Pages

Saturday, June 6, 2020

Obat Mata Paling Cocok

Iritasi pada mata merupakan kondisi yang  paling tidak menyenangkan. Mata terasa gatal, panas juga nyeri. Itu yang sering saya alami.

Memakai obat tetes dalam waktu panjang tidak dianjurkan. Tapi untuk  saya yang memiliki peluang iritasi kelopak mata secara  berkepanjangan akibat memakai mata palsu,  protesa, kemungkinan ini sangat besar.
Walaupun saya rajin mencuci mata, namun iritasi sering terjadi. Penyebabnya bukan karena protesa yang kotor, tapi karena faktor eksternal,  misalnya debu. 

Saya unggahkan foto obat mata yang selalu saya pakai. Ini untuk memudahkan orang-orang terdekat saya untuk mengetahui bahwa obat mata itu yang cocok  untuk mengobati mata palsu saya. 
Jangan ragu, untuk mata beneran juga sangat bagus. Ketika mata terasa kering,  lelah, iritasi, dapat menggunakan obat mata  ini juga.

Cara Membuat Ceker Ayam Pedas

Bahan:
Ceker ayam 1/2kg, potong kukunya, bersihkan.

Bumbu-bumbu:
Bawang merah 5 siung, iris halus 
Bawang putih 3 siung, iris halus 
Satu jari jahi, geprek, rajang halus
Satu jari lengkuas,  rajang halus
Merica bubuk 1/4 sendok teh
5 pohon batang daun, iris
Cabai hijau 2 ons, ulek kasar.
Cabai rawit 1 ons, ulek kasar.
Daun salam 3 lembar 
Serai 2 batang, geprek. 
Garam 1 sendok teh
Gula pasir 1/4 sendok teh 

Cara memasak:
1. Rebus ceker pada air mendidih, tambahkan garam, daun salam, daun serai. Setelah empuk tiriskan.

2. Oseng seluruh bumbu, masukan ceker tambahkan garam dan gula pasir, aduk sampai bumbu.merata.

3. Siap disajikan. 


Daun yang Menggugah Keindahan Suplir

Buku ini berjumlah 35 halaman, ditulis oleh Hieronymus Budi Santoso. Buku yang covernya membawa kesejukan pada mata. Kombinasi warna hijau dan kuning membuat mata tidak lelah untuk membaca buku ini.

Pada bagian isi, buku ini didominasi warna hijau pada latar, tentu membantu mata untuk terus membaca buku ini sampai selesai.

Buku tipis ini sangat lengkap, memuat perihal Suplir. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai perawatan. Sangat membantu siapapun yang ingin mengoleksi Suplir sebagai salah satu tanaman hias.

Peduli makanan keluarga

Melihat pada judul buku, pikiran kita membayangkan bahwa buku karya Pravssi Santi ini berisi mengenai tata cara memilih, menyiapkan, mengolah dan menyajikan makanan yang sehat namun inspiratif untuk keluarga.  Hal itu tidak terpenuhi oleh buku ini.  Buku ini berisi 27 halaman, kumpulan tulisan-tulisan sederhana yang memberitahu bahwa para penulis pada buku ini memiliki saran mengenai keluarga peduli lingkungan yang menurut daftar isi disajikan pada halaman pertama.
Tetapi, pembaca kecewa berulang-ulang. Isi  bacaan pada halaman pertama malah menyajikan hal-hal yang sangat umum seperti menganjurkan hemat air dan hemat listrik dalam satu kalimat pendek. Tidak ada kebaruan, tidak ada inspirasi baru untuk memodifikasi perilaku agar bangsa ini peduli lingkungan. 

Bagian selanjutnya menawarkan mendidik anak di era digital. Terkesan sangat menyederhanakan isu mendidik di era digital cukup dengan lima langkah saja yakni tidak memberikan informasi pribadi tanpa izin. Izin siapa? Izin orang tua? Izin RT? Bagaimana jika anak membuat akun,  otomatis akan memberikan informasi personal.

 For me, how can iPusnas let this book in its shelf?

Kapten Nemo

Kapten Nemo atau Kapten Nobody adalah seorang milyarder yang memiliki kapal selam sangat besar. Dia menjelajahi bawah laut dengan kapalnya.

Suatu hari Profesor Arronax dan dua temannya diselamatkan oleh Kapten Nemo. Siapapun yang masuk kapal Nautilus tidak akan pernah keluar. Kapten Nemo membenci daratan. 

Profesor Arronax diajak melihat keindahan laut dan mengelilingi dunia dari jalur bawah laut.

