Pages

Thursday, October 1, 2026

Menulis Terbit Indie dan BOSKIN Terbaik 2026

Memberikan pendampingan menulis fiksi, non fiksi, pengalaman di SMKN 1 Cianjur merupakan pendampingan kedua kalinya. Tahun 2024 dulu, hal serupa dilakukan sampai bukunya terbit Indie.
Pada pelatihan hari ini para murid dan guru yang berjumlah sebanyak 33 orang semuanya telah memiliki draft tulisan, bahkan ada satu murid yang sudah menunjukkan bahwa tulisannya sudah selesai. Dengan judul batu ditulis oleh murid yang namanya Gusti. 
Pelatihan diawali dengan mengajak para murid untuk melihat mereka itu sudah menulis apa dengan cara mengambil kertas pos it warna, kalau mereka mengambil warna merah itu artinya fiksi, hijau artinya non fiksi kemudian pink artinya pengalaman, dan ungu untuk antologi.
Dari kegiatan ini terlihat bahwa rata-rata para murid menulis bentuk fiksi yaitu berupa novel. 

Selanjutnya para murid diajak untuk bisa menentukan dari teks yang diberikan itu termasuk jenis fiksi, nonfiksi ataukah tulisan yang dalam bentuk pengalaman atau opini. 
Caranya adalah dengan saya membacakan teks, mereka menyimaknya, mereka harus menentukan kenapa teks tersebut termasuk salah satu jenis yang mereka tentukan, dan mereka harus menyebutkan alasannya. 

Untuk memperkaya pemahaman mereka mengenai menulis, kegiatan dilanjutkan dengan bagaimana memastikan kepada para murid bahwa untuk menulis itu tidak harus menunggu ide. ide itu bisa didatangkan melalui  berbagai cara, misalnya dengan membuat mind map. Teknisnya, di tengah-tengah tuliskan satu kata. dari satu kata tersebut buatkan korelasi dengan 4 kata lainnya. Misalnya di tengah di tengah-tengah ditulis kata operasi plastik selanjutnya dihubungkan dengan 4 kata yaitu Fumi, Rei, Siapa ayahku, Dekonstruksi.
Dari keempat turunan kata operasi plastik tersebut nanti akan diturunkan kisah bahwa Fumi adalah seorang dokter piawai yang menentang adanya operasi plastik adapun Rei adalah seorang dokter operasi plastik di klinik yang terkenal. Kemudian kedua tokoh ini bertemu karena salah satu pasien dokter Rei itu mengalami kejang setelah dia memakai botok sendiri dan ditolong oleh Fumi. Tapi sayangnya dia tidak bisa tertolong karena yang menjadi masalahnya itu adalah dia memasang botox di payudaranya yang sebetulnya memiliki kanker dan dipasangi implan. Karena kejadian tersebut Fumi dianggap sebagai dokter yang malpraktek dan dikeluarkan dari pekerjaannya. Karena lihai dokter Rei mengambil Fumi sebagai pegawainya tetapi dalam posisi sebagai dokter bayangan dalam arti fumi melakukan operasi tetapi namanya tidak pernah muncul. Singkat cerita nanti akan ketahuan bahwa Rai dengan fumi itu sebetulnya satu ayah. Dan di akhir cerita fumi terpaksa harus menerima kenyataan bahwa dia harus melakukan operasi plastik akibat kecelakaan berat yang merusak wajahnya.

Nah dari langkah brainstorming berupa mind map, sebetulnya bagian atas barusan itu menjadi pengurai untuk struktur atau kerangka poin-poin penting yang dibuat di dalam kertas HVS yang dilipat dua, lipatan pertama untuk mind map, lipatan kedua untuk menuliskan arahan-arahan tadi plotnya itu mau ke mana. 

Pada pertemuan ini saya meminta kepada para guru untuk menentukan berapa orang murid yang akan menjadi bimbingannya sehingga rencana sampai ke penerbit dan bisa diterbitkan tanggal 28 Oktober itu selesai. 
Untuk catatan sebelum kegiatan saya disambut oleh Kepala Sekolah ibu ridna yang menjadi PLT di SMKN 1 Cianjur.

