Pages

Showing posts with label Badriah. Show all posts
Showing posts with label Badriah. Show all posts

Thursday, March 9, 2023

Pelatihan bagi calon guru dan calon fasilitator PSP

 Hari ini menjadi hari ke-3 bagi calon Fasilitator Sekolah Penggerak Angkatan 3. Kegiatan hari ini adalah tes awal mulai pukul 8.00 sampai 11.30.  Di sisi lain, untuk calon guru pemula, hari ini dijadwalkan membedah Capaian Pembelajaran untuk kemudian dikenali konten dan kompetensi yang harus dicapai para murid. Selain itu, diharapkan para calon guru pemula dapat membuat Tujuan Pembelajaran dan menyusunnya ke dalam Alur Tujuan Pembelajaran. 

Pelatihan bagi calon Fasilitator PSP Angkatan 3, secara persiapan telah dibuat sedemikian rupa melalui pemakaian LMS. Semua materi asinkron dan sinkron telah disiapkan. Namun, salah satu hal yang kadang tidak terduga adalah sistem. Pada saat dilaksanakan tes awal secara serentak, sistem galat. Walaupun demikian tes tetap berjalan dengan set ulang waktu. Saya tidak mendampingi pengisian di LMS, tetapi pada saat terjadi kegaduhan karena sistem galat, saya mengirimkan WA agar para peserta menunggu sampai ada pemberitahuan selanjutnya. Dan bagi yang sudah submit, sudah saja, jangan terlalu khawatir karena jawabannya tidak bagus. 

Sambil memonitor peserta bekerja di LMS, saya memberikan penjelasan kepada guru pemula mengenai pentingnya menyelesaikan penyusunan TP dari CP. Ternyata para guru pemula belum dapat menyelesaikannya. Mungkin mereka overwhelmed dengan banyaknya hal yang harus dibaca. I do not know how they manage their learning time, as every now and then they are busy with their gadget. 

Saya meminta ADN untuk menyampaikan apakah ada kendala dalam penyusunan TP ke ATP. Dia menyampaikan bahwa kesulitan dalam menentukan untuk pengetahuan A, misalnya, perlu keterampilan prosesnya apa. Penyebabnya adalah karena tidak tahu materi ajar untuk fase E itu seperti apa. Hal ini dapat dipahami karena ADN bukan lulusan keguruan.

Menjawab hal yang dihadapi DN juga guru pemula lain yang sama memiliki kesulitan menentukan keluasan, kedalaman, dan kompleksitas bahan ajar, saya mengajak para guru untuk mengenal konten bahan ajar Fase E. Saya bawa mereka ke perpustakaan SMAN 1 Cianjur dan bertemu Pa Oki. 
Pak Oki menawarkan pengajuan hibah jika sekolah lain memerlukan buku mata pelajaran dari masa Kurikulum 2013.

Selanjutnya para guru diminta untuk melakukan kajian konten buku.






Hari ini, saya punya janji dengan SMA Islam Annaba untuk mengecek POS Penilaian Sumatif Akhir Jenjang 2023

Badriah memverifikasi POS PSAJ
Hasil kaji dokumen POS: 
1. Masih perlu perbaikan SK. Peraturan yang digunakan sebagai Pertimbangan dasar hukum, sudah kadaluarsa. Oleh karenanya,  saya meminta agar perundangan di-update
2. Dokumen POS ditandatangani
3. Analisis kualitatif masih belum sesuai, saya berikan solusi dengan mengirimkan aplikasi analisis kualitatif dan bagian instrumen yang dijadikan lampiran. 


2.


