hadir karena sudah ada janji IHT dengan SMAN 1 Sukanagara. Hari ini juga jadi hari kedua menggunakan Cuan II.
Tiba di sekolah sebelum Dr Cahya. 

Tuesday, November 18, 2025

Kokurikuler SMAN 1 Sukanagara

Kegiatan in house training ini dikaitkan dengan kondisi bahwa sekolah belum memahami Bagaimana cara penerapan kokurikuler diikuti dengan Bagaimana cara mengisi erapor.
Untuk memenuhi kebutuhan itu maka dilakukan workshop yang mendorong agar para guru dapat memahami cara pelaksanaan kokurikuler juga dapat menghubungkannya dengan Bagaimana cara mengisi erapor.

Paparan diawali dengan menjelaskan bahwa kurikuler dilakukan dengan tiga cara yaitu melalui kolaborasi lintas mata pelajaran, gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dan cara lainnya.
Setelah itu dijelaskan satu persatu untuk setiap cara dengan diawali dengan analisis satuan pendidikan kemudian program yang akan dilaksanakan dan bagaimana cara melaksanakannya satu persatu sesuai dengan jenis yang akan dipilih.
Hal baik yang terjadi hari ini adalah bahwa dari ketiga jenis kegiatan tersebut saya bisa menghubungkannya dengan dari analisis kemudian ke rencana Program, diikuti dengan penyusunan perencanaan pembelajarannya. Penjelaskan penjelasan diberikan secara berurutan satu persatu sehingga para guru relatif mudah untuk mencernanya.


Hari ini merupakan hari pertama menggunakan Espresso ke tempat yang jauh titik penggunaan diusahakan dengan kecepatan di bawah 60 km per jam.
Entah karena berangkat terlalu pagi, entah karena mobil terasa kecil, saya merasa agak sedikit oleng. Rasa oleng itu juga terasa Ketika saya berdiri di depan kelas ketika sedang menyajikan materi dua kali saya oleng dan saya menahan diri untuk tidak jatuh.
Rasa pusing itu dalam beberapa hari ini terus-menerus datang, pemicunya adalah kegiatan yang ah terus-menerus terkait dengan panca waruya, dan saya yang sering menjadi tidur lebih lambat gara-gara kegiatan Panca waliya tersebut. Tentu saja para inohong yang memberi tugas Panca mula yaitu tidak tahu dampaknya terhadap orang yang diberi tugas. Mungkin itu dianggap sesuatu yang umum yang harus ditanggung oleh seorang pegawai kecil, yaitu memeriksa dalam arti menilai sekolah-sekolah yang jumlahnya ratusan, yang menyita waktu dan membuat mata perih dan tanpa bayaran. Kalau yang diberi perintah sakit, itu bukan akibat karena pekerjaan, tetapi karena waktunya Sakit mungkin itu yang akan disampaikan. Dan kalau mati akibat dari pekerjaan tersebut pun tidak akan disebabkan disampaikan penyebabnya adalah karena pekerjaan karena memang sudah takdir.

Pada hari ini saya menerima informasi terkait pelaksanaan kinerja kepala sekolah yang berfokus pada tiga aspek yaitu manajerial akademik dan kewirausahaan. Saya mendapatkan tugas di sekolah swasta sebanyak 21 sekolah berpasangan dengan Rosmala dan Ai juga Cece, untuk sekolah negeri mendapatkan 7 sekolah.
Untuk pengawas yang lain yang pengawas lama yang terbanyak mendapatkan 28 sekolah, 
Pelaksanaan penilaian dibalik dimulai dari sekolah negeri dulu, baru kemudian dengan sekolah swasta. Saya pun tidak paham apa pertimbangannya. Dan saya tidak mau tahu apa yang menjadi pertimbangannya. 
Para kepala sekolah negeri Baru melakukan rotasi, ada juga yang mutasi tetapi pelaksanaan penilaian kinerja kepala sekolah tetap dilaksanakan titik tentu ini amat sangat janggal menurut saya. Padahal kalau mau melaksanakan itu dapat mulai melakukan kontrak rencana hasil kerja ketimbang melakukan penilaian karena penilaian itu harus dilakukan untuk sesuatu yang sudah dilakukan titik untuk kepala sekolah yang baru pindah amat ideal jika yang dilakukan adalah pendampingan perencanaan kinerja. Tentu pendapat saya ini tidak akan mendapat dukungan karena kalau untuk pendampingan ia dilakukan oleh pengawas sekolahnya masing-masing, Tetapi kalau penilaian kinerja kepala sekolah melibatkan dua pengawas yang dampaknya adalah terhadap penggantian transport.


