Friday, December 8, 2023
Thursday, December 7, 2023
PKKS SMAN 2 Cianjur
Kompetensi 1,2 me
Dr Budi 3.4
Mulai pukul 13
Selesai 17.00
I forgot that this school is my list.
Near Bu Alfiah, the principle's wife (black kebaya)Wednesday, December 6, 2023
PKKS SMAN 1 Cipeundeuy
Dimulai dengan makan pagi pada wadah Tupperware. Makan pagi dengan lauk goreng telur mata sapi dibumbui saos. Makan, sekenyangnya, ditutup minum air hangat dicampur madu.
Perjalan menuju SMAN 1 Cipeundeuy dengan pemandangan yang sama: sampah, bau yang sama: bau sampah. Jalan kecil penuh lumpur, gerowak jalan semakin dalam, truk-truk berjejer dengan kaki supir menongol di jendela.
Tiba di sekolah disambut Satpam
Sepintas teringat Satpam di SMAN 1 Ciranjang, seragamnya sama,warna kuning pudar. Yang beda adalah keramahannya. Satpam di sekolah ini, sedikit lebih ramah disela salut kaku lima jari ditempel di dahi kanannya.
Masuk ke ruang lobi, berjejer-jejer map. Sedang UAS! Begitu kata para guru. Saat itu waktu menunjukkan puk 7.46. Anak-anak belum masuk, masih ada kegiatan duha, begitu imbuh para guru.
Bersama Bu Eva, saya masuk ke ruang KS. Kegiatan PKKS dilaksanakan di ruang KS.
Nn
Tuesday, December 5, 2023
PKKS SMAN 1 Ciranjang
Penilai 1: Bu Doktor Sri
Berangkat ditemani Excel dan lebih awal karena ingin membeli bubur dulu.
Tiba di sekolah pukul 7.44, waktu yang pas untuk PKKS yang akan dimulai pukul 08.00.
Pak KS baru menjelaskan awal keberangkatan saat Bu Sr datang.
Waktu menunjukkan pukul 08.03.
Saya sampaikan kepada Bu Sr bahwa kami tengah membahas pengalaman umrahnya Pak KS. Bu Sr langsung mengimbuhi, "Saya juga baru pulang hajian tahun lalu. Kalau umroh mah, baru kemarin. Tapi ini mau umroh lagi, bulan April sama anak saya yang bungsu, biayanya 31 juta. Bla... bla... bla...." What's the point?
Saya lihat waktu sudah menunjukkan 8.20. Saya mengajak agar PKKS dimulai.
Nj
Monday, December 4, 2023
Memperbaiki Nomor Kontak BJB dan Pembekalan Best Practice untuk KS
Pagi, pukul 7.30, meninggalkan rumah untuk menuju BJB
Drama: Si Kiro kabur. Kabur dengan leher terantai.
E dipaksa mencari Kiro.
Tina di BJB 7.40, menunggu, bank buka pukul 8.00.
Hujan gerimis menemani saat menunggu pintu dibuka. Satpam menjadi individu tersibuk. Dia yang menentukan siapa mendapat nomor berapa. Siapa dilayani apa. Jumawa.
Menjadi satu-satunya orang yang tahu segalanya. Itu pandangan negatif saya. Pandangan positifnya, dia menjalankan hal itu semua sebagai aktualisasi tugasnya.
Urusan saya ke bank adalah memperbaiki nomor HP. Nomor 085723255100, mati. Tidak bisa digunakan untuk konfirmasi OTP. Akibatnya Mbanking tidak dapat diakses.
Sunday, December 3, 2023
Gerak Jalan ke Lapang Joglo
Sepanjang jalan, penuh dengan teriakan "Bendera Palestina 35 ribu saja!"
Momen perang Palestina-Israel menjadi lahan bisnis penjualan Bendera Palestina. Kenapa tidak menjual bendera Israel juga? Jawabannya, saat ini, atas nama "saudara seiman" yaitu sesama umat lslam, penanda keimanan ditandai dengan membeli bendera Palestina. Apakah keimanan meningkat dengan memiliki bendera Palestina? Belum pasti begitu. Yang pasti, jumlah penjualan meningkat dengan semakin gencarnya doktrin "bela Palestin dengan mengibarkan benderanya".
Bagaimana jika ada yang memiliki ide "toh soal bendera, saya mau beli bendera Israel!"
Ide ini pasti mendapatkan kritik dan penentangan langsung bahkan personal. Anda akan ditanya, "Apakah anda pendukung lsrael? Pendukung lsrael tidak boleh dan tidak mendapat tempat di negeri ini."
Kembali ke bendera, dan mereka yang membeli bendera, serta menyerukan bela Palestin. Apakah mereka telah khatam membaca sejarah kisruh Israel Palestin? Apakah keputusan membela Palestin berdasarkan "semua orang bela Palestin, dan umumnya orang lslam bela Palestin". Atau berpijak pada pemahaman holistik dan fundamental bahwa pihak Palestinlah yang perlu dibela.
Pada sebuah seloroh, saya mengajukan kasus, "Andai, ada 2 anak kecil, keduanya terluka akibat perang, badannya penuh luka dan wajib segera ditolong. Masalahnya, satu anak berbangsa Palestin, dan satu anak berbangsa Israel. Mana yang akan anda tolong?"
Tegas sekali, yang ditanya menjawab, "Kita wajib menolong anak Palestin, dan biarkan anak lsrael mati."
Jika embel-embel bangsa, agama, negara ditanggalkan, kedua anak itu, dua jiwa yang harus diselamatkan. Maka, kedua anak itu wajib diperlakukan sama. Dari sisi kemanusiaan, keduanya adalah manusia yang berhak mendapatkan perlakuan yang sama.
Pikirkan kembali apakah membeli bendera Palestin, telah benar-benar mengurangi masalah konflik Israel-Palestin, atau menciptakan konflik baru di negeri ini?
Friday, December 1, 2023
Pertemuan di KCD
Pagi hari memastikan apakah realisasi SKP dapat diubah. Ternyata tidak bisa.
Realisasi 10. Saya ga paham, itu munculnya dari pengisian yang mana. Besok-besok ngisinya harus 11. Kalau 10, nilainya nanti tidak 100.
Pukul 7.00 berangkat ke KCD diantar suami. Saya masih merasa pusing sesaat, khawatir pas nyetir, pusingnya datang dan membahayakan diri sendiri juga pengguna jalan lainnya.
So, buka pintu, Kiro bergeser.
Tiba di KCD disambut satpam.
Beberapa pengawas terlihat sudah tiba duluan. Mereka berolahraga bersama lbu Kepala KCD.
Selanjutnya ngobrol-ngobrol dengan pengawas lain.
Tak terasa waktu terus berlalu. Makan siang pun disajikan oleh KCD. Kami makan bersama.
Sambil makan, menyimak cerita Pa Kokon tentang putranya, Kori, yang berkebutuhan khusus.
Subscribe to:
Posts (Atom)