Wednesday, March 8, 2023

Rapor Pendidikan sebagai sumber informasi penyusunan RKAS

 Bertempat di SLB AL Azami, Badriah memberikan workshop dengan tajuk Analisis Rapor Pendidikan sebagai bahan Penyusunan RKAS. Workshop ini dihadiri oleh enam SLB di Kabupaten Cianjur, dengan peserta sejumlah 20 orang. Dengan izin dari MKKS SLB workshop ini dilaksanakan atas inisiasi dari SLB Sekoalah Penggerak. Inisiator, Ibu Neneng Firi Ekasari, Kepala SLB Cahaya Gemilang Pertiwi, dan Ibu Azfa, Kepala SLB Al Azami, memandang bahwa menganalisis Rapor Pendidikan tidak melulu kegiatan yang hanya dilakukan oleh Sekolah Penggerak, tetapi semua sekolah harus melakukan hal ini. 

Badriah tiba di SLB AL Azami

Workshop diawali dengan paparan mengenai tujuan pendidikan nasional yang diwujudkan dalam profil pelajar Pancasila. Profil ini menjadi visi pendidikan yang dinaungi pada kebijakan Merdeka Belajar. Rapor Pendidikan sendiri merupakan kebijakan Merdeka Belajar seri 19. Rapor pendidikan dan perencanaan berbasis data merupakan bagian dari program Merdeka belajar yang memastikan pendidikan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia terbuka. Perencanaan berbasis data yang menggunakan rapor pendidikan merupakan perubahan yang besar dalam memfasilitasi satuan pendidikan menyusun bagaimana meningkatkan capaian pembelajarannya itu berdasarkan fakta yang telah dikumpulkan oleh Kemendikbud. Nanti baru tunggu tadi secara umum untuk dapat melakukan perubahan itu dilakukan melalui yang pertama melakukan identifikasi terhadap masalah berdasarkan indikator yang muncul pada rapor pendidikan. Indikator yang muncul pada rapor pendidikan disajikan dalam warna-warna, sebagai contoh warna merah menggambarkan bahwa indikator itu belum mencapai kualitas yang diharapkan, warna orange juga sama, dan warna hijau menunjukkan sudah baik capaiannya. Setelah dilakukan identifikasi maka sekolah harus melakukan refleksi capaian. Setelah diketahui masalahnya apa kemudian direfleksikan solusi-solusi Seperti apa maka lakukanlah pembenahan titik dalam melakukan pembenahan dilakukan Analisis terhadap programnya kemudian apabila diperlukan anggaran maka anggaran yang digunakan Salah satunya bisa diambil dana BOS dengan menggunakan aplikasi RKAS.

Peserta analisis rapor pendidikan berasal dari enam SLB 

Secara rinci langkah yang dapat dilakukan yaitu yang pertama Lakukan analisis profil pendidikan, yang kedua Lakukan analisis Akar masalah, yang ketiga rumuskan program dan kegiatan, selanjutnya masukan program-program kegiatan tersebut ke dalam dokumen perencanaan dan anggaran. Langkah berikutnya adalah laksanakan kegiatan. Dan Langkah terakhir adalah melakukan monitoring dan evaluasi. Sebagai catatan pada saat memasukkan program dan kegiatan ke dalam dokumen perencanaan, dokumen yang dimaksud adalah dokumen perencanaan jangka menengah atau RKJM, kemudian dokumen perencanaan tahunan atau RKT, dan dokumen anggaran yang dilaksanakan pada tahun berjalan atau RKAS.

Selain memberikan materi untuk workshop, Badriah juga pada hari yang sama mengecek SIM PKB untuk mengetahui apakah LMS untuk perannya sebagai narasumber di sekolah penggerak sebagai narasumber fasilitator angkatan 3 sudah muncul atau belum.

Tugas tambahan sebagai Nara Sumber Fasilitator PSP Angkatan 3 


Tuesday, February 28, 2023

Pelantikan MKPS SMA, SMK, dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat Masa Bakti 2023-2026

Pelantikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah 6, Endang Susilastuti, S.E, M.M.Pd. bertempat di kantor cabang dinas wilayah VI di jalan Haurwangi, Cipeuyeum, Cianjur.

