Pages

Saturday, August 8, 2020

Mengajar Ibu dan Anak

 Dia meminta untuk dapat menelepon. Ada rasa kecut yang menyelinap ke dalam hati. sebagai seorang wali kelas yang menangani siswa dalam masa pandemi, merupakan hal yang sulit untuk dapat menangani siswa yang sebelumnya tidak pernah bertemu. Kekhawatiran menyeruak. jangan-jangan dia orang tua yang ingin mengajukan keberatan atas keteledoran, ketidakmampuan walikelas dalam membimbing siswa dalam masa pandemi.

Malam tiba. Dia menelepon dan mengaku sebagai ibu dari siswa yang di wali kelasi. Dia memperkenalkan diri dengan mengawali kabar bahwa anaknya sakit. Hati saya terasa hampir hilang, Saya menyadari bahwa tidak sempat Saya mengingatkan kepada guru lain bahwa anak tersebut sakit. Kekacauan pembelajaran di awal masa pandemi membuat banyak hal yang tidak terduga.

Pembicaraan berlangsung hangat. dia menjelaskan bahwa anaknya sakit, karena terpapar oleh mungkin penyakit sejenis campak. Dia mengkonfirmasi bahwa anaknya betul-betul sakit. pada saat melihat daftar absen yang Saya tunjukkan, memang tidak ada nama anaknya yang muncul pada absen tersebut. kemudian dia mengklarifikasi bahwa anaknya memang sakit. Kemudian dia menjelaskan bahwa selanjutnya anaknya selalu dibawah pantauannya. Hal ini dia lakukan karena ayah dari anak itu meninggal dunia. Sehingga dia menjadi Ayah sekaligus Ibu bagi anak tersebut. untuk memantau anaknya dia bawa anaknya ke tempat kerjanya. Dia mengatakan bahwa dia memiliki dua anak. Anak yang pertama yang laki-laki yang saya wali kelasi.

Setiap hari anaknya turut belajar di tempat kantor Dia bekerja sebagai notaris. Anaknya di simpan di ruang kerjanya bersama dengan adiknya yang masih SD. Dengan cara itu dia bisa memantau anaknya belajar. Juga mendapatkan layanan internet sekaligus.

Obrolan Semakin Jauh. Dia menjelaskan Bagaimana korona telah mengubah cara dia mendidik anak. semula pendidikan diserahkan kepada sekolah, Kini dia harus turut serta membimbing anaknya.
Korona juga memberikan efek yang buruk bagi anaknya detik katanya Semenjak dia mengikuti pembelajaran secara daring, anaknya tambah silindernya 1/4. Sebuah fakta yang sangat memprihatinkan. Hal ini diduga terjadi karena mungkin siswa tersebut terekspos pada layar HP yang begitu kecil yang digunakan sebagai sumber belajar. Tapi kabar itu itu tidak benar. dia mengatakan bahwa anaknya disediakan laptop, agar bisa melihat layar yang lebih besar.

Tiba-tiba dia berkata bahwa dia mengenal suara saya, juga mengenal nama saya. Dia memastikan bahwa saya orang yang sama seperti yang dia pikirkan. Dia mengatakan bahwa dia lulus SMA tahun 94  Dia menanyakan apakah saya pernah mengajar di SMA 1. saya jawab iya tahun 92-95. Dia kemudian mengatakan bahwa dia lulus calon tahun itu. Dia mengenalkan nama Upik, Upit, dan nama-nama lain yang mengingatkan saya pada masa saya ketika dulu menjadi honor di SMA 1.

Yakinlah dia bahwa saya adalah gurunya dulu. Dia menitipkan anaknya kepada saya, dia mengatakan bahwa dulu saya mengajar dia, ibunya, sekarang saya juga mengajar anaknya.

Pertemuan tak terduga ini menyadarkan bahwa saya sudah lama menjadi guru. sehingga ada dua generasi yang saya aja. Dulu saya mengajar ibunya, sekarang saya mengajar anaknya.

Ibunya tidak yakin bahwa itu adalah saya, gurunya yang dulu dia temui di masa SMA. Mungkin karena saya memakai masker penutup wajah sehingga tidak bisa dikenali secara mudah.

