Pages

Thursday, February 28, 2019

Teu Sarua

Haté ngadadak tagiwur, calon bésan rék datang pagéto. 

Tuesday, February 26, 2019

USBN Materi 1. Selasa 26022019

Pendampingan pra on dan pasca USBN.
Soal sebelum dirakit,  ditelaah terlebih dahulu. yang membuat guru. Tidak dibenarkan dibuat oleh pihak lain. Guru menjamin soal sesuai dengan blue print kisi-kisi dan sesuai dengan materi yang diajarkannya.

Pasal 58 ayat 1 UU 20/2003
Evaluasi hasl belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.

Permendikbud nomor 4
Penilaian hasil belajar dilakukan melalui USBN. 
USBN alat ukur keberhasilan capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada  SKL untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. 
Dokumen USBN adalah hasil pelaksanaan USBN bersifat rahasia,  terdiri atas naskah soal, jawaban peserta didik, 

Alasan mengases pencapaian
Untuk siswa: pemotivasi
Guru: bagian dari proses pembelajaran, alat evaluasi keberhasilan pengajaran (dibandingkan guru atau sekolah lain), alat untuk pengembangan rencana kurikulum berikutnya.

Syarat kelas 12,

Urutan
1. Soal
2. Telaah soal
3. Uji coba soal (peserta didik, atau oleh pakar, uji keterbacaan soal)

Langkah penyusunan indikator dan soal
1. Kompetensi yang diuji
2. Lingkup Materi
3. Level kognitif
4. Indikator soal ( memuat ciri yang diukur, kata kerja operasional IDEALNYA HANYA 1,
5. Soal (1 soal, 1 indikator, stimulus,  opsi jawaban)

Kurikulum berbasis standar. 

Petugas jangan merespon pertanyaan yang tidak terkait tugas. 
102 SMA, 34 Provinsi

Analisis butir soal: teori klasik
Tingkat kesukaran
Daya pembeda

Diberikan gambar pengukuran benda dengan menggunakan jangka sorong dan mikrometer skrup, peserta didik dapat menunjukkan pengukuran dengan benar. (perlu direvisi)

Perlukah dijelaskan benda apa yang akan diukur? Ketebalan,  diameter?
Indikator harus spesifik.

Revisi
Diberikan gambar
Tata letak tulisan tidak mengakibatkan boros kertas.

Peserta didk mampu memahami dan menguasai tentang kebutuhan manhsia yang tidak terbatas  dengan kelangkaan sumber daya.
Memahami dan menguasi
L1

Kasus
Menggunakan nalar dan logika dalam memecahkan masalah

Disajikan data pendapatan nasional dan penduduk suatu  negara, siswa dapat  menganalisis dan menyimpulkan pendapatan perkapita yang paling tinggi dan terendah.

Revisi: KKO hanya 1 saja mis: disajikan data pendapatan nasional dan jumlah penduduk beberapa negara, siswa mampu menyimpulkan
Kondisi perekonomian di negara tersebut.

Belum menguji kompetensi
Seharusnya disajikan masalah (lihat kemampuan yang diuji)

Penulisan angka mengikuti aturan bahasa Indonesia jika seluruh teks itu menggunakan bahasa Indonesia
US 3,765.00 salah
UD 3.765,00 benar

Jurnal guru, 26 Feb 2019

Ngajar kelas 11 ips 3
Listening  the tea plants to a cup

Kelas 12 sedang ujian praktik.

I don't teach grade 12.
Met proncipal who said your outfit is good. It can mean two things: it is really good OR it is not good at all. Why. Principal never compliments.

Monday, February 25, 2019

Keluarga pewaris bahasa

Budaya lahir seiring kelahiran manusia. Oleh karenanya para ahli mendefinisikan budaya sebagai aktifitas  dan produk manusia sebagai hasil belajar.

Budaya Sunda berkembang di tatar Sunda dan menjadi ciri orang Sunda  seiring perkembangan zaman. Kata Sunda itu sendiri, bagi orang Sunda bermakna bukan sekadar bahasa. Ajip Rosidi menjelaskan bahwa ketika orang Sunda menyebutkan "urang Sunda" mengacu pada suku, bahasa, adat istiadat, kata penunjuk tunggal yang artinya setara dengan saya, dan kata penunjuk jama setara dengan kami.

Sunda dengan pelbagai makna menjadi bagian dari keseharian hidup orang Sunda. Khusus untuk orang Sunda dalam cakupan kecil yaitu individu dihadapkan pada tanggungjawab besar yang menjadi tanggungannya sebagai bagian dari sebuah komunitas warga Sunda.