Susunan 
Pembina Kepala KCD
Pengarah
Ketua Drs Agus Hamdan Se
Sekretaris 
Bendahara

Sambutan Ketua MKPS SMA, Agus Hamdan S:

Mendapatkan jabatan merupakan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan sampai akhir kiamat. Amanah ketua MKPS merupakan amanah yang berat oleh karenanya mengajak seluruh pengurus untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berkreasi untuk memajukan pendidikan. Kepada pada Kepala Sekolah mari bersinergi. Terima kasih kepada kepala Cabang Dinas Wilayah VI yang melantik dan meresmikan MKPS masa bakti 2023-2026.
Sambutan ketua MKPS SMK, Ade Sofyan:
Terdapat banyak isu yang harus diselesaikan,  misalnya peningkatan pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka. Guru Penggerak, Komite Pembelajaran yang pada tahap implementasi perlu dorongan dari Pengawas. 
Hal lain yang mengemuka adalah adanya ketimpangan standar pelayanan sekolah. Di  satu sekolah memiliki kelengkapan tahap sangat baik, di sekolah lain terdapat sekokah yang tahap kelengakapanya sangat minim. 
Isu lainnya adalah rasio jumlah Pengawas dengan sekolah yang harus dilayani.  Saat ini jumlah pengawas ada 30 orang. 
Harapan para pengawas bersinergi dengan difasilitasi oleh adanya kepengurusan yang baru ini. 

Sambutan kepala cabang dinas wilayah vi
Aula, ke depan, dapat digunakan oleh KS dan PS.
MKPS tidak berdasarkan Kabupatén tetapi berdasarkan Cabang Dinas.  
Tugas pengawas luar biasa. Terdapat 468 sekolah,  dengan pengawas ada 30. Tugas utama Pengawas melakukan pembinaan dan mendampingi KS. Terdapat régulasi-régulasi baru yang terkait pengawas dalam hal pembinaan. 
Samakan persepsi pengawas, lakukan pertemuan secara rutin. Sehingga pada saat pembinaan sama bunyinya. Lakukan pertemuan secara luring. PPT boleh sama, penyampaian konten sama, gaya menyampaikan boleh beda.
Pengawas menjadi tangan kanan kepala dinas. 
Kepala dinas sudah melakukan kuesioner untuk mengetahui apakah pengawas hadir secara fisik ke sekolah.
Untuk pemerataan guru di sekolah, dapat dilakukan guru mengajar di sekolah lain yang jaraknya dekat. 
Pengawas harus bisa menjadi panutan, pada saat datang ke sekolah menjadi teladan dalam hal komunikasi, berpakaian, tunjukkan kemandirian dengan tidak minta diantar-jemput ke sekolah binaan. 
PKKS diharapkan tepat waktu, upayakan tidak nyebrang tahun. 
Lakukan evaluasi kebutuhan sekolah. Pengawas harus punya rapot sekolah. 
Lakukan laporan secara rinci pada saat pindah tugas atau purna tugas. 
Buat Buku Pintar yang disusun pengawas.
Buat program kerja.
Lakukan pertemuan secara rutin.
Maret April ada program Smarten. 
Ciptakan suasana harmonis antara PS-KS.


Wednesday, January 11, 2023

Sekolah sebagai Organisasi Pembelajar (Learning Organization)

 Mengisi kegiatan awal Tahun Ajaran 2023 di SMAN 1 Ciranjang, Kabupaten Cianjur,  Badriah, sebagai Pengawas Pembina di sekolah tersebut melakukan pembinaan bagi para guru. Pembinaan ditujukan untuk menyegarkan kembali "kompetensi Non teknis Kurikulum". 

Badriah, Pengawas Sekolah, sebagai pemateri


Friday, September 30, 2022

Trip to UPI

Badriah as traveller
Bandung di pagi hari


Goweng
Goweng Goweng


Before 7,  yet the road  is hectic already 
All along entertained by 🎵🎶. There's a hit into my consciousness when I listened to Rosa vs Kejora


Mdmjd

Monday, May 24, 2021

Rapat Koordinasi Pengawas dan PSP angkatan 1

Ketua MKPS

1. Tatap muka

2. Sarana video (15 menit, sarana dan keunggulan sekolah)

3. R3

4. Sosialisasi PTM. Untuk Kabupaten Cianjur telah ada TP UKS

Sosialisasi menjadi 4 klaster dengan penyampai masing-masing dua narasumber yaitu MKPS dan TPP.