Pada saat yang sama di grup pengawas Jawa Barat berseliweran informasi mengenai purna baktinya Bapak Marsudi. 
Untuk sekolah binaan saya juga ada yang purna Bakti yaitu bapak Tatan sebagai kepala SMA PGRI Cianjur. 
Sedangkan sekolah-sekolah pada saat ini tanggal 1 Oktober 2026 sedang melaksanakan upacara hari Kesaktian Pancasila. 
Foto di atas diambil dari kegiatan upacara di SMA Pasundan Cikalongkulon dengan kepala sekolah Dedi Haryadi 
Yang kedua terkait dengan anugerah ternyata ada perubahan untuk setiap kategori hanya mengirimkan satu orang saja 
Kemudian pada hari ini juga sedang diinputkan pengusulan untuk siapa saja yang masuk ke calon penerimaan Anugerah di tingkat provinsi, namun untuk di tingkat provinsi ada lombanya. 

Ada hal yang menarik di kegiatan Anugerah gtk 2026 ini adalah saya akan diajukan sebagai penerima Anugerah gtk 2026 oleh Pak Cece.
Saya sedang mencoba mengumpulkan rekap perjalanan sehingga layak menjadi penerima Anugerah gtk 2026. 

Pada pukul 13.00 saya mengikuti kegiatan sosialisasi bos kinerja/BOSKIN bersama Bapak Edi secara daring. Dari informasi beliau diketahui bahwa untuk sekolah  harus mengalami dua hal dalam penyerapan dana boskin, yaitu menjadi tuan rumah di kegiatan workshop dan menjadi tuan rumah di kegiatan pendampingan. bagaimana kalau tidak tercatat menjadi tuan rumah, maka posisi sekolah tersebut tetap ikut, hanya dana sebagai tuan rumahnya tidak keluar,  tetapi dana untuk transport dan makan atau ATK itu ada. 
Sebetulnya pada hari ini saya harus datang ke Subang untuk mengikuti sosialisasi sekolah Maung, tetapi saya tidak dapat hadir karena ada kegiatan di SMKN 1. Dari seorang teman Ibu Dwi yang hadir ke sana, dia mengirimkan PPT mengenai bagaimana sekolah Maung  ini dilaksanakan. 
Dari paparan tersebut walaupun saya tidak hadir ternyata fokusnya itu ke arah penguatan akademi, yaitu para murid harus menguasai bahasa asing kemudian ayat dan yang lainnya padahal tidak semua murid itu yang masuk ke sana berbasis kemampuan akademik.
Di bagian pengayaan percepatan diharapkan sekolah mau bisa menjadi kelas kelas yang memberikan kesempatan muridnya untuk mendapatkan akselerasi. Berdasarkan teks ini berarti nanti ada dua jenis kelas yaitu ada kelas akselerasi yaitu untuk mereka yang berkemampuan tinggi di akademi, dan mereka yang memiliki kemampuan non akademik tidak masuk ke dalam program ini. Pernyataan tersebut hanya asumsi saya saja. 

Miracle dan Airen katanya berangkat jalan-jalan untuk menyegarkan pikiran sebelum ada kuliah pada pukul 06.00.
Miracle sedang mengagumi sepatunya sendiri katanya sepatunya enak, nyaman dipakai. 

Kabar dari kebun, hari ini penjemuran bibit bawang merah. 
Untuk kentang masa pengisian umbi sudah selesai, sehingga tangkajnya dipangkas agar proses vegetarif berhenti.


Wednesday, September 30, 2026

Strategi Persiapan TKA dan AN #Menyicil

Acara untuk pembekalan bagi para kepala sekolah yang berada di Yayasan BPK Penabur seluruh Indonesia ini dibuka oleh Ibu Endang.
 