Sebagian individu orang Sunda memandang bahwa Sunda dalam representasi bahasa mengahadapi masalah besar. Salah satunya adalah menuju sekarat karena semakin berkurangnya jumlah penutur. Pandangan ini mendorong individu tersebut bergegas melakukan upaya untuk menghidupkan bahasa Sunda. Mencampurkan bahasa Sunda dalam percakapan bahasa Nasional sangat akrab terdengar.  Upaya ini patut diacungi jempol mengingat tidak mudah mencampurkan bahasa ibu dengan bahasa nasional dengan sisipan tujuan penerima pesan lebih paham maksud yang disampaikan penutur. Walaupun tidak dipungkiri bagi sebagian pecinta pengguna bahasa Sunda, hal ini dipandang kurang tepat. Kekhawatiran yang membayang adalah kelak generasi muda menganggap 'dibenarkan' berbahasa mix (campur) dan menjadi kebiasaan.

Sebagian individu lainnya memandang Sunda sebagai bahasa akan hidup seperti bahasa-bahasa lain yang ada di dunia ini.  Pandangan ini membuat individu tersebut memperlakukan bahasa Sunda seperti benda. Fitrahnya benda: ada, dipakai, tiada.
Bahasa Sunda menjadi ada dan dipakai karena dipandang mampu memfasilitasinya sebagai alat komunikasi, dan lebih jauh lagi mampu menunjukkan jati diri kesukuan. Ketika kedua hal tersebut tidak dimiliki lagi, maka bahasa Sunda ditinggalkan.  Sebagai contoh kecil, merasa malu berjati diri Sunda yang ditandai dengan berbahasa Sunda mengakibatkan individu tersebut memilih  menggunakan bahasa lain. Eksodus pengguna bahasa Sunda ke bahasa lain, hal ini pencetus bagi matinya bahasa Sunda.

Setiap individu adalah pewaris budaya. Warisan bahasa menjadi tanggungjawab perorangan.  Berbeda dengan warisan lainnya, pewaris bahasa Sunda memiliki tanggungjawab untuk (salah satunya) tetap menghidupkan bahasa Sunda. Bagaimana cara menghidupkannya setiap individu Sunda dihadapkan pada banyak pilihan.  Pilihan yang paling masuk akal diantaranya menggunakan bahasa Sunda pada tataran keluarga.

Orangtua yang menggunakan bahasa Sunda dalam kehidupan berkeluarganya memberikan peluang bagi bahasa Sunda untuk tetap hidup.  Akibat langsungnya adalah anak-anak dalam keluarga tersebut menikmati penguasaan berbahasa ibu dengan penuh. Ibu Bapak menjadi model pengguna yang secara langsung mencontohkan sekaligus meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Sunda anggota keluarga.

Setiap individu adalah bagian dari sebuah keluarga.  Sudah saatnya keluarga kembali difungsikan sebagai sumber belajar berbahasa.

Memelihara Budaya Cianjur

Budaya Cianjur memerlukan dukungan budayawan, seniman, pemerhati, dan pihak peduli budaya Cianjur.

Memaksimalkan komunitas pemerhati budaya dengan naungan Dewan Kebudayaan dan Kesenian Cianjur. Salah satu tujuannya adalah memelihara 3 pilar budaya Cianjur, yakni ngaos,  mamaos, dan maenpo.
Keberadaan LKC dab DKC diharapkan bergabung menjadi DKKC. Namun tidak dapat bergabung dengan alasan keduanya memiliki tupoksi masing-masing. Dan LKC memiliki SK Bupati dan akte notaris.

Tugas DKKC lebih dari sekadar mengurusi seni namun lebih luas dari itu. Melakukan bedah terhadap seni atau kajian filosofis seni menjadi salah satunya. Kajian lainnya adalah memelihara dan mengembangkan 7 pilar budaya, yakni ngaos, mamaos, maenpo, someah, tatanen, tangginas, dan sauyunan.

Gerakan 7 pilar budaya Cianjur

Tuesday, February 19, 2019

Workshop Review Pengembangan Naskah Pembelajaran dan Penilaian

9Hotel Salak Padjadjaran Bogor 19-22 Februari 2019

Tujuan kegiatan
1. Menelaah saran atau usulan perbaikan naskah pembelajaran  dan Penilaian 2019
2.  Memperbaiki dan mengembangkan naskah pembelajaran dan Penilaian berdasarkan hasil identifikasi
3. Menyusun naskah pembelajaran dan Penilaian baru berdasarkan kebutuhan NSPK (penyusunan norma standar prosedur dan kriteria) SMA

Alur kerja
Lihat, edit, update, ...

Kelompok C Modul SMA Terbuka,
Ruang Executive 1
Koordinator Ujang, Nursyamsudin

Materi 1 Selasa  19 Feb 2019, 19.30-21.30
MBS (Manajemen Berbasis Sekolah)
Prof Hamid Hasan
MBS membuat sekolah memiliki tanggung jawab dan akuntabilitas.
Tidak sedikit guru menjadi single fighter.  Dia buat RPP sendiri, jalan sendiri.

School-based curriculum berlaku di Australia.  Kementrian tidak mengembangkan kurikulum.  Let's thousand flower bloom,  itu mottonya. Pemerintah bertanggung jawab mengangkat KS. KS yang merancang sekolah mau dibagaimanakan.
Mulai 2008 Australia memiliki kurikulum nasional.