Monday, November 17, 2025

Pembukaan IHT Pancawaluya

 

Pembukaan dilakukan secara hybrid. M sendiri mengikuti dari rumah secara daring. M mendapatkan tugas sebagai ASN yang berperan sebagai pengembang kurikulum Pancawaluya dengan nama komnitas TPPK (Tim pengengembang P Kurikulum) di tingkat provinsi Jawa Barat. 
Pada pukul 6.44 telah terdengar pengkondisian yang dilakukan oleh sekolah yang melaksanakan IHT Pancawaluya hari ini, Senin, 17 November 2025.

Kegiatan luring pembukaan dilakukan di SMAN 1 PLered. 


MC membuka acara dengan Sampurasun.


Laporan panitia. SMAN 1 Plered merasa terhormat menjadi sekolah yang ditunjuk untuk pembukaan IHT Pancawaluya. Pelaksanaan IHT 17 NOv sampai dengan 13 Desember 2025. Tema: Mewujudkan manusia jawa barat yang paripurna dengan insersi nilai cageur, bageur, bener, pinter, singer.

Sambutan dan pembukaan oleh Kepala DInas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Bapak Dr Purwanto
Laksanakan kegiatan IHT dengan menggunakan dana BOS. Kegiatan dilakukan dengan standar yang ditetapkan oleh DInas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Peserta membawa botol minum sendiri, tidak memegang HP selama pelatihan, Hadir pada kedua harinya. Self Learning Institute menjadi pengelola yang menjadikan IHT ini dapat terlaksana. Semester 1 di 2026 semua sekolah telah selesai melaksanakan IHT agar warga sekolah termasuk PS memahami konsep Pancawaluya. 
Permasalahan karakter dan angka putus sekolah memprihatinkan dan memerlukan tindakan segera.  Pancawaluya dipandang sebagai salah satu solusi yang dapat menjawab persoalan karakter bagi peserta didik di Jawa Barat. Pancawaluya dilaksanakan mulai lingkup satuan pendidikan, lingkup kelas, dan masyarakat. 



Friday, November 14, 2025

Juri Gupres Day 2

Melanjutkan penilaian guru berprestasi hari kedua dimulai dari pukul 07.00.
Peserta sebanyak setengahnya lagi belum selesai diuji presentasinya.
Bahkan ada yang diuji presentasi di malam hari setelah dia mengaku tidak masuk ke dalam grup peserta gupres, tetapi ingin presentasi. Ya kita fasilitasi.
 malamnya ada Zoom persiapan iht Panca Waluya yang menyisir permasalahan terkait dengan kesiapan antara pegawai ASN dengan yang non ASN.

Tuesday, November 11, 2025

Belajar GForm

Membuat GForm untuk mengumpulkan data pelaksanaan G7KAIH, ternyata sudah lupa. Jadi nonton lagi bagaimana caranya. . Belajar membuat g-form terpaksa dihentikan karena menerima telepon dari ibu Rani yang menanyakan tentang pelaksanaan wakaf bagaimana kalau jika semester 2 begitu menurut kepala sekolah. Saya sampaikan kalau untuk semester 2 mungkin agak bingung karena justru kegiatanku kurikuler ini harus tersampaikan Di semester 1 untuk mengisi raport Di semester 2.

Hari ini juga saya menyusun materi PPT untuk SMAN 1 Cikalongkulon PT pembuatan PPT tidak terlalu berat karena hanya mengambil dari kegiatan kokurikuler yang sudah ada disambung-sambungkan sehingga lebih mudah 

Mengikuti Zoom pembahasan Anugerah guru yang nanti akan dikirimkan oleh cabang dinas ke tingkat provinsi. terdapat 119 peserta yang bersedia mengikuti, sehingga diperlukan adanya pemilihan peserta yang layak untuk dikirimkan

Menerima undangan pisah sambut di SMAN 1 Kadupandak, tetapi ibu kepala sekolah yang lama katanya tidak dapat hadir. Sebuah acara pisah sambut yang agak janggal ketika yang ada hanya penyambutannya saja, sementara yang pisahnya itu tidak ada. Saya tidak dapat hadir karena pada tanggal yang sama saya akan melakukan workshop di SMA Pasundan Cikalong Kulon


E merakit komputernya kembali, CPU dengan ram-nya juga sudah diterima biayanya 8 juta.

P mengirimkan foto mentimun liar yang tumbuh di hutan tetapi rasanya katanya pahit.

Monday, November 10, 2025

Sidang Senat Terbuka

Wisuda Sarjana Angkatan ke-III
STAI AL-ITTIHAD
Cianjur, 10 November 2025
Tulisan itu terpampang megah di panggung kehormatan.  Ini kali pertama saya hadir pada undangan yang sama yang diajukan sejak angkatan kesatu.
Ada rasa bangga menyeruak. Rektor sekolah tinggi ini pernah kenal dengan saya. Sehingga saya mendapatkan kehormatan untuk hadir di bangku tamu kehormatan. 