Selanjutnya doa dan kemudian langsung pemaparan mengenai bagaimana menyikapi TKA dan AN yang digabungkan.
Paparan diawali dengan menyampaikan bahwa saya sangat bangga bisa dapat bertemu dengan para kepala sekolah dari SD, SMP dan SMA yang berada di bawah Yayasan BPK Penabur se-indonesia. Untuk acara selanjutnya saya di bersamai oleh Ibu Ike sebagai moderator. 
Pertama-tama saya menyampaikan perihal bahwa TKA sekarang bergabung dengan asesmen nasional sehingga tidak ada lagi istilah ANBK. Dengan kata lain ketika para murid mendaftarkan TKA secara otomatis maka dia juga akan mengerjakan soal-soal assessment nasional, lengkap juga dengan pengerjaan Sulingjar.
Kemudian saya jelaskan juga terdapat perubahan untuk penilaian yakni untuk SMA angka penilaiannya mulai angka 200 sampai dengan 800. 
Perubahan yang lainnya adalah terkait dengan peserta TKA, diharapkan seluruh murid dapat mengikuti TKA, namun jika tidak dapat mengikuti semuanya paling tidak 85% dari seluruh jumlah murid. Atau jika jumlah murid sangat sedikit maka bisa disarankan kepada para murid dan memberitahukan kepada orang tua agar semuanya bisa ikut, misalnya seperti untuk SMA peserta minimumnya itu sebanyak 45 orang. Jumlah peserta ini penting untuk dipenuhi karena ada kaitannya dengan rapor pendidikan. Ketika peserta tidak memenuhi syarat minimum maka ada dampak pada raport pendidikan terkait dengan informasi yang disajikan nanti pada rapor pendidikannya. 

Bagaimana persiapan sekolah agar dapat menindaklanjuti dan menyiapkan para muridnya untuk melaksanakan TKA dan asesmen nasional dengan relatif tanpa drama. 
Tentu harus disiapkan sejak awal titik untuk yang saat ini dipersiapkan seoptimal mungkin karena untuk TKA waktunya sudah sangat dekat. Namun untuk para peserta di tahun yang akan datang bisa dipersiapkan sejak awal dengan cara: 
1. Para guru mengkaji Apa isi capaian pembelajaran di dalam setiap mata pelajaran, kenali Apa kompetensi dan konten yang dituntut pada capaian pembelajaran kemudian perhatikan tujuan pembelajaran yang telah disusun menjadi alur tujuan pembelajaran kompetensi dan kontennya tentang apa saja. 
Setelah guru mengetahui kompetensi dan konten yang dituntut harus diberikan kepada murid mulai dari kelas 10 sampai dengan kelas 12, maka para guru di bimbing untuk melakukan hal nomor 2. 
2. Para guru harus melihat ke buku panduan mata pelajaran, karena pada buku tersebut disajikan CP yang sudah dituangkan menjadi TP bahkan sudah ada ATP-nya. Perhatikan bagaimana kompetensi dan konten yang ada pada TP itu muncul di buku panduan pelajaran menjadi materi-materi esensial. Sanding kan antara konten dengan materi esensial. Gunakan materi esensial dan ATP yang ada pada buku panduan pelajaran sebagai bahan materi ajar yang penting untuk diberikan kepada murid. 
Pada saat menyandingkan antara materi TP dengan bahan esensial yang ada pada buku panduan mata pelajaran, para guru dihadapkan dapat melihat koneksi dan korelasi serta istilah yang digunakan dalam bahan ajar yang akan diberikan kepada murid baik di kelas 10, 11 ataupun di kelas 12. 
3. Tahap selanjutnya adalah setelah guru mengenali kompetensi dan konten yang ada pada TP, kemudian korelasinya dengan materi esensial yang ada pada buku panduan mata pelajaran, yang ketiga adalah dia harus melihat kompetensi dan subkompetensi yang ada pada kisi-kisi TKA. Pada kisi-kisi TKA ini para guru dapat membuat pemetaan, yaitu memberikan soal-soal TKA secara menyicil.

Bisa diperhatikan sebagai contoh pada matematika kelas 10, sudah muncul materi bilangan dan di kisi-kisi TKA juga ada sub kompetensi bilangan, yaitu bilangan pecahan yang muncul pada TKA. Artinya sejak kelas 10 soal TKA itu sudah mulai dapat diperkenalkan kepada para murid. Untuk tahap awal, guru dapat menggunakan soal yang ada di laman TKA gunakan tanpa dilakukan modifikasi terlebih dahulu dan lihat hasilnya seperti apa.