UU Daerah no 23 th 2016 tentang pemerintahan daerah mengharuskan sepenuhnya kurikulum pada pemerintah daerah,  itu seharusnya.  Kenapa,  karena pemda tidak diberi kewenangan mengangkat PNS. Maka MBS tidak membicarakan pengangkatan guru.
Di Indonesia KS bukan profesi, tapi guru plus. Di negara lain sudah dianggap profesi dan bersertifikat atau memiliki akta. Akibatnya KS bisa diganti kapan saja.

Di sekolah mana yang menerapkan Guru Utama yang berhak membuat RPP, menentukan buku? Itu bagian dari MBS.
Guru pemula belum berpengalaman.
Guru Utama atau master teacher yang tahu buku mana yang bisa dipakai bukan oleh KS, dia yang menentukan isi pelajaran/ pemegang utama bendera pelajarannya,

Pendelegasian wewenang kepada sekolah untuk membangun dirinya sehingga akuntabel,  itulah MBS.

Ketika guru memberikan ulangan siswanya mendapatkan nilai 60% dari yang diajarkan, merasa gagal.
Matematika pelajaran susah, kalau susah, kenapa diajarkan?
Bahasa Inggris  belajar 6 tahun, tapi tidak bisa apa, kenapa kalah sama kursus yang siap bisa bahasa lnggris dalam 6 bulan.
Bahasa Indonesianya salah tidak apa2, akibatnya berbahasa Indonesia yang salah.  Yang takut salah berbahasa Inggris.
SMK masuk BLK.  SMK sekolah menengah,  BLK menerima siapapun tetapi siap kerja. Lebih sefih lagi,  lulusan SMK masuk BLK.

Pendidikan multikultural, tapi tidak bicara pendidikan berbasis kultur.  We learn through our culture lenses.
WC bersih,  beda bersihnya ketika bicara bersih. 

Sekolah tidak membantu daerah dalam urusan MBS?

Bagaimana bisa KTSP jika tidak MBS. Implementasi kurikulum itu menyangkut bagaimana sekolah melaksanakan kurikulum buatan pemerintah.

Kualitas
MBS menentukan kualitas sekolah, baru bisa akuntabel.
Jika KKM sekian, perolehan nilai 60, bagaimana kualitas sekolahnya?

Tujuan MBS itu meningkatkan kualitas pendidikan terutama kualitas hasil belajar peserta didik, mengembangkan kualitas suasana dan kinerja gurudan tenaga kependidikan, mengembangkan akuntabilitas satuan pendidikan terhadap masyarakat dan bangsa, dan mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat (muatan lokal)

Apa pertangungjawaban sekolah kepada masyarakat (baca orang tua) ketika sekolah memberikan nilai rapor merah?
Apakah angka 70 matematika anak saua sama dengan 70 matematika siswa C. Apa kelemahan anak saya agar sebagai orangtua saya bisa bantu sekolah.
Ini adalah urusan akuntabilitas sekolah pada masyarakat.

Jika memegang profesi artinya qualified untuk pekerjaan yang diampu.

Tugas pokok manajemen: perencanaan, pengorganisasian,  ... pengawasan, 

Sekolah kumuh, selokan menuju sekolah bau, kemudian berubah dengan adanya pendidikan karakter, itu artinya MBS berjalan.

Guru mengajar tanpa jeda. MBS harus mengatur pergantian jadwal, beri 10 menit,  guru jadi segar, siswa kapan istirahat sebentar saja. Jangan OK kamu baru selesai pelajaran x ayo masuk lagi pelajaran y. Siswa bukan manusia super.

Guru punya meja kerja,  tapi tidak punya ruang kerja. Bagaimana guru datang setiap hari walaupun tidak mengajar.  Ini tantangan besar.

Bagaimana kepada guru mengajar 40 jam dan minta kualitas? Come on, tak ada tenaga lagi guru buat bicara kualitas,  habis tenaganya.

Bidang kerja MBS: penetapan kebijakan,  SDM,  fasilitas belajar dan kerja, suasana kerja,  lingkungan sekolah,  dana, implementasi kurikulum,  koordinasi dengan masyarakat,  kordinasi dengan pengambil kebijakan setempat.

Community of educators
Pendidik dan tenaga pendidik adalah satu kesatuan

Aspek implementasi
Perencanaan sekolah, pengembangan mulok, diversifikasi KTSP,  penerapan Kl 1 KD 4, pengembangan 5M, kegiatan ekstra kurikulum.

Penerapan MBS
Setiap GTK dan KS perlu memahami pengertian, tujuan,  kegiatan dan wilayah kerja MBS.
Membangun berbagai peraturan yang terkait dengan kegiatan

Tidak mudah merumuskan pertanyaan

Ahli, sulit membuat pertanyaan?
Kuliah, membuat pertanyaan pada saat penelitian.
Debat presiden, membuat pertanyaan, susahnya bukan main agar bisa menggali.

Pasa saar membuat soal USBN,  pertanyaan menjadi sulit juga