Pages

Friday, March 22, 2019

Lokakarya Literasi

Inti:
literasi= melek

Wahyu Kris AW, pemenang Adi Acarya 2001

Manfaat menulis
1. Menebarkan kebaikan
2. Melihat belahan dunia lain
3. Bersahabat dengan banyak orang
4. Mengubah status dari penjaja koran dan penulis koran

Inspirasi untuk menulis jangan dinanti tapi dicari
1. Ambil dari medsos
2. Lihat / buat foto deskripsikan dalam puisi,  lihat contoh IG wahjoekris
3. Dari nonton film, tulis dalam bentuk deskripsi. Contoh film Coach Carter: sudah nonton fil Coach Carter? Kalau belum anda mesti nonton. Film inspiratif ini mengisahkan perjuangan coach carter ... (1. ilustrasi)
Anak2 kita memiliki banyak keistimewaan, tapi yang jago OR jelek matematika ... (2. analisa)
Apapun bakat yang ada dalam diri anak ... dengan latihan dan disiplin  ... (3.Refleksi)

Tips menulis cerpen
Menulis, tulis dulu baru nanti belajar dari yang kamu tulis

Tips  menulis cerpen yang baik
Membaca dan menulis  (cerpen yang baik)

Setiap buku yang dibaca tulis reviewnya tidak lebih dari satu halaman, gabungkan dengan refleksi, contoh: Veronica memutuskan untuk mati karena dipaksa orang tuanya jadi ahli hukum. X dipaksa jadi diplomat. V dan X bertemu (pelukis dan pemusik)
Pesan: orang tua harus menangkap talenta anak, jangan paksa jadi apa yang mereka inginkan.

Tipsenembis koran nasional
Kirimkan cerpen ke koran nasional

Bagaimana mendapatkan mood menulis
Menulislah di cafe, jangan percaya

Bagaiamana menghadapi kebuntuan ide
Jangan dihadapi, tapi membaca

Meneroka dapur Pentigraf (cerpen tiga paragraf)

Fb: kampung pentigraf indonesia
Penggagas: Prof Tengsie Tjahyono
Cerpen: karya fiksi bukan sekadar hayalan melainkan cara berpikir, mencipta dunia baru.
Tiga paragraf: ruang sempit, minim dialog.

Cerpen: tambahkan konflik (dengan diri sendiri /orang lain,  dengan budaya, dengan Tuhan), ending mengejutkan

Tema pentigraf
1. Tokoh sebagai sumber konflik
2. Latar (desa atau waktu,  kala atau tempat, patra atau suasana)
3. Judul
Mengguncang pikiran pembaca
Mengundang tanya
Tidak selalu menggambarkan tema

Latihan
1. Beri 2 paragraf pentigraf,  selesaikan
2. Beri 1 paragraf pembuka pentigraf, selesaikan
3. Beri 0 paragraf,  sila nulis.

Bagaiamana mengubah pentigraf menjadi cerpen
1. Awali dengan leading paragraf (menarik, lihat Faizal Odang fokus budaya, belajar kepada para orangtua karena ingin mengenalkan budaya Bugis,  Agus Nur penulis naskah Sentilan Sentilun, pemain drama), esais Aes Laksana, bahasa sederhana, sehari-hari, Agus Nadir penulis Saring sebelum sharing, Gus M Dafir?  penulis filsafat.

2. Membuat jalur berliku.
3. Membuka rahasia/kejutan pelan-pelan.
3. Kembali ke akhir yang memilki kejutan.

Monday, March 18, 2019

Ichon - Gelombang

Tokoh yang melekat dalam benakku, Ichon, anak remaja umur belasan bersuku Batak yang berani menggantikan kakaknya untuk memperbaiki kehidupan keluarga dengan bersedia menjadi imigran gelap yang tinggal di apartemen kumuh berbaur dengan geng2 dari beragam bangsa.

Dee Lestari pada buku Gelombang mengenalkan mimpi sebagai worm hole untuk masuk ke dimensi lain yang sejajar dengan kini namun telah dibangun dalam kurun waktu yang tak terukur. Ichon sebagai peretas mimpi menjadi bagian dari segita peretas mimpi yang bertugas menyeimbangkan dunia Askos, berhadapan dengan tokoh antagonis -Sarvara, dan tokoh pendukung - Dr Kal..Infil  (saya lupa istilahnya :-) )

Perjalanan Ichon sendiri belum usai, kelanjutannya dituangkan pada buku selanjutnya.
Damn!!!

Friday, March 15, 2019

Sman 1 kota depok

Menginjak kota Depok untuk pertama kalinya disambut guyur hujan dan gelegar petir yang menurut penduduk setempat itu hal biasa. Memilih langsung istirahat di Fave Hotel menjadi pilihan paling masuk akal. Perjalanan menembus hujan yang dilakukan sehabis mengajar, dan tiba di kota hampir dua jam menuju tengah malam, tak ada lagi ide ya tersisa kecuali bayangan lembutnya bantal.
Malam pertama berakhir tanpa mimpi dan pukul empat pagi dibangunkan alarm yang berteriak it is four o five. Menambah lima menit saja, bagi artificial intelligence yang ditanam pada aplikasi hape sudah jadi masalah.  Baiklah, time to start my another busy day.

Tertulis pukul 7.05 pada sms WA yang kuterima, isinya mengatakan bahwa lbu Hesti dari Dit PSMA telah berada di resto.