Sunday, November 9, 2025

Tapak Dara

Beli online, COD, 9.950.
Ketika dibuka.
 Tiga pohon.
 Dua pohon bagus. 
Satu pohon, mati.
Ditanam.
Masing-masing,  jadi tiga pot.
Yang matipun dikasih pot. 
Siapa tahu hidup. 
Ini day 3 
Dua Masih bertahan
Satu pot lagi,  semakin terlihat menyedihkan. 

Belajar nanam bunga yang ada bunganya.
Percobaan pertama,  violcess, violet, gagal.

Kabarnya Tapak Dara lebih tahan banting. 
Mari kita coba. 
Percobaan Dengan biaya 9.950 saja.

Saturday, November 8, 2025

Jabar Beraksi

 Jabar Beraksi bagi saya merupakan tugas tambahan yang menuntut waktu yang tidak sedikit untuk mengisinya. Dengan jumlah sekolah dampingan 15, 4 elemen yang harus diisi, paling tidak memerlukan 20 menit untuk satu sekolah. Hari ini, saya baru bisa mengisi satu sekolah saja. Siswa waktu yang saya miliki digunakan untuk menonton bagaimana cara mengisi Jabar Beraksi yang saya tonton dari YouTube. Selanjutnya, saya juga menonton Webinar Jabar Beraksi yang saya tonton dari BBPMP YouTube. Ketiga menonton YouTube Rapat Koordinasi.
Well, saya tertinggal jauh dalam hal Jabar Beraksi ini. Kegiatannya telah masuk pada bagian monitoring dan evaluasi. Saya tidak tahu awal mulanya seperti apa. 

Selanjutnya saya mempelajari instrumen Kelengkapan Dapodik dan estimasi penerimaan siswa baru 2026. 
Instrumen yang pertama, kelengkapan Dapodik, menuntut saya harus ke sekolah
Saturday can not be a holiday if the extra works demand quite some time to finish. 


Friday, November 7, 2025

Rapat Koordinasi

Jabar Beraksi kerja bareng bergerak menggapai sekolah impian.  Tujuan untuk transformation satuan pendidikan di Jabar. 
Tugas pengawas melaporkan program prioritas dari aplikasi Jabar Beraksi
jabarberaksi.bbpmpjabar.kemendikdasmen.go.id/dashboard

Sekarang ini ada tambahan pelaporan yaitu Kesiapan data analisis daya tampung penerimaan murid baru 2026
Semua bukti pelaporan harus disimpan di google drive sekolah, minta linknya untuk diunggahkan di aplikasi ini.
Masalah 
1. Dominan pengawas belum menyampaikan laporan.
2. Laporan muncul apabila sudah lengkap. 
Saya:
Tidak tahu cara mengubah data sekolah binaan.

Isbandi, pemateri
Materi 2: Nurbani
Dapodik dan analisis daya tampung SPMP 2026

Wednesday, November 5, 2025

Ruang Moch Yamin

Terletak di belakang mesjid disdik. 
Terlihat banyak perubahan. Lorong-Lorong dilengkapi dengan kaca, lantai-lantai diberi ubin besar.
The room for us to meet is quite dirty. 

Tuesday, November 4, 2025

Aula Ki Hajar Dewantara

Memenuhi undangan Penguatan Tim Pengembang Kurikulum dan Tim Pelatih dari unsur ASN Provinsi Jawa Barat untuk Jenjang SMA.
Dengan Catatan : 
1. Peserta hadir tepat waktu
2. Tidak dapat diwakilkan
3. Membawa surat tugas dari atasan langsung
4. Dinas Pendidikan hanya mengakomodir 
pembiayaan Hotel dan makan minum.
8.00 Pembukaan oleh Pa Wawan.
MC lbu Meli dari Bangka.
Meditasi sebentar. 
Sambutan Pak Kadis:
- Diharapkan tim memiliki visi yang sama
- Diharapkan adanya kolaborasi intens dari tim agar program Gubernur berhasil.
Pertanyaan dari Pak Yonandi: materi dan teknis pelatihan seperti apa.
Respons Pa Rizal:
1. Peserta KS dan PS yang bergabung tambahan untuk menjadi tim.
2. Dalam hidup hanya tinggal menangkap momen yang ada pada saat itu. 
3. Harus ada hasil kolektif yang nanti digunakan untuk acuan implementasi program Pancawaluya 
4. Klariti penerapan Program Pancawaluya tidak dapat serta merta disederhanakan menjadi buku panduan.

Pa Wawan
1. Ada fasilitas menginap di BBGTK,  tapi tidak jadi karena dipakai BCKS Rakyat se-Indonesia. 




M berangkat naek Trans Siliwangi pukul 05.00 dijajap E, bayar 65K.
Di Trans gambar logonya macan bawa luggage. 
Sampai di Radjiman pukul 7an. Langsung makan
Eh ada rezeki, dibayarin Pa Hendra Smith, temen dulu sesama guru Bahasa Inggris. Makan segitu teh 15K.
Langsung masuk ruangan. Disetting melingkar. Gaya SLI banget.