Resensi
Setanggi merupakan kata benda yang artinya kemenyan berbau wangi. Buku Setinggi Timur karya Amir Hamzah merupakan buku yang berisi kumpulan karya penulis dari Timur: Ajam, Arab, India, Cina yang merupakan karya-karya yang amat harum. Seharum setanggi.
Buku setanggi Timur walaupun jumlah halamannya tidak banyak, tetapi isinya sangatlah banyak. Karya-karya dari Timur yang luar biasa dianalisis dengan sangat cermat oleh Amir Hamzah. Sebagai contoh adalah karya yang datang dari India.
Pada pembahasan mengenai silsilah kenapa kitab Upanishad lahir. Diceritakan dalam kasta kaum ksatria timbulah angan-angan akan melepaskan diri dari kekangan kasta Brahmana dan membentuk pendirian hidup sendiri yang pantas pada mereka yang bangsawan dan bebas. Dan timbulah filsafat Upanishad yakni filsafat memberontak. Isi kitab Upanishad ialah bahwa dunia ini hanyalah maya, dan nyawa seseorang itu akan bersatu kelak dengan nyawa-dunia.
Pada buku ini dijelaskan pula bagaimana karya-karya besar lain muncul sesuai dengan zamannya titik termasuk dikisahkan pula bagaimana nasib orang-orang yang yang menciptakan karya-karya besar tersebut.
Ada kalimat menarik yang ditulis oleh Kung Fu Tse yaitu "tiada aku melahirkan barang sesuatu melainkan memperbaiki yang ada ada".
Kalimat di atas menjelaskan betapa luasnya serta betapa terbukanya cara pikir Kung Fu Tse. Karyanya yang begitu sempurna dianggap sebagai pedoman hidup bahkan di negara asalnya menjadi agama.
Yang menarik adalah juga simpulan yang ditulis dalam kitab Bhagawad Gita. Kitab yang dijadikan pedoman hidup orang India. Simpulannya sebagai berikut.
Siapkanlah kerjamu yang engkau kerjakan, sambil tiada engkau mengindahkan buahnya, dunia ini terlihat oleh kerja, melainkan bila ia ini di sudahkan sebagai korban, dari sebab itu lupakanlah upah kerja itu.
Simpulan tersebut menggambarkan bahwa manusia itu yang dilihat itu bagaimana cara dia bekerjanya. Dan manusia itu harus memperhitungkan cara dia bekerjanya bukan memperhitungkan hasil yang akan diperoleh. dalam kehidupan manusia, kerja merupakan dasar dan Pondasi yang menyokong kehidupan itu sendiri. Jika ia tidak mau bekerja maka ia harus mati atau manusia harus sudahi kehidupanya.
Pada buku setanggi Timur di tuliskan pula pantun-pantun yang beredar di lima negara Timur. Termasuk dari Indonesia.
Bahasa yang digunakan pada buku setanggi Timur menggunakan bahasa yang sesuai dengan pada masa Amir Hamzah hidup. Penggunaan kosakatanya membuat pembaca harus memperkirakan dan menduga-duga kira-kira arti yang hendak disampaikan oleh penulis sesungguhnya apa. Terdapat banyak kosakata yang sekarang tidak lagi digunakan.
Jadi untuk dapat menikmati buku Setanggi Timur, siapkan kamus bahasa Melayu.
Tuesday, June 2, 2020
Monday, June 1, 2020
Tidak Ada E?
Pekan ini merupakan pekan ujian online untuk akhir semester di sekolah tempat saya mengajar. Sejak sebulan yang lalu saya telah mengirimkan soal ujian agar dapat diubah menjadi soal ujian yang dapat diakses secara online.
Pada masa korona, kelas 10 dan 11 SMA melaksanakan ujian kenaikan kelas secara online, Saya tidak dapat mengatakan bahwa semua sekolah melakukan hal yang sama karena saya tidak tahu. yang saya ketahui adalah sekolah tempat saya mengajar, melaksanakan kegiatan kenaikan kelas secara online. Yang akan dilaksanakan mulai pada tanggal 3 Juni 2020.
Tentu saja ini merupakan sebuah upaya yang sangat luar biasa dari pihak sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat dilaksanakan tanpa membahayakan, sesuai dengan prosedur penyelenggaraan kegiatan selama wabah korona. Juga merupakan sebuah tantangan bagi para siswa. Sebagian siswa mungkin saja tidak memiliki Android atau alat pendukung lainnya untuk melaksanakan ujian secara online. Namun saya yakin para orangtua di mana saya mengajar, mereka akan mengupayakan untuk memberikan yang terbaik, termasuk dari aspek kesediaan alat, sehingga siswanya dapat mengikuti ujian tanpa ada halangan.