Tuesday, March 12, 2019

Teu euleum-euleum

Gusti ari ras kumaha manéhna ngahina, nyacampah, jeung nyeungseurikeun kuring, bulu-bulu dina sakujur awak, kabéh asa narangtung, siga tina saban pori-porina hayang ngabijilkeun bulu nu heuras nu bisa nojos kasadaran manéhna, nu bisa muka panon manéhna lamun awakna sarua baé jeung manusa lianna, ukur tulang dibungkus ku daging ditutup ku kulit,  bédana pédah kulit manéhna mah dibungkus baju anu aya mérk,  lain baju anu hargana 100 rebu meunang tilu,  ditambahan bonus hiji anu saban poe dipaké ku kuring.

Kacipta kénéh basa manéhna ngajak diuk sabangku dina beus. Pokna, urang bareng wé,  pan urang mah salian ti sakelas téh, salembur deuih, tong misah, ngarah sayah engké aya batur pakumaha di tempat wisata, atawa lamun manéh aya pangabutuh,  ku sayah bisa dipangmayarkeun,  pan biasana gé kitu lin? Bapa manéh pagawé papih, manéh tangtu apal kumaha kuduna lamun bareng jeung anak dunungan. Di sakola hungkul urang bisa sakelas, di lembur mah, anger, manéh teu bisa ngaku satata jeung sayah.  Manéhna nyorocos bari am ngadahar Taro anu dikeduk, dirawu, trrus dijejelkeun kana bahamna bangun taya kaseubeuh. Teu nawaran ieuh bangun teu meunang kuring barang dahar tina kantong nu sarua.

Monday, March 11, 2019

Speech Enigma VI

Bismilah
Good morning
The honorable Enigma VI commitee,
The honorable teachers and studenrs,
And all audience

It is my great pleasure as  the chief of English teacher association to say thank you to English Department of Suryakencana University that allow students to
convey and communicate in English through various competitions, they are debate, speech and story telling.

Through debate the students learn and practice to express their opinions in a coherent, considered and structured way, whilst also affording their fellow peers the time and respect that they deserve in voicing their opinions also. For senior high school students, welcome to English debate competition. This debate is realized as there is an MoU between English Department of Suryakancana University with English teacher Association of Cianjur Regency. The best speakers from all teams who join today's debate will be selected to represent Cianjur regency to join the provincial school debate championship in June 2019.

I am very pleased to congratulate the senior high students who join speech contest. Speech in general, allow you to  develop your skills  in research to understand the issue you are going to present, critical thinking, organization of the text, persuasion and communication.

The last but not least, l welcome junior high students and elementary students who involve in story telling competition. Story telling will help you to aware of your own culture and roots, it also enhaces your verbal proficiency. Storytelling encourages your creativity and imagination power.

It is not going to be easy to be winner of any competition, but it is always easy to be different  individual by keep learning and improving your English so that you win and conquer your own laziness in learning foreign language.

Thank you.

Sunday, March 10, 2019

Dicari: Perpustakaan yang Mengacu Kurikulum

Literasi sebagai sebuah program sedang gencar dilaksanakan.  Hampir semua sekolah ambil bagian dan ikut terlibat langsung dalam gerakan literasi sekolah. Kondisi ini tentu menggembirakan. Bagaimana sekolah-sekolah menggerakkan warganya untuk kembali menekuni aktivitas membaca yang dilanjutkan dengan berbagi hasil bacaan dan, kelak menghasilkan produk tulisan sebagai buah dari penguasaan literasi dasar.

Setiap sekolah melaksanakan literasi dan menyediakan bahan bacaan pendukung sebagai sebuah gerakan dengan cara yang berbeda-beda. Ada sekolah yang melaksanakan literasi dalam bentuk membaca buku pada jam ke-0 atau sebelum pelajaran dimulai. Ada pula yang melaksanakannya pada awal jam pertama, dengan waktu yang sama, yakni 15 menit. Pun, terdapat sekolah yang melaksanakan literasi pada akhir jam pelajaran dengan durasi 15 menit.

Sedangkan untuk penyediaan bahan bacaan, ada sekolah yang menghimpun buku non pelajaran dengan cara setiap warga sekolah menyumbangkan antara satu sampai lima buku. Infak dan sodakoh buku dilakukan di sekolah lain demi tersedianya bahan bacaan. Beberapa sekolah menerima dana hibah penyediaan buku bacaan untuk melengkapi dan suksesnya gerakan literasi.

Penjelasan di atas tidak menyinggung keberadaan perpustakaan sebagai bagian dari sarana sekolah yang secara langsung dapat menjadi penyokong suksesnya gerakan literasi sekolah. Perpustakaan sejatinya menjadi pendukung utama keberhasilan literasi dari aspek penyediaan bahan bacaan.

Menengok perpustakaan yang dipandang sebagai sebuah bangunanl

Monday, March 4, 2019

Guru dimata siswa

#1 
Guru adalah model yang hidup

Seorang guru, dalam upaya optimalnya  untuk menjadi pendidik sejati, dipandang lebih dari sekadar pendidik oleh sebagian siswa. Sebagai contoh, seorang siswa kelas 12 SMA yang sebentar lagi meninggalkan bangku SMA, menyebut guru sebagai "big example for students" atau dalam terjemah bebas kurang lebih mengisyaratkan bahwa guru adalah tauladan bagi siswanya.

Siswa tersebut memaparkan bahwa guru, apapun yang dilakukannya dianggap sebagai model untuk ditiru dan dicontoh. Ia dengan tegas mengatakan bahwa segala tata, titi, tingkah,  polah, ulah, ujar, bahkan kebiasaan guru diamati secara seksama.