Buku ini ditulis oleh Julius Verne pada tahun 1800an. Petualangan bawah lautnya menginspirasi militer Amerika mengenai eksplorasi bawah laut. Beberapa kejadian tang ditulis dalam kisah Kapten Nemo ditemukan. Tulisan tentang penemuan Atlantis masih menjadi misteri sampai hari ini.


Friday, June 5, 2020

Teknik Pembelajaran Menjelang New Normal

Ditawarkan 10 alternatif pola pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 sambil menunggu new normal. Kesepuluh tawaran tersebut disajikan oleh Kepala Disdik Jabar pada acara Webinar, 6 Juni 2020 adalah;

1. AKB (adaptasi kebiasaan baru): menerapkan protokol kesehatan dsn merevitalisasi  pola hidup sehat.

2. Belajar di sekolah paruh waktu. Siswa datang 2 atau 3 kali seminggu, sisanya BDR.

3. Belajar di sekolah dengan AKB dan paruh hari dan paruh jam pelajaran dalam PHS.

4. Belajar di sekolah dengan AKB, paruh hari, paruh pelajaran, modul.

5. BDR, modul dan guru kunjung 

6. Belajar pola PJJ

7. Belajar pola pendidikan  kesetaraan 

8. Kelas khusus (defabel, CIBI, kelas Olah Raga, dll)

9. Boarding school atau sekolah berbasis pesantren.

10. Home schooling. Jika ini dipilih, maka para orang tua wajib melaporkan ke dinas agar siswa tersebut tercatat dan dapat melaksanakan ujian persamaan. 


Thursday, June 4, 2020

Gadis yang menyelamatkan Raja

Seorang gadis bernama Nambeko,  seorang Afrika berkulit hitam dari keluarga yang sangat miskin.  pekerjaannya mengangkut tinja. 
Dibanding dengan para pengangkut tinja yang lainnya, dia merupakan satu-satunya orang yang dapat menghitung Berapa galon tinja yang telah dibuangnya.

Suatu hari dia mendapatkan kenaikan jabatan. kenaikan jabatan yang diperolehnya dengan cara yang sangat tidak sengaja. dia menjadi di asisten di kantor pengangkut tinja. Secara tidak sengaja pula dia bertemu dengan seorang lelaki yang dipakai hanya untuk mengajarinya membaca. Sehingga dia menjadi orang pertama kulit hitam yang bisa menghitung dan membaca. Namun kemampuannya dipandang tidak penting oleh atasannya. Karena dia orang kulit hitam.

Nambeko kemudian mencoba peruntungan hidupnya di tempat lain. Dia ingin pergi ke perpustakaan terbesar yang ada di Afrika. Dia harus berjalan sepanjang 90 km. Di 25 km yang pertama tiba-tiba dia terlindas oleh mobil yang dikendarai seorang lelaki yang mabuk. karena lelaki itu berkulit putih maka yang salah tetap Nambeko. Akibat kesalahannya maka dia harus dihukum sebanyak 7 tahun. Hukumannya adalah mengabdi kepada si kulit putih tersebut tanpa dibayar.

Cerita pada buku ini ini menunjukkan Betapa timpangnya perlakuan terhadap kulit hitam dan kulit putih. Sehebat apapun seorang kulit hitam tetap dianggap menyebalkan dan dianggap sebagai cucunguk yang merepotkan karena dia memiliki otak. Sedangkan kulit putih sekonyol apapun dia, tetap dipandang sebagai seorang yang lebih berguna. Bahkan bisa saja mendapatkan jabatan yang sebetulnya tidak dia kuasai dari sisi keilmuan dan menajemennya.

Kulit hitam memang dipandang lebih rendah daripada kulit putih. Mungkin jika kejadian yang dialami oleh Nambeko  terjadi di masa kini, maka akan terjadi kekacauan seperti yang dialami oleh George Floyd. Satu nyawa orang kulit hitam berharga. Demikian juga dengan yang dialami pada kisah ini. 1 orang kulit hitam memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan negara Swedia itu

Buku ini sangat menarik untuk dibaca, terutama bagi mereka yang sangat menyukai politik. Bagaimana politik disajikan dengan cara yang ringan, sedikit humor sehingga membuat pembacanya bisa melihat politik dari sisi yang berbeda.

Buku ini sebetulnya tidak hanya membahas Afrika saja tetapi juga membahas Politik Politik yang bersamaan terjadi pada waktu tahun sekitar 1960-an. Kejadian di seluruh dunia dibahas dengan gamblang.