Friday, August 7, 2020

Emotikon bisa picu Emosi

Emotikon muncul untuk mewakili suasana hati atau emosi. Beragam ekspresi perasaan digambarkan dengan emotikon yang lucu-lucu. Tak heran jika banyak orang jatuh suka dan menggunakannya sebagai wakil perasaan.

Berbicara perasaan yang diwakilkan melalui emotikon memerlukan kehati-hatian dalam penggunaannya. Sebagai contoh emotikon suka like sebagai penanda suka menjadi sangat tidak bisa diterima jika digunakan sebagai wakil rasa duka cita. Misalnya seseorang mengunggah berita duka di Facebook, seseorang yang turut berduka cita mengklik tanda emotikon like. Ini bisa jadi kacau.  Maksud pemberi emotikon ingin menyampaikan turut berdukacita,  tapi emotikon like artinya saya senang atau  saya suka (atas kematian yang anda beritakan).

Demikian pula dengan emotikon tertawa. Sesuai gambarnya, tertawa maksudnya untuk menyatakan gembira. Namun memberikan makna sebaliknya pada saat seseorang menjelaskan sesuatu yang sangat penting dan formal, tiba-tiba memberikan emotikon tertawa sebagai respon. Kiriman emotikon tersebut bisa diartikan menertawakan. Efeknya bisa membuat pemberi penjelasan merasa ditikam dan dilecehkan. Apakah saat mengetahui si pemberi emotikon itu siapa. Huru hara emosi bisa bergemuruh atas rasa terhinakan dengan kiriman emotikon yang dipandang melecehkan. 

Thursday, August 6, 2020

TM Presentasi Linkar 2020

Technical Meeting Lomba Inovasi Karya Guru 2020


Lomba Inovasi Karya Guru (Linkar) 2020 masuk pada tahap kedua. Dari 5.900an peserta, terpilih 95 peserta, dan khusus untuk SMA terpilih finalis sebanyak 15 orang.

Berbeda dengan lomba tahun-tahun sebelumnya, Linkar 2020 dilakukan sepenuhnya secara online karena masih dalam masa pandemi COvid-19.

Untuk presentasi, para finalis diharuskan presentasi sendiri dengan menggunakan slide atau  video, dan infografis yang semuanya semuanya disiapkan dan dioperasikan sendiri. 

Waktu presentasi 45 menit. JIka ada hambatan misalnya koneksi terputus, selama waktu presentasi masih ada, bisa dilanjutkan.  Jadwal presentasi dilaksanakan mulai Senin sampai Jumat. Pada ahari Rabu, Kamis untuk SMA SMK dan Pend Khusus, saya sendiri nomor peserta 13 dan Jumat hanya untuk kategori Rumah pintar.

Presentasi
- stand by 15  menit sebelum dimulai.
- antisipasi delay, misalnya 8.45 sampai 10.14 untuk peserta 
5 menit persiapan, 10 menit presentasi, 20 menit tanya jawab, 5 menit video
- Pastikan pada saat presentasi ada internet yang baik. JIka putus akan mempengaruhi peserta lainya. 
- ada kemungkinan presentasi kurang dari 45 menit, 
- pas masuk materi sudah siap (ppt sudah terbuka, dst)
- infografis penjelasan singkat yang terkait dengan karya, jika mau diadopsi dapat dishare dan dipahami dengan mudah oleh orang lain, misalnya Kemdikbud. Kesempatan untuk berbagi lebih luas.
- infographis sampaikan di akhir.
- protipe di akhir.
- setelah selesai presentasi, penonton hanya juri, bersifat tertutup, pastikan agar presentasikan lancar, hindari ruangan banyak orang, upayakan suara jelas, agar juri tidak salah nilai
- penamaan pada zoom di rename, masukan nomor finalis 
- Hasil diumumkan 27 Agustus 2020 
- Lihat Jadwal, lihat link zoomnya masing-masing.
- Jika ada angka yang sama, tidak masalah, pastikan saja masuk ke ruang link zoom yang benar.
- Jangan lupa jadwal presentasi.
- Semakin kecil file, semakin besar direview juri
- Aspek yang dinilai: naskah, latar belakang, topik, inovasi yang diajukan apakah sesuatu yang baru, pioner, kekinian, relevan, dengan kondisi pendidikan di INdonesia, impact membawa dampaik baik bagi pendidikan, apakah projek/naskah potensi hambatan, data, informasi yang diberikan dan teknik presentasi, cara penyampaian, meyakinkan juri, presentasi menarik, lengkap dengan prototipe, resume ada di presentasi.
Wish me luck!