Badriah hadir pada rapat

Teknis sosialisasi di host SMAN 2.  Moderator Pa Soma. 

Dalam PTM mengacu Permendikbud  Menteri 2021 tentang 


Tanya Jawab
Itang: 

1. Berapa materai untuk kesanggupan orangtua? Rp10.000


PSP 

Surat tugas terbit menjelaskan peserta psp angkatan 1, ditandatangani Pa Akib.

Beberapa peserta mengaku tidak terpanggil, pihak panitia menjawab bahwa silahkan langsung menghubungi pendamping kelas yang ada pada surat tugas yang dilengkapi dengan nomor hp-nya.

Dikalangan pengawas sebetulnya ada sedikit ketidakjelasan. Pak Asep menyerahkan tanggung jawab komunitas pembelajaran dari unsur pengawas kepada saya. Hal itu didasarkan pada ada keputusan yang dibuat oleh ibu kasi naik, yang sebelumnya menanyakan terlebih dahulu Berapa lama Bapak a akan menjadi di pengawas. Bapak A menjawab bahwa sisanya tinggal 2 tahun lagi. Jawaban tersebut menyebabkan tanggung jawab unsur pengawas dari komunitas pembelajaran dipindahkan kepada saya ketik dan Bapak a berpesan agar jangan digantikan lagi. Sementara, Bapak K meminta supaya saya mengurangi sedikit tanggung jawabnya di sekolah penggerak yang dia tanggung jawab sebanyak 3 sekolah. 

Sementara Bapak l dia menanggung jawabi 2 sekolah. Andai Bapak a tidak menyerahkan tanggung jawabnya pada saya, maka saya tidak punya tanggung jawab sebagai unsur pengawas di sekolah penggerak.

Keikutsertaan pada unsur pengawas sebetulnya agak ragu untuk saya ikuti. Pertama Karena saya memang tidak memiliki sekolah binaan yang lolos sebagai sekolah penggerak. Kedua khawatir kalau tanggung jawab sebagai unsur pengawas tersebut malah bertumpang tindih dengan tanggung jawab sebagai pelatih ahli. Tentu saja perasaan yang kedua ini termasuk perasaan gede rasa, karena belum tentu saya lulus sebagai pelatih ahli.

Tapi kalau saya melihat ke teman-teman lain yang sekarang statusnya sebagai pendamping guru penggerak, seperti Pak Deni misalnya, dia mengatakan bahwa wa Dia sedang ikut sebagai pelatih ahli.

Tuesday, January 26, 2021

Refleksi PPKKS 3 sekolah

Terbatasnya jumlah pengawas mengakibatkan pelaksanaan PPKKS dilakukan seefektif mungkin, slah satunya adalah dengan menggabungkan beberapa sekolah dalam satu kali penilaian. Seperti contoh, hari ini dilakukan untuk tiga sekolah.
Badriah sebagai Tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah 
Satu tim pengawas terdiri dari dua orang, satu orang berperan sebagai penilai 1 dan satu lainnya berperan sebagai penilai 2. Pengawas pembina menjadi penilai 2 untuk menghindari subyektitifitas.

Hasil Dokumen.
1. Antara satu dokumen dengan dokumen lainnya tidak menunjukkan kaitan. Contoh: RKJM, RKT, dan RKAS tidak saling terkait baik secara program maupun kegiatan yang dilaksanakannya.
2. KTSP yang dibuat belum menjadi acuan pelaksanaan ke mana sekolah mau menuju dalam satu tahun ajaran.
3. KKM disusun dengan cara dipukul rata atau disamakan agar hasilnya sama.
4. Supervisi pembelajaran belum dilaksanakan secara prosedural.
5. Unggulan sekolah belum tercapai. 