Jika ingin lebih dekat dan lebih komprehensif mengenai bagaimana mulai dari materi kemudian kompetensi dan indikator soal yang diberikan di TKA para guru dapat masuk ke laman daya serap sekolah yang memuat informasi mengenai hasil TKA sekolahnya. Para guru dapat meminjam username dan password proktor untuk melihat daya serap ini. Dari lamandayasara para guru bisa melihat pada bagian mana saja hal-hal yang perlu ditingkatkan, dan kelebihannya adalah untuk setiap indikator soal yang diberikan, terdapat soal yang dapat dijadikan sebagai contoh, atau acuan untuk nanti dimodifikasi agar para murid dapat berlatih dengan soal TKA secara menyicil. 

Pada bagian tanya jawab Pak Reno menanyakan apakah soal jenis multiple choice multiple answer itu ada kemungkinan semua jawabannya benar? 
Saya sampaikan yang menjadi acuan adalah bahwa pada soal multiple choice multiple and search itu yang pasti jawaban benarnya lebih dari satu. 

Masih pertanyaan dari Pak Reno apakah jika kita menyisipkan soal-soal TKA sejak kelas 10 apakah alokasi mengajar itu akan terganggu? 
Saya jawab untuk menyisipkan soal-soal TKA di kegiatan pembelajaran tentu saja tidak mengganggu pembelajaran. Hanya akan ada perbedaan pada saat melakukan penilaian sumatif. Guru menyisipkan soal TK A untuk mengukur kompetensi penguasaan materi tertentu bukan menguji ketercapaian TP. 

Berikutnya ada pertanyaan dari ibu Dian Bandar Lampung, pada tahun lalu TKA durasinya sangat pendek sehingga pengerjaan untuk soal itu tidak cukup. Bagaimana dengan tahun sekarang? 
Jawaban saya adalah untuk pengerjaan soal jadwal sudah disediakan baik dari hari ke-1 sampai dengan hari keempat juga gelombangnya sudah disediakan. Dengan adanya jadwal diharapkan para murid bisa menyesuaikan dalam kecepatan untuk menjawab soal dengan menghitung jumlah banyak soal dibandingkan dengan waktu yang tersedia. Ditambah dengan di sekolah mengenalkan soal-soal TKA sejak kelas 10, sehingga mereka terbiasa dengan jenis-jenis soal yang nanti muncul di TKA. 

Pertanyaan dari ibu Vero dari SD dia mengatakan bahwa puji tuhan pada tahun ini hasil TKA baik namun sekarang ketika digabungkan antara TKA kemudian assessment survei dan yang lainnya untuk anak SD sepertinya itu sangat berat titik apakah ada tips untuk hal ini? 
Saya sampaikan bahwa untuk anak SD sebaiknya menerapkan teknik melaksanakan mengenalkan TKA secara menyicil, dengan lebih banyak menguatkan literasi dan numerasi titik para murid diajak terbiasa membaca teks yang misalnya mengandung sekitar 150 kata. 

Pertanyaan terakhir dari Ibu Yuni yang meminta konfirmasi apakah pada mata pelajaran pilihan untuk SMK nilai rapornya itu digabungkan dengan nilai TKA atau ada pembobotan dari nilai rapor dengan nilai TKA. 
Untuk pertanyaan dari Ibu Yuni saya sampaikan bahwa saya tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut karena saya belum pernah mendengar informasi bahwa nilai rapor siswa SMK itu digabungkan dengan nilai TKA dan jadi satu nilai baru. 

Pertemuan hari ini bagi saya sangat menggembirakan karena informasi ini memberikan arahan dan panduan bagi para kepala sekolah bagaimana untuk membimbing guru melakukan analisis terkait kompetensi dan konten yang diampunya sehingga tahun depan lebih siap lagi dalam melaksanakan TKA. 
Dan yang lebih penting adalah tingkat jumlah peserta TKK dari para siswa BPK Penabur, karena selama ini ada anggapan mereka tidak mementingkan atau tidak perlu mengikuti TKA karena anjurannya juga tidak wajib dan mereka mengaku tidak pernah menggunakan hasil TKA itu untuk melanjutkan ke pendidikan selanjutnya. 




Tuesday, September 29, 2026

Penilaian Peserta Anugerah GTK 2026

Bangun pukul 03.00 pagi untuk memeriksa naskah dan video para peserta Anugerah gtk tahun 2026 baik yang transformatif, dedikatif ataupun yang Anugerah. Semuanya harus selesai hari ini, memang penilaian sudah dicicil sejak beberapa hari lalu, tapi pada hari ini dengan waktu yang segini sempit, mudah-mudahan semuanya bisa terselesaikan. Penilaian dilakukan bersama Bapak Cece. Akhirnya pukul 12.00 selesai semuanya termasuk mereka, dan melaporkannya ke pihak kcd untuk didaftarkan. 

Di tengah pemeriksaan perut terasa sangat lapar, tidak ada yang memberi makan, jadi langsung turun ke dapur dan menggoreng kentang. 
Hari ini pekerjaan terasa sangat berat tetiba ada telepon dari SMA PGRI Cipanas dan SMA Pasundan 1 Cianjur. 
Keduanya melaporkan terkait penandatanganan sptjm SMA terbuka untuk SMA terbuka SMA Pasundan 1 Cianjur, TKB cijedil memiliki guru pamong 3 orang, TKB Cipetir memiliki guru pamong 2 orang TKB Sukadana memiliki guru pamong 2 orang. Adapun peserta didik untuk kelas 10 ada 48 orang, peserta didik kelas 11 ada 36 orang, dan peserta didik untuk kelas 12 ada 50 orang, jumlah semuanya ada 134 orang. 
Pak Dede juga melaporkan bahwa DPK yang ada di SMA Pasundan 1 Cianjur Ada 5 orang karena dua yang disebutkan sebelumnya telah pensiun. namun untuk DPK yang akan dipindahkan ke sekolah negeri itu mempertimbangkan beberapa hal yang pertama usia pensiun jika ke pensiun sudah sangat dekat diharapkan tidak dipindahkan. 
Kemudian DPK yang memiliki peran sebagai kepala sekolah kemudian DPK yang jarak ke induknya sangat jauh kemudian di DPK yang di sekolah induknya tidak mungkin mendapatkan pemenuhan JP sertifikasi dan DPK yang berada di sekolah seperti di MAN.

Balik lagi ke rekapan peserta Anugerah ternyata pesertanya itu ada 40 orang, 40 orang itu terdiri dari SMK 16 orang, SMA 14 orang slb4 orang, kepala sekolah 6 orang. 

Selanjutnya saya juga menandatangani sptjm untuk SMA PGRI Cipanas yang diantarkan dokumennya oleh Pak Nandi, yang bulak-balik ke rumah karena si dokumen yang katanya ketinggalan di tempat fotocopy. 

Pukul 13.00 saya memberikan materi mengenai seputar TKA untuk yayasan BPK Penabur se-indonesia bagi para kepala sekolah. materi yang diberikan mengenai bagaimana perubahan-perubahan yang terjadi di TK untuk tahun ini, kemudian jenis-jenis soal TK A, kemudian bagaimana memanfaatkan laman daya serap untuk mengumpulkan soal TK ditambah menghubungkan antara konten dari CP ke materi esensial yang ada di buku panduan mata pelajaran dan ke materi uji yang ada di TKA. Ada pertanyaan dari peserta yaitu dari pak rino Dia menanyakan apakah untuk mcma Ada kemungkinan semua jawaban benar, kemudian apakah jika menyisipkan soal TKA di pembelajaran itu akan mengganggu lokasi waktu jam belajar yang sudah ada.  berikutnya ibu Dian dari Bandar Lampung menanyakan bahwa tahun lalu TKAitu durasi pengisian soalnya itu sangat pendek apakah ada tips untuk supaya siswa punya cukup waktu untuk mengerjakan soal. Yang ketiga tanya ibu Vero dari SD, walaupun tahun ini hasilnya baik tetapi adakah tips untuk supaya murid bisa mengerjakan soal dengan baik. Kemudian ada pertanyaan dari Ibu Yuni mengenai mata pelajaran pilihan di SMK apakah ada korelasi antara nilai SMK, maksudnya pembobotan nilai TKA dengan nilai rapor di SMK. 
Pada pukul 08.00 saya hampir saja lupa melaksanakan pemeriksaan kualitas Dapodik untuk SMA adiyatama bersama Pak Rifki. 
pada saat melakukan kegiatan daring ternyata kamera Saya seolah-olah sedang dipakai oleh aplikasi lain yaitu oleh obs.