2 hari yang lalu saya mendapatkan SMS dari yang menanyakan Apakah soal yang saya berikan itu hanya sampai D tidak ada E.
Saya jawab ya untuk nomor 35 sampai dengan nomor 50 hanya sampai dengan D.
Pilihannya hanya saya buat 4 saja untuk nomor nomor terakhir, dengan tujuan untuk sedikit mengurangi beban kognitif para siswa yang harus mencari jawaban dari 5 pilihan.
Pada petunjuk pembuatan soal tidak dijelaskan bahwa pilihan itu wajib ada 5, karena tidak ada ketentuan pilihan wajib ada 5, maka saya menggunakan pilihan 4 saja untuk nomor 35 sampai dengan nomor 50. Saya pikir hanya dengan 4 opsi saja, dapat mengukur kemampuan siswa dalam penguasaan grammar.
Saya menjawab pertanyaan dari pengelola soal dengan mengatakan ada petunjuk di atasnya yang menyebutkan bahwa pilihan hanya sampai dengan D. Tidak serta merta muncul 4 pilihan, tetapi ada petunjuk terlebih dahulu. Mungkin dia mencari petunjuk Yang saya maksudkan. Dan dia menemukannya. Setelah itu permasalahan menjadi selesai. Dia tidak menanyakan Kenapa pilihannya hanya sampai D. Mungkin karena peran dia hanya sebagai orang yang mengubah dari teks menjadi soal yang dapat diakses secara online. Dia mungkin tidak mengetahui perbedaan tuntutan kognitif pada peserta didik ketika pilihannya ada 4 atau 5.
Semoga kegiatan penilaian akhir tahun ini berjalan lancar, karena sejak tiga hari diadakan simulasi, terdapat banyak keluhan dari para peserta didik. Diantaranya adalah tidak dapat login. Keluhan yang lainnya adalah tiba-tiba soal dan jawaban hilang. Padahal mereka tidak melakukan submit.
Menyelenggarakan kegiatan ujian akhir tahun dengan peserta ribuan tentu saja membutuhkan kesiapan perangkat yang handal. Sejauh ini dari beberapa kali ujian yang dilaksanakan, selalu saja ada keluhan keluhan yang diajukan dari para siswa. Semoga saja kali ini keluhan yang sama tidak lagi muncul.
Wattpad Tempat Cerita Menjadi Hidup
Dalam sebuah obrolan di dalam sebuah grup WhatsApp, Salah satu dari anggotanya menanyakan bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan nilai TOEFL yang memadai untuk kuliah S3. Diantara beberapa tawaran yang saya berikan, saya katakan bahwa Silahkan menggunakan Wattpad untuk mendukung keterampilan membaca.
Membaca The Jakarta Post, jika paham 75%, saya katakan itu artinya menguasai TOEFL sekitar 450. Kemudian saya berikan kopi atau salinan tiga paragraf yang diambil dari Jakarta Post untuk mereka baca. Mereka berkata bahwa mereka tidak paham itu. Karena tidak paham maka Saya tawarkan untuk membaca Wattpad.
Wattpad biasanya ditulis oleh para penulis pemula biasanya anak-anak sekolah yang mendapatkan tugas menulis, atau sedang berlatih menulis. Sehingga bahasa Inggris yang digunakannya kadang-kadang secara gramatikal masih ada salah, atau kadang-kadang juga penggunaan tanda bacanya masih salah. tetapi bagi mereka yang ingin latihan membaca, membaca bahasa Inggris yang ditulis di Wattpad membantu memperkaya kosakata dengan cara yang tidak melelahkan. Kenapa tidak melelahkan tanda tanya Karena kosakata yang diperoleh melalui kegiatan membaca bacaan yang ringan.
Saya mengatakan hal semua diatas itu berdasarkan apa yang saya alami sendiri titik beberapa bulan lalu saya membutuhkan TOEFL untuk mendapatkan beasiswa ke Thailand titik tanpa Saya Sadari saya selalu membaca Wattpad Oma dengan tujuan untuk mendapatkan plot cerita yang sangat tidak terduga yang ditulis oleh anak-anak yang berada di belahan dunia di luar Indonesia titik ragam cerita yang dibuat oleh mereka amat sangat banyak mulai dari hal-hal yang biasa seperti cerita-cerita Roman, mereka juga menulis tentang hal-hal spesifik kesehatan tentang kesehatan, vampir, atau bahkan kisah-kisah masa datang yang tidak dapat dijangkau oleh pikiran saya sendiri yang berada di Kampung Kebon Manggu.