Thursday, August 27, 2020

Selamat anda juara

 Selamat untuk Bapak Ibu Guru Hebat PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Rumah Pintar dari 94 Satuan Pendidikan yang sudah meraih posisi FINALIS NASIONAL dari 685 Semifinalis dan 5.855 peserta guru se Indonesia


Bapak Ibu sudah mencapai level ini merupakan sesuatu yang beyond compliance dan outstanding, tentunya hal ini berkat kemauan dan langkah inovatif Bapak Ibu Guru Hebat


Atas nama Management Astra, kami ucapkan terima kasih atas Atensi Bapak Ibu Guru Hebat yg ada di grup ini, Bapak Ibu adalah Juaranya


Badriah Juara 3 Lomba Karya Inovasi Guru 2020 


Bagi 36 Juara yg diumumkan tadi merupakan bonus sekaligus buah inovasi, semoga Para Pemenang dari kategori PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB dan Rumah Pintar bisa menjadi inspirasi bagi guru-guru sekolah lain dalam menerapkan inovasi pembelajaran.

Seluruh Finalis yang telah Presentasi namun belum beruntung, akan mendapatkan hadiah hiburan dari Astra.

Dan seluruh Pemenang akan kami kontak lebih lanjut.

Tetap keep in touch dengan Astra, seperti yg kami sampaikan saat workshop minggu lalu, bahwa Bapak Ibu sudah menjadi Keluarga Besar Astra dan tentunya bisa ikuit di kegiatan2 Astra selanjutnya 🙏🏻😊 

Selamat dan Salam Astra untuk Indonesia Cerdas 🙏🏻😊



Sungguh mengejutkan ketika Badriah disebut sebagai pemenang juara 3 Lomba Astra. Secara pribadi saya merasa bahwa inovasi yang dilakukan para peserta lain sangat luar biasa bagusnya.
Alhamdulillah, ini adalah kasih sayang Tuhan untuk saya.




Wednesday, August 12, 2020

Koordinasi guru mata pelajaran pada tingkat sekolah

Badriah memberikan materi koordinasi MGMP Sekolah 



 Diedarkannya Kurikulum darurat dalam kondisi khusus (penyederhanaan kompetensi dasar)  menuntut para guru untuk melakukan tindakan terhadap keputusan penggunaan relaksasi kurikulum tersebut.

Badriah selaku ketua MGMP Bahasa Inggris SMAN 2 Cianjur melakukan koordinasi dan integrasi kompetensi dasar untuk  meringankan beban tugas siswa.

Penjelasan koordinasi dan integrasi dapat diunduh di sini


https://sg1-broadcast.officeapps.live.com/m/Broadcast.aspx?Fi=d1a15ece7f350a0c%5F494fa4db%2D94a7%2D4bf4%2D827f%2Dc85af508d9ca%2Epptx

Thursday, August 6, 2020

Profil Penulis

Badriah 



Badriah adalah guru bahasa Inggris SMAN 2 di Cianjur. Sesekali berkeliling nusantara untuk berbagi ilmu tentang kurikulum dan bagaimana menjadi guru profesional. Sering pula berbagi pengalaman mengajar dan pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan pada berbagai seminar dan konferensi pada skala nasional dan internasional. Badriah menggagas teknik menulis One day one page untuk membangun kebiasaan menulis setiap hari secara teratur.  Badriah menghabiskan sebagian banyak waktunya di Cianjur bersama kedua anak: Yaiba Miracle Matahari dan Excel Nalendra Nugraha serta suaminya: Yankie. Penulis dapat dihubungi melalui IG: @badriahyankie, Fb: Badriah Yankie, Blog: https://badriahyankie.blogspot. com/, Kompasiana: https://www.kompasiana.com/yang atau surat elektronik: vettabadrinova@gmail.com