Ada telepon dari pak Marsudi yang menyampaikan bahwa dia hari ini pensiun, tapi dia mendapatkan amanah dari ibu agusriati terkait dengan saya harus memberikan materi mengenai spmi untuk para pengawas rencananya dilaksanakan tanggal 5 September 2002 6 titik Paman Sudi mengharapkan agar para pengawas SMA untuk tetap sulit walaupun dirinya sudah pensiun titik kemudian Paman Sudi menyampaikan bahwa dia membuat skema agar busintesa dan Ibu imutlihah tidak mendapatkan Pembinaan untuk sekolah yang berada di wilayah Selatan, untuk wilayah Selatan pembinaan diserahkan kepada Pak Itang dan Pak Irfan. 

Ibu agusriati menyampaikan bahwa ada surat pengajuan pengurus apsi Jabar, dia juga berharap akan ada sosialisasi spmi. 

Saya menyampaikan kepada bapak Iim kasubag perihal permintaan untuk membuatkan surat undangan bagi para pengawas tanggal 5 untuk kegiatan spmi dan KKRI.  

P meminta agar ada uang muka untuk membayar dam truk sebanyak 600.000. 

Pengumpulan data dapodik SMAN 1 CIbeber dan SMA It Al Hanif

 Kegiatan hari ini dimulai dengan melakukan reviu pada naskah strategi mengajar SMAN 1 Cilaku Cianjur. Masih ada guru yang tulisannya ngagebleg, satu halaman penuh tulisan, tidak ada paragraf, koma dan titik, tidak pada tempatnya. sulit untuk dipahami

terlalu berat jika hanya menghabiskan waktu untuk memperbaiki penggunaan tanda baca, waktu saya masih banyak untuk yang lain. Sehingga saya meminta pihak sekolah untuk dapat mengedit tulisan atas nama dewi Layanah.

Ibu Vini melaporkan bahwa dia bersedia melakukan pengeditan. 

Hal kedua yang saya lakukan adalah melakukan pengecekan kualitas data Dapodik di SMA Negeri 1 Cibeber sesuai dengan rencana. 

kegiatan dilakukan secara dari daring dengan operator SMA Negeri 1 Cibeber bapak sukayat. 

Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa untuk data Dapodik di SMA Negeri 1 Cibeber adalah sebagai berikut: 

1. Data kualitas Dapodik di SMA Negeri 1 Cibeber pemutahiran terakhir dilakukan tanggal 4 September 2026. 

2. Data bangunan sudah valid bangunan terdiri dari 2 dengan masing-masing bangunan memiliki sertifikat sendiri. Status tanah sudah milik sekolah, bangunan terdiri dari gedung a sampai dengan gedung q, di mana masing-masing dari setiap gedung tersebut terdapat ruangan-ruangan untuk fasilitas pembelajaran atau ruang kelas, ruang Kepala Sekolah ruang toilet Ruang lab dan yang lainnya sesuai dengan kebutuhan sekolah. 

3. Data PTK sudah valid, untuk PTK terdiri dari 54 orang dan semuanya telah tersertifikasi. 

4. Data rombongan belajar terdiri dari 36 rombongan belajar dengan penamaan kelas untuk kelas 10 menggunakan nomor 1 2 3 dan seterusnya, untuk kelas 11 menggunakan urutan abjad abcd dan seterusnya, untuk kelas 12 menggunakan penomoran nomor 1 sampai dengan 12. 

5. Data tanah sudah diinput di Dapodik dan sudah lengkap. 

Hari ini juga saya menandatangani sptjm untuk SMA Negeri 1 Cibeber yang sematanya hanya ada kelas 12 jumlah peserta didik hanya kelas 12 dengan jumlah peserta adalah 60 orang. Menurut bapak ayandi yang menyerahkan sptjm dia mengatakan bahwa kcd memanggil terkait dengan semater tanggal 1 dan 2 September ini untuk ada kegiatan verifikasi smater.


Monday, September 28, 2026

Sosialisasi KKRI KCD VI

Perlu seharian penuh untuk memahami arah dan teknis pelaksanaan untuk korps kadet Republik Indonesia. 
Bahan tersebut dipelajari untuk disajikan hari ini, Senin, 28 September 2026 di kcd 6 kepada para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. 
Menurut Pak kasuba kumaha Ibrahim, terdapat 70 sekolah yang diundang dari Kabupaten Cianjur dan Bandung Barat. 
Termasuk di dalamnya peserta dari SLB dengan alasan SLB pun ada murid yang mampu mengikuti kegiatan tersebut diantaranya adalah para murid tunarungu.
Korps kadet Republik Indonesia pada dasarnya adalah penurunan Dari kompetensi Bela nusantara yang dikeluarkan oleh menteri pertahanan nomor 41 tahun 2025.  Terdapat lima nilai utama dari peraturan ini nilai yang pertama itu cinta tanah air dan bangsa titik kemudian dari setiap nilai tersebut ada kompetensinya dan ada indikator kompetensinya. 

Untuk keikutsertaan pada kegiatan kkri ini sekolah harus mendaftar titik satu sekolah itu ada Pembina utama dan ada Pembina pendamping. Untuk rasionya adalah satu Pembina utama itu berbanding dengan satu rombel atau berbanding 36 orang. Untuk peserta kegiatannya nanti diadakan secara daring dan luring. Daring selama 3 minggu berturut-turut baru secara loring bertemu dengan perwira tentara untuk melaksanakan kegiatan kedisiplinan. 
Seluruh kebutuhan untuk pelatihan yang daring diadakan di LMS yang disediakan oleh kkri.id 
Untuk mendaftar di sana perlu email baik untuk kadet ataupun untuk para pembina. 
Pada pertemuan ini ada pertanyaan mengenai apakah kokurikuler ini nanti sifatnya wajib, karena ini merupakan program prioritas pemerintah. 
Apakah ada anggaran yang mendukung untuk kegiatan ini. 
Bagaimana dengan kolaborasi dengan pihak perwira TNI. 
Apakah kegiatannya itu harus disisipkan di setiap pelajaran karena ada wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang menganggap bahwa kegiatan ini dilakukan setiap harinya 1 jam. 
Usai sosialisasi bertemu dengan pak Marsudi yang mengatakan bahwa para pengawas dari kbb, mungkin bergabung dengan Pak Itang, menyusun pembagian sekolah. Informasi tersebut kata pak Marsudi diterima dari ibu Lestari. Saya sendiri tidak tahu menahu mengenai pengajuan nama-nama tersebut. Seperti biasa saya tidak dipandang perlu untuk diajak diskusi mengenai pembagian sekolah binaan. 

Saya juga melaporkan mengenai calon peserta Anugerah gtk 2026 yang sampai pukul 12.00 tadi baru ada mendaftar 6 orang, semuanya dari guru kamu belum diketahui SMA smk-nya. Mungkin baru akan saya bahas besok. 

Saya menerima telepon dari ibu Ani mengenai permintaan nomor telepon ke psikiater dan psikolog yang edelweis sekejati bandung. Namanya dokter Tri kumoro akhirnya ketemu. 
Ibu Ani juga meminta untuk melaksanakan kegiatan literasi yang dilakukan selama dua pertemuan tanggal 1 Oktober dan tanggal 7 Oktober dengan metode yang sebelumnya yaitu menulis buku dan nanti akan diterbitkan. 

Ibu Endang kembali menghubungi untuk membahas masalah TKA yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 September.
Pukul 13.00 sampai dengan pukul 15.00.
 Materi seputar:
1. Bedah TKA
2. Program TKA Menyicil 
3. Insersi TKA pada TP dan Asesmen Formatif & Sumatif 
4. Di mana posisi TKA murid kita? 
5. Tindak lanjut
 Endang Setyowati BPK PENABUR: Boleh dirqmbahkan korelasi TKA dan ANBK, serta nilai TKA yg berubah ya bu bukan lagi 0-100 spt SD dan SMP ya bu..🙏🙏

Di kcd bertemu Ibu Lilis yang akan melapor ke bapak kasuba, Iin perihal penyaksian penandatanganan sekolah yang menginduk yang diketahui oleh kcd. 
Untuk hal ini kelihatannya pasti ada berkeberatan karena khawatir menginduk itu menjadi sesuatu yang dilegalkan. 


Thursday, September 24, 2026

Hal Genting yang Harus Segera Ditindaklanjuti

Melalui rapat koordinasi dibahas oleh pengawas sekolah Badriah kepada seluruh kepala sekolah, bendahara, operator, dan guru mengenai hal-hal yang harus segera ditindaklanjuti di sekolah. 
Pertama, mengenai Anugerah gtk 2026 dimohon agar sekolah mengirimkan calon peserta Anugerah gtk-nya sesuai dengan kesiapan titik sekolah boleh mengirimkan di aspek kategori apresiasi transformatif ataupun dedikatif. Tema yang dapat dipilih diantaranya adalah pembelajaran mendalam, 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, penguatan literasi nomor resikoma coding dan kecerdasan artificial, pengembangan komunitas belajar, inovasi pembelajaran, layanan pendidikan berbasis sains teknologi dan engineering matematika, 7 jurus kebiasaan anak Indonesia hebat. 

Kedua terkait dengan pengisian survei gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, yang akan berakhir pada tanggal 30 September 2026 diharapkan salah satu perwakilan di sekolah mengisi survei ini Karena sangat penting. 

Ketiga, akan diadakan penjadwalan pengisian Jabar beraksi untuk pemantauan kualitas data Dapodik di mana ada terdapat 25 poin yang harus dipelajari oleh para operator sehingga nanti pas pelaksanaannya tidak lagi mencari-cari. 

Keempat, terkait implementasi spmi diharapkan sekolah mulai melakukan jadwal untuk penetapan implementasi spmi salah satunya adalah melibatkan pengawas dalam penyusunan rkt dan RKS pada bulan Oktober. 

Kelima terkait dengan tawaran bagi para guru untuk dapat berkarir di luar negeri sebagai silent karena ada 42 formasi, untuk 39 orang guru, dan 3 tenaga kependidikan titik selanjutnya adalah formasi untuk community Learning center atau untuk guru sekolah jarak jauh ada 132 formasi terdiri dari 112 di Sabah dan 20 di Sarawak Malaysia 

Yang ke-6 terkait dengan laporan organoleptik yang dilakukan oleh sekolah mengenai bagaimana kualitas dan layanan dari mbg Yang dilaporkan ke si PGN yang resmi dengan menggunakan email yang telah didaftarkan atau disetorkan ke sppg oleh sekolah. 

Ketujuh, terkait dengan simulasi TKA dimohon para operator dan Proton menyelesaikan program terkait dengan persiapan TKA karena simulasi akan berakhir pada tanggal 27 September maka yang datanya masih belum hijau harus segera diselesaikan titik sedangkan untuk gladi bersih dilaksanakan tanggal 5 sampai dengan 18 Oktober di mohon semua murid dapat mengikuti kegiatan gladi bersih dan mohon dilaporkan kepada peserta apakah ada kendala atau tidak ketika mereka mengikuti kegiatan TKA tersebut. 

Wednesday, September 23, 2026

Koordinasi Internal

Koordinasi yang pertama adalah dengan kepala SMA Negeri 1 Cilaku Cianjur kajian mengenai bagaimana kemampuan guru dalam mengubah pengalaman mengajar menjadi tulisan praktik baik mengajar. Permasalahan kronis yang perlu diperhatikan adalah terdapat beberapa orang guru yang masih belum mampu menggunakan tanda baca yang paling dasar sehingga bacaan atau tulisan yang dibuatnya itu tidak dapat dipahami oleh orang lain. 

Koordinasi yang kedua adalah dengan kepala sebagian yaitu terkait dengan adanya implementasi dari peraturan pertahanan nomor 41 tahun 2025 mengenai kompetensi bela negara. Kemudian kompetisi tersebut dituangkan menjadi ekstrakurikuler yang namanya kkri atau korps KD Republik Indonesia. Kak subak meminta saya untuk menjadi pemateri untuk kkri tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 28 September hari Senin nanti. 

Koordinasi yang ketiga adalah terkait dengan penggunaan arkas boskin yang informasinya diperoleh tadi pagi bahwa sesisanya jika masih ada dana boskin tersebut dapat digunakan untuk kegiatan lain yang mendukung.