Profil Penulis

Badriah 



Badriah adalah guru bahasa Inggris SMAN 2 di Cianjur. Sesekali berkeliling nusantara untuk berbagi ilmu tentang kurikulum dan bagaimana menjadi guru profesional. Sering pula berbagi pengalaman mengajar dan pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan pada berbagai seminar dan konferensi pada skala nasional dan internasional. Badriah menggagas teknik menulis One day one page untuk membangun kebiasaan menulis setiap hari secara teratur.  Badriah menghabiskan sebagian banyak waktunya di Cianjur bersama kedua anak: Yaiba Miracle Matahari dan Excel Nalendra Nugraha serta suaminya: Yankie. Penulis dapat dihubungi melalui IG: @badriahyankie, Fb: Badriah Yankie, Blog: https://badriahyankie.blogspot. com/, Kompasiana: https://www.kompasiana.com/yang atau surat elektronik: vettabadrinova@gmail.com

Monday, August 3, 2020

Menjadi One Man Show

Kegiatan webinar gemas literaCi terlaksana mulai pukul 13.06. Kegiatan sedikit terlambat karena terjadi kesalahan teknis. Ternyata sekolah yang bersedia menjadi Host tidak memiliki posisi host bisa menjadi dua apalagi tiga titik akibatnya ketika host dipindahkan maka kondisi peserta yang akan masuk atau berisik tidak bisa terkontrol. Sebaliknya jika pengontrolan diambil oleh house kembali, penyaji tidak ada suara karena dipandang sebagai peserta saja titik kondisi yang rumit yang akhirnya diselesaikan dengan cara host membuka suara untuk peserta yang sebetulnya adalah penyaji titik Nah itu adalah saya. Saya sedikit kebingungan dengan posisi House yang mengatur peserta yang harus masuk, penyaji yang memakai 2 halaman Zoom, dan kondisi ketika mengatur peserta yang masuk atau yang lainnya seperti sering presentasi, semuanya muncul pada laman.
Belum lagi muncul tulisan tulisan yang dibuat oleh peserta, akibat dari tidak dimatikannya anotasi titik pengalaman tersebut pengalaman webinar pertama yang dialami di gemas literasi yang mendadak saya sendiri yang berbicara dari awal sampai akhir, yang seharusnya di bantu oleh house.
Kegiatan ini menjadi Semarak karena sambutan sambutan dari kepala dinas pendidikan Bapak oting, dari kepala arpusda Kabupaten Cianjur Bapak Dadang Suherman dan Bunda literasi semuanya hadir. Termasuk sambutan di akhir diberikan oleh Pak Thoriq dari Mulya bookstore.  peserta tertinggi sebanyak 231 orang, jumlah yang cukup besar, karena katanya peserta terdiri dari sekitar 270 orang yang terdaftar di WA grup.
Acara berlangsung sukses Alhamdulillah walaupun pada saat pelaksanaan terdapat kebocoran kebocoran suara dari peserta. Kebocoran itu terjadi karena memang kos yang saling berganti-ganti, dan khas yang hanya satu. Pada saat house dipindahkan kepada penyaji dia tidak bisa melakukan 2 hal sekaligus yaitu menjadi penyaji dan mengontrol para peserta apalagi memasukkan atau mengizinkan peserta yang ingin masuk.
Acara berakhir Sesuai dengan jadwal pukul jam 15. 30.
Setelah acara selesai diadakan evaluasi si oleh ibu Hajah Esih terhadap pelaksanaan kegiatan titik dari evaluasi tersebut dicatat bahwa kepemilikan Zoom harus berbayar sehingga house bisa dua atau tiga titik Dengan demikian terjadi kemudahan ketika ada perpindahan house kepada penyaji atau kepada moderator. Selain itu juga dibahas mengenai bagaimana kelanjutan kegiatan untuk di bulan Agustus yaitu akan diadakan lomba menulis artikel tentang kisah-kisah inspiratif.