Kebiasaan membaca tersebut ternyata membantu saya untuk dapat memahami teks teks yang disajikan di TOEFL secara lebih mudah titik enam unsur Saya kira Wattpad menjadi satu-satunya bahan bacaan, Tentu saja sangat salah titik Saya menyarankan membaca Wattpad itu bagi mereka yang bahasa Inggrisnya ketika mereka membaca The Jakarta Post tidak paham sebanyak 75%.
Ada baiknya bagi mereka yang memang ingin meningkatkan TOEFL secara point meningkat membacanya dari Wattpad ke The Jakarta Post. Menurut pengalaman saya pribadi, The Jakarta Post membantu memberikan peningkatan kosakata secara harian. Karena The Jakarta Post menyajikan berita berita berdasarkan kejadian-kejadian yang berlangsung setiap hari. Sebagai contoh saja saya dapat mengenal istilah-istilah terkait dengan wabah korona, dari The Jakarta Post.
Kembali pada grup tadi yang menanyakan bagaimana cara agar dapat membaca bahasa Inggris dengan tidak melelahkan. Saya katakan Wattpad. Kemudian ada yang bertanya Wattpad itu apa? Saya jelaskan pada Wattpad itu seseorang dapat membaca karya orang lain, atau dapat juga kita mengunggah karya kita sehingga dibaca dan dikomentari oleh orang lain. Saya menyarankan agar masuk ke Wattpad yang menggunakan bahasa Inggris. Saya sendiri baru mengetahui dari orang yang bertanya tadi ketika dia mencoba mengunduh Wattpad Ternyata isinya bahasa Indonesia, karena dia mengunduh Wattpad yang di selenggarakan di Indonesia mungkin saya sendiri tidak begitu paham. Hanya untuk Wattpad yang berbahasa Inggris, isinya sama sekali tidak ada yang berbahasa Indonesia. Saya belum mencoba di kolom search Apakah bisa saya mengakses Wattpad yang Bahasa Indonesia. Atau sebaliknya dari Wattpad yang berbahasa Indonesia dari bahasa Indonesia dapat menemukan teks yang berbahasa Inggris. Saya belum mencobanya.
Tidak Boleh Unggah Kalau Tidak Semerk
Entah bagaimana, tiba-tiba saya mendapat kesempatan untuk memperbaiki tayangan PowerPoint yang akan disajikan oleh salah satu penyaji di webinar yang diselenggarakan oleh media guru. Media guru merupakan salah satu lembaga yang mengelola guru yang tujuannya untuk membantu para guru untuk dapat berkarya, berinovasi memiliki wawasan yang luas serta hal-hal positif lainnya yang tidak dijamah oleh PGRI.
Salah satu penyaji ini Tentu saja tidak saya kenal, saya hanya dikenalkan oleh seseorang, perkenalan yang sangat singkat yang membuat saya harus menulis ulang presentasinya dengan menggunakan template PowerPoint yang saya unduh dari internet secara gratis.
Karena saya dimasukkan sebagai orang yang membantu tampilan pada PowerPoint untuk salah satu penyaji, saya mendapatkan privilege untuk masuk ke dalam grup penyajian webinar yang diselenggarakan oleh media guru. Kegiatan tersebut jika tidak salah akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni titik terdapat tiga pembicara yang akan menyampaikan materi yang berbeda-beda. Materi yang saya bantu perbaiki adalah materi tentang penggunaan Google suite education yang menggunakan metode asyik, aktif, sharing, inovatif dan kreatif.
Yang ingin saya soroti di sini adalah bagaimana kondisi grup WhatsApp yang berisi calon peserta webinar. Di dalam grup WhatsApp tersebut hanya berisi para calon peserta yang akan webinar.
Isinya ratusan orang, dari berbagai daerah titik hanya 2 orang yang saya kenal di dalam grup tersebut, tetapi itu tidak mempengaruhi saya untuk berkomentar ataupun memposting sesuatu. Saya hanya menjadi lurker, yang hanya membaca tetapi tidak mengomentari ataupun memposting apapun. Pengelola WhatsApp meminta agar mengisi grup dengan berkenalan, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
Ketika saya membaca tulisan-tulisan yang ada pada group tersebut berbagai macam cara perkenalan muncul. Kemudian berbagai macam pertanyaan yang tidak penting juga muncul. Mungkin pertanyaan yang di posting di Sana hanya sekadar untuk mengisi waktu menunggu sampai webinar dilaksanakan.
Tiba-tiba ada seseorang yang mengunggah tawaran webinar tetapi tidak diselenggarakan oleh media guru. Saya sedikit terkejut dengan reaksi yang di tulis oleh para anggota webinar yang ada pada group tersebut. Salah satunya langsung berkomentar Bukankah tidak boleh mengunggah webinar yang lain selain dari media guru? Bukankah Tidak boleh menawarkan sesuatu yang tidak diselenggarakan oleh media guru?
Saya sendiri tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut. Karena memang saya tidak tahu apa yang menjadi aturan di dalam grup tersebut. Saya hanya mencermati perkembangan yang ditunjukkan setelah seseorang mengunggah tawaran kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh asosiasi lain. Sungguh mengejutkan, admin dari grup tersebut berkata bahwa siapapun yang mengunggah webinar, atau tawaran, atau kegiatan yang bukan diselenggarakan oleh media guru dia akan dikeluarkan dari grup. Dan itu benar-benar dilaksanakan.
Ada keanehan dalam pikiran saya, apakah eksklusifisme menjadi bagian dari grup ini? Menurut saya kalau hanya sekadar menawarkan webinar atau memberi informasi yang penyelenggaranya berbeda, tidak akan mengurangi kejayaan, atau membuat peserta pada webinar ini akan mundur dari webinarnya. Pikiran saya langsung lari ke Donald Trump, yang berpikir tentang make America great again atau motonya MAKA.
Trump menentang apapun yang akan mengotori supremasi golongan kulit putih, yaitu golongan orang yang dipandang lebih mulia dibanding dengan orang berkulit hitam. jadi semua yang tidak sama dengan dirinya itu harus diberantas kalau perlu dibunuh. sehingga ketika ada kejadian di Mineapolis dimana seorang rakyat biasa berkulit hitam meninggal dengan cara yang keji yaitu lehernya ditekan kurang lebih selama 7 menit sampai meninggal oleh seorang polisi.
Cara cara membersihkan kembali golongan kulit putih dengan cara membunuh semua orang yang berkulit hitam atau mencegah siapapun orang berkulit hitam masuk ke Amerika, seperti halnya media guru menolak kegiatan apapun yang tidak diselenggarakan oleh dirinya. Tidak peduli dengan apa pandangan orang lain mengenai cara dia menangani supremasi kulit putih titik Dia berkata I don't give a damn. Apakah media guru juga sama? Harus kita ikuti perkembangannya seperti apa. Namun saya berharap Apa yang dilakukan oleh media guru di dalam grup itu tidak sedang melakukan supremasi atas sebuah
Organisasi yang diselenggarakan oleh masyarakat. Tapi sebagai upaya untuk membawa seluruh peserta webinar fokus hanya pada satu kegiatan saja.
Saya tidak sabar untuk melihat seperti apa webinarnya nanti. Mudah-mudahan sinyal mendukung kegiatan dengan stabil. Selama ini, internet yang ada di rumah saya selalu naik turun sehingga agak menyulitkan untuk menikmati webinar secara nyaman. Kecuali jika webinarnya itu diselenggarakan oleh luar negeri. Walaupun pesertanya sampai 5000 orang tetapi penyajian tidak pernah terputus dan tidak pernah terpengaruh oleh kondisi internet yang ada di rumah. Entah bagaimana cara mereka menyelenggarakannya sehingga bisa sangat stabil seperti itu.
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masa Korona
Pagi ini beredar berita di WhatsApp, meminta agar semua pegawai negeri untuk melakukan upacara. Tanggal 1 juni merupakan hari libur di Indonesia. Hari libur ini berkaitan dengan kelahiran Pancasila titik Mengapa disebut kelahiran Pancasila karena pada tanggal tersebut dipandang bahwa Pancasila telah menjadi ideologi bangsa ini. Jadi untuk merayakan diperolehnya ideologi ini maka seluruh bangsa Indonesia harus libur untuk khusus merayakannya. Termasuk para pegawai negeri juga harus libur untuk merayakannya. Tetap khusus untuk para pegawai negeri mereka harus melakukan upacara.
Karena 1 Juni 2020 jatuh pada kondisi wabah Covid-19, maka upacara tidak dapat dilaksanakan seperti biasanya. Pagi hari sekitar jam 7 Ketika saya membuka Whatsapp, muncul undangan untuk melakukan upacara. upacaranya bunyinya kurang lebih untuk para pegawai negeri silakan melakukan upacara di depan Televisi Republik Indonesia dengan memakai baju Korpri, kemudian melaporkan kegiatan tersebut ke kehadiran di TRK.
Kegiatan ini terdengar menarik sekaligus menantang, karena bagaimana mengikuti upacara di depan televisi dengan memakai baju Korpri. Baju Korpri tersebut sebetulnya tidak mempengaruhi apakah seseorang menjadi lebih cinta Pancasila atau tidak. Hanya menjadi konyol saja Ketika Harus memakai baju Korpri di depan televisi dan difoto, kemudian diunggah ke TRK.
Tentu saja tidak semua orang berpikiran seperti saya, mereka tidak memandang bahwa ini adalah hal aneh apalagi konyol. Mereka melakukan hal itu secara serius diantara mereka ada yang memakai baju Korpri kemudian betul-betul difoto, dan mengunggahnya ke absen. Mereka melakukan hal ini karena kepatuhan terhadap perintah dari WhatsApp yang meminta melakukan upacara di depan televisi.
Perubahan dalam peringatan Kesaktian Pancasila amat sangat drastis. Dulu sebelum ada wabah korona Oma semua orang bersiap-siap berupacara di lapangan, setelah itu bergerombol, untuk sekadar ngobrol-ngobrol kesana-kemari, obrolan yang sama sekali tidak penting. Setelah upacara tidak pernah dibahas tentang Pancasila itu sendiri atau bahasan bahasan lain yang terkait dengan kehebatan Pancasila. Obrolan yang keluar adalah obrolan biasa sehari-hari yang menyangkut kehidupan ketakutan kekhawatiran, kekecewaan, dan hal-hal lain yang biasa muncul dalam kehidupan.
Perubahan upacara menjadi di depan televisi dengan ditandai memakai baju Korpri mungkin mengubah orang untuk tidak mengobrol tidak jelas mengenai Pancasila. Tetapi lebih berfokus pada berkontemplasi, Bagaimana Pancasila itu harus dihayati sebagai filsafat hidup, pegangan hidup dan menjadi ideologi sebagai bangsa yang berada di nusantara.
Resensi Buku: Ibunda James Joyce
Terjemahan yang dilakukan penerbit Nuansa Cendekia dengan tujuan memperkenalkan karya-karya sastra kepada masyarakat.
Buku ini berisi kumpulan cerita pendek, yang ditulis oleh James Joyce dan beberapa penulis lainnya. Pada kisah pertama, dijelaskan tentang seorang anak lelaki yang jatuh cinta kepada seorang anak perempuan yang lebih tua umurnya. Anak lelaki itu merasakan sebuah perasaan yang tidak bisa dijelaskannya. Suatu hari dia pergi ke sebuah pasar malam. Dan ingin membelikan sesuatu untuk anak perempuan yang di cintainya. Apakah sebuah hadiah membuat si perempuan itu menjadi miliknya?
Cerita kedua tentang bagaimana seseorang ditinggal meninggal oleh seseorang yang dikenalnya. Peristiwa kematian seseorang membuatnya memikirkan tentang masa hidup orang tersebut.
Buku ini sangat menarik untuk dibaca, terutama bagi mereka yang ingin melihat bagaimana cara pandang orang barat terhadap hal-hal kecil yang ada di dalam kehidupan sehari-hari seperti kematian.
Buku ini dipeoleh dari aplikasi di iPusnas. iPusnas baru-baru ini menyediakan layanan berbeda. Layar bisa disetting menjadi hitam, kuning, putih atau biru demi kenyamanan pembaca. Huruf dapat disetting 25%, 50% atau 75%. Namu bagai saya sendiri, malah membacanya menjadi tidak nyaman karena setting baru tersebut tidak mempermudah menikmati halaman pada saat memabca. Kita sebagai pembaca harus selalu membuka buku dari halaman pertama. Jika pada aplikasi sebelumnya, kita dapat menandai buku yang kita baca pada halaman berapa, dan ketika membuka kita langsung pada halaman tersebut. Tidak harus bolak-balik dari halaman satu. Semoga saja ada pilihan dalam cara memilih jenis tampilan halaman agar saya tetap dapat menikmati layanan yang lama.
Semoga ipusnas memperbaiki tampilan untuk membaca di aplikasi Android.
Menyemangati Diri Sendiri
Grup Calon Pengawas mendadak ramai setelah seseorang mengunggah pengecekan STTPL. Setelah unggahan tersebut bermunculan unggahan lainnya dengan isi yang sama.
Subscribe to:
Posts